Travel Virgin ke India: Sapi, Kuil, Gandhi & Hard Rock cafe
Definisi suka suka dari travel virgin adalah tumben-tumben bepergian ke suatu tempat. Travel virgin bisa juga berarti travel yang terwujud karena aji mumpung misalnya mumpung lewat atau dalam rangka kerjaan (baca: gratis). Saking senangnya karena dapat travel gratis, tujuan utama perjalanan tersebut malah sering terabaikan
Beberapa waktu yang lalu saya dikirim ke India dalam rangka kunjungan sosial ke sebuah usaha kecil yang disponsori oleh kantor. Lokasinya terletak disebuah desa terpencil, sangat terpencil bernama Desa Kutch di daerah Ahmedabad, Provinsi Gujarat. Jalur penerbangan dari Denpasar ke Singapura lalu Mumbai dan terakhir di bandara Ahmedabad. Total kunjungan selama 7 hari (4 hari official kerjaan dan 3 hari waktu bebas). Berhubung ketinggalan pesawat di Mumbai maka kunjungan kerja menjadi berkurang menjadi 3 hari saja (dan saya bersyukur karena ketinggalan pesawat).
Ketika sampai di tempat tujuan sayapun segera mulai bekerja dan mengumpulkan data-data yang diperlukan. Yang ada di otak saat itu adalah bagaimana caranya tugas segera selesai sehingga bisa segera jalan-jalan. Usaha kecil tersebut adalah sebuah koperasi sekaligus semacam workshop di desa dimana anggota workshop diajari untuk membuat kain-kain tradisional India, strategi pemasaran dan bahkan mereka mengadakan acara fashion show sendiri di tingkat desa. Satu hal yang paling berkesan ketika bersama para peserta workshop itu adalah ketika mereka mengajak bicara bahasa Hindi yang sama sekali tidak saya mengerti. Akhirnya saya hanya bisa bilang kuch kuch hottahai, merekapun tertawa dan guess what next, mereka kompak menyanyikan lagu itu, untuk saya.

bersama peserta workshop, mereka sangat ramah dan humble. si bule itu merupakan voluntary teacher yang mengajari mereka modern art and design.
Yang paling susah buat saya selama tiga hari di pedalaman desa itu adalah masalah makan. Mereka semua kebetulan adalah hardcore vegetarian. Makanan pokok sehari-hari adalah roti bundar tipis tipis (kalau tidak salah namanya Chapatti) dan juga kacang-kacangan yang hanya direbus. Tiap kali makan bersama rasanya saya mau muntah tapi terpaksa ditahan-tahan. Hari terakhirpun tiba di desa tersebut dan sayapun terbang lagi menuju Mumbai. Mumbai adalah point of exit saya sebelum melanjutkan perjalanan menuju Heathrow, UK.
Mumbai boleh jadi merupakan kota terbesar dan paling pesat perkembangannya di India. Ada beberapa hal yang mencolok yang saya perhatikan di Mumbai. Lingkungan kotanya sebagian besar kotor dan berdebu. Di tambah lagi sapi-sapi yang berkeliaran di tengah jalan dalam kota. Sapi sapi putih itu sangat dihormati di India dan disucikan oleh penganut Hindu makanya dibiarkan berkeliaran di jalan jalan. Mungkin juga tipikal kota besar di negara berkembang, selain kotor, lalu lintas juga sangat krodit dengan ribuan bemo2 kecil yang masih beroda tiga.
Sebenarnya saya ingin sekali berkunjung ke sungai Gangga dan juga mandi disana. Sungai Gangga adalah sungai yang disucikan oleh penganut Hindu. Bisa diibaratkan bahwa bagi umat Hindu, mandi di sungai Gangga sama dengan naik hajinya warga Muslim. Setelah cek-cek peta dan waktu, sungai Gangga terletak daerah Utara dekat dengan ibukota Delhi. Beberapa jam flight ke Delhi kemudian seharian naik bis dari Delhi menuju sungainya. Tidak akan cukup waktu. Akhirnya saya berkunjung ke sebuah pura terbesar di Mumbai. di sana biasa disebut kuil. Kuil ini ibaratnya Pura Besakihnya Mumbai.
Kuilnya sangat megah bahkan bisa dibilang mewah dan super bersih. Kuilnya berbeda dengan pura di Bali, di India kuilnya lebih mirip candi-candi Hindu yang ada di Jawa yang penuh relief-relief. Dengan penuh rasa penasaran saya memasuki kuil, ingin tahu bagaimana penganut Hindu di India kalau lagi sembahyang. Pria dan wanita tidak boleh campur, jadi ada area khusus pria dan ada area khusus wanita. Mereka sembahyangnya tidak memakai beraneka ragam persembahan atau banten dan sejenisnya tetapi hanya cukup memakai sebuah kelapa sebagai persembahan. Di dalam kuil itu ada sekian ruang yang masing-masing diisi oleh dewa-dewa yang berbeda misalnya Dewa Ganesha, sang Rama, Dewa Hanuman, Krisna dan lain sebagainya. Secara umum cara mereka sembahyang sebagai berikut: pertama-tama buah kelapa persembahan itu akan dipersembahkan dulu kepada dewa bersangkutan (dengan cara digantung di depan terali yang membatasi umat dengan patung2 dewa tersebut), lalu mereka akan berdoa mencakupkan tangan di dada kemudian mencium lantai kuil. Selanjutnya mereka akan mengelilingi areal kuil beberapa kali.

relief pura di India mirip dengan candi-candi Hindu di Jawa. Tampaks seorang umat sedang mengelilingi pura yg merupakan rangkaian sembahyang (sambil liat hape?)

saya ikut sembahyang juga tapi jujur saya ga focus, waktu itu saya mikir patung ini simbol dewa apa ya, benar-benar lupa. liat kelapa2 yang digantung itu? itu persembahan buat dewa-dewa
Setelah usai wisata religi (uhhuii..) sekarang saatnya wisata history. Pilihan pertama tentu saja Museum Gandhi yang terletak dipusat kota Mumbai. Mungkin karena spirit Gandhi yang sederhana, museumnyapun sangat sederhana. Jangan harap melihat museum yang megah seperti museum-museum(an) di Bali yang dibumbui komersialisme. Museum Gandhi benar-benar sederhana literary dan benar2 murni untuk pusat studi. Bangunan yang sederhana namun jangan salah, berbagai macam professor dari seluruh dunia ada di sana untuk studi banding. Secara umum yang banyak dipajang di sana adalah buku- karya Gandhi, foto-foto termasuk perangko, kliping koran tentang sepak terjang Gandhi dan lain-lain. Saya kurang betah ada di museum karena terus terang tidak tampak menarik, mungkin kurang cocok bagi light traveler macam saya.
Tempat bersejerah berikutnya yang saya kunjungi adalah Gate of India. Tempat ini merupakan pusat wisata baik domestik maupun international. Sesuai namanya tempat ini merupakan sebuah gate yang sangat besar yang dulu dibangun untuk memperingati kunjungan raja Inggris George V dan Queen Mary. Yang menarik dari gate of India ini adalah perpaduan arsitekturnya merupakan kombinasi arsitektur Islam dan Hindu. Bentuk2 lengkung gerbangnya mengambail motif2 seperti masjid sedangkan dekorasi ukiran2nya merupakan relief2 Hindu.
Last but not least, well maybe ini yang the best karena bisa rileks sambik seruput sebotol dua botol. Hard Rock Cafe Mumbai. Mungkin ini agak klise bagi sebagian orang cuman saya agak ngefans dengan pernak2 Hard Rock Cafe terutama kaos, topi dan lain-lain. Setiap travel saya pasti menyempatkan diri untuk ke HRCnya. Sejauh ini baru beberapa HRC yang saya bisa kunjungi HRC Singapore, HRC Hongkong, HRC Bahamas, HRC New York, HRC Miami, HRC Mumbai dan segera menyusul HRC Orlando. Ironisnya saya belum pernah berkunjung ke HRC Bali apalagi HRC Jakarta. Ironis memang. Saya hanya pernah sekali ke HRC Bali di Kuta waktu SMA itupun hanya sekedar foto di depan papan surfing yang besar yang ada di depan gatenya HRC Bali. Menyedihkan.
April 12th, 2012 Posted in travel virgin | 2 Comments
Mendarat Darurat di Iceland
Penerbangan berikutnya ke New York sungguh tragis dan terasa berbanding terbalik dengan penerbangan dari Singapura ke London. Penderitaan dimulai ketika keluar dari pesawat di Heathrow airport. Suhu udara yang mencapai 5 derajat Celcius sungguh sangat tidak bersahabat bagi saya. Tubuh menggigil seperti orang sakit. [...] Continue Reading…
November 12th, 2011 Posted in Kabar-kabari | 4 Comments
Penerbangan Terbaik dan Terburuk
Ada yang istimewa dalam penerbangan saya awal November kemaren. Sudah 6 tahun lamanya bolak balik menempuh long flight dari Denpasar menuju Providenciales Turks Caicos Island tapi baru kali ini terasa ada sesuatu yang istimewa baik dalam artian positif (best flight I ever flown) maupun [...] Continue Reading…
November 8th, 2011 Posted in Kabar-kabari | 2 Comments
Serangan Virus Cetix dari Bali
Bali, merupakan salah satu tujuan wisata yang tak pernah bosan untuk dikunjungi. Selain karena panorama alamnya yang indah, Bali juga terkenal dengan keunikan budaya dan adat istiadat yang tidak dapat dijumpai di daerah wisata lainya.
Kali ini, kita akan membahas tentang salah satu virus komputer [...] Continue Reading…
July 15th, 2010 Posted in IT | 5 Comments
Cara Mudah Unlock Blackberry
Jika Blackberry Anda masih unlock itu artinya device tersebut hanya bisa dipakai dengan SIM card dari provider tertentu. Tidak bisa dipakai dengan SIM card dari provider lain. Jika suka belanja di eBay maka bisa dipastikan sebagian besar blackberry yang dijual masih locked alias blackberry [...] Continue Reading…
May 31st, 2010 Posted in gadget | 5 Comments












New Comments