Sokik: Ilmu Hitam Terganas di Nusa Penida
Thursday, October 11th, 2007
Praktek ilmu hitam tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, dari zaman bahula sampai zaman modern sekarang. Namanya beragam diberbagai belahan bumi ini, ada yang menyebutnya black magic, ilmu hitam, voodoo, santet, teluh dll. Pun di Bali, keberadaan ilmu hitam tersebut seakan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakatnya, di desa maupun di kota. Lalu apa sebenarnya ilmu hitam itu? Tidak ada definisi yang mutlak, yang berkembang dimasyarakat adalah bahwa ilmu hitam itu dicap aliran kiri (baca; negatif) dan mempunyai banyak cabang misalnya leak, cetik. Secara logika tidak bisa dijelaskan bagaimana ilmu ini bekerja, secara scientificpun susah dimengerti dan tidak ada variable2 ilmiah yang bisa menjelaskannya.
Di Nusa Penida, ada satu cabang ilmu hitam yang paling ditakuti yang dikenal dengan nama ‘Sokik’. Praktek ilmu hitam ini pada dasarnya menggunakan mantra2 tertentu untuk menurunkan kekuatan supernatural hitam yang bertujuan untuk menyakiti seseorang baik secara psikis maupun fisik. Sejauh ini sokik ini dianggap praktek ilmu hitam yang terganas di Nusa Penida. Apa sebenarnya Sokik itu? Ternyata ’sokik’ itu adalah sebuah kayu special yang jarang ditemukan. Katanya sih khusus diimpor dari Pulau Lombok dan Sumbawa. Lewat kayu khusus itulah dan terkadang ditambah sarana boneka, para Sokiker (orang yang menjalankan ilmu sokik) ini merapalkan mantra2 khusus. Ada juga yang dilakukan dengan jalan memasang ranjau secara gaib lewat perantara kayu sokik ini, artinya jika si korban melintasi tempat yang dipasangi ranjau sokik itu maka dapat dipastikan dia akan terkena.
Lalu apa akibatnya jika terkena sokik? Macam2 dari yang ringan2 sampai yang berat2 misalnya lumpuh sebagian, migren hebat bahkan ada yang sampai ada sendok dan garfu di perutnya, juga bisa menjadi bengong2, melamun yang berkepanjangan, paranoid hebat etc. Jika dibiarkan maka bisa mengakibatkan kematian. Umumnya sakit fisik yang ditimbulkannya akan mempunyai ciri2 yang sama persis dengan penyakit2 medis. Jadi pas dibawa ke dokter misalnya maka akan dikira sakit media biasa tapi sebenarnya ada kekuatan magis yang berperan.
Sejujurnya penulis rada2 skeptis tentang hal2 yang berbau magic2kan cuman suatu ketika penulis menyaksikan sendiri ada orang yang terkena sokik kelas menengah, pas diobati (secara gaib pula) maka keluarlah sebatang duri dari jari telunjuknya, kata yang ahli duri itu adalah akibat dari sokik. Keluarnya bukan karena diambil seperti kita ‘pacek dui’ melainkan ‘disedot’ dengan sebuah alat khusus yang ditempel di ujung jari. Sejak saat itu skeptisnya sedikit berkurang.
Cara menghindarinya? Berdoa dan rajin sembahyang adalah salah satu jawabannya. Mendekatkan diri pada Tuhan/Hyang Guru. Terkadang tindakan nyata perlu diambil juga jika terkena rudal sokik ini. Untuk yang kelas ringan, kata yang ahli, cukup ‘diremek’ saja dengan sarana nasi wong2an misalnya pakai ajaran Siwa Budha dan sejenisnya. Untuk yang kelas berat semacam lumpuh dan ada sendok/garfu di dalam perut, perlu perpaduan antara balian dan medis secara bersamaan. Agh, kerasnya bebatuan di Nusa Penida sama kerasnya dengan rudal hitamnya. Semoga ga kena ***ngacir***
Artikel Lain- Ke Nusa Penida, Naik Apa?
- Sebuah Cita-cita Kecil
- Stop Marginalisasi Nusa Penida
- AADC, Sebuah Memori Bahan Skripsi
- Dilema Pohon Tua
- Satu Banjar Seratus ‘Setra’
- Kangen Bahasa Nusa Penida (plus terjemahan)
Posted in Nusa Penida Follow responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.


October 12th, 2007 at 12:17 am
Waaaaaaaa……..Bali gitu loooohhh….Mau percaya atau nga..jelas2 itu ada dan terbukti. Mau leak, cetik….kayaknya tiang mengalami mulai dalam kandungan sampe sekarang. Alasan pergi menjauuuuhhh juga karena dikejar-kejar ama yang namanya black magic ini.
Tapi percuma, meskipun pergi menyebrangi lautan pun tetep dikejar. SUsah dech kalau nama tiang ampun acepange ring Prajapati :(.
Tapi seperti apapun seyeeemnya black magic, like u’r said ‘kebenaran datang datang dari segala arah’, rajin sembahyang dan selalu ingat Ida Sang Hyang Widhi adalah obatnya. Dan tetep Cinta Bali hehehe…..
October 12th, 2007 at 12:38 am
wah, masak sih Kania kena juga? dari kandungan? waaaa..serem juga euuy klo nyangkut2 prajapati…tapi ga usah selalu menjauh…jeg lawan ;)…i mean face it accordingly pasti ada jalannya…yep doa..doa..sembahyang…jika perlu bantuan hubungi balian sakti wakakaka..
October 15th, 2007 at 4:02 am
Ya…khan kamu balian saktinya wkekkekekke
October 15th, 2007 at 1:10 pm
satu session, sesarinya 50 USD wekeke..
November 5th, 2007 at 4:31 am
beh mare tawang le ade penyakit adane sokik di nose boss!
jahe ide ne?
February 19th, 2008 at 8:43 pm
dingeh-dingeh kone penyakit sokikte teka oling lombok.
saja ape tare, tre tawang
February 19th, 2008 at 9:11 pm
@ketut, tiang masih ningeh keto, kayakne saje to
February 20th, 2008 at 7:29 am
uluk2ne, percaya gen ajak keketo dijaman be maju jani.
March 27th, 2008 at 11:41 pm
Wah, tyang juga baru pernah denger tentang sokik ini Bli Made.
Kalo tukik, pernah saya denger Bli. Sering dilepas di tepi pantai, trus dia brenang ke lautan bebas…
*gag nyambung kali ya. ngaciiiirrr*
May 6th, 2008 at 12:52 am
Om Swastyastu
“keberadaan ilmu hitam tersebut seakan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakatnya” –> mohon tulisan ini dperbaiki karena berkonotasi seakan-akan orang Bali kebanyakan suka pake ilmu hitam, padahal keyataannya tidak. tulisan ini dapat membuat orang luar bali beranggapan negatif ttg bali.
atas perbaikannya saya ucapkan terima kasih…
Om Shanti Shanti Shanti Om
May 19th, 2008 at 8:07 am
Saya juga sebagai orang asli Bali kadang2 merasa geli dan resah tentunya melihat fenomena seperti ini dilingkungan kita. kata keluarga, karena mistik juga saya kehilangan kakak satu2nya. Tapi saya tabah dan percaya, karmapala itu pasti berjalan. Dan benar, dia lumpuh sekarang >>>”Censored”<<< (Karmapala cicih)
Rwa Bhineda, ada baik ada jahat. Itulah hidup,selalu ada dua unsur berlawanan selama kita berpijak di bumi ini.
brokethesoul’s last blog post..Fenomena Isu Ilmu Santet
August 6th, 2008 at 10:08 pm
serem juga ya. kalo yang dikalimantan itu yang perutnya keluar duri masuk kategori kena santet gak ya ? apa kekayaan alam ? lumayan kan kalo perutnya bisa ditambang. oopsss … kiding
brokencode’s last blog post..Dukungan Pemerintah buat peserta Busby SEO Challenge
May 30th, 2009 at 10:07 pm
Aku gak percaya bahwa leak itu ada. Karena aku beberapa kali mengundang leak di kuburan bali. Tapi tak satupun leak yg datang. Hah….Leak mana ada.