<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Satu Banjar Seratus &#8216;Setra&#8217;</title>
	<atom:link href="http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/</link>
	<description>a place where ideas flow</description>
	<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 18:10:39 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
		<item>
		<title>By: made broken</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-4361</link>
		<dc:creator>made broken</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 08:35:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-4361</guid>
		<description>wih........ bagus banget</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wih&#8230;&#8230;.. bagus banget</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ghozan</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-2389</link>
		<dc:creator>ghozan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 01:56:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-2389</guid>
		<description>kematian itu ada di tangan tuhan ya bli, bukannya kita melegalkan kematian kalo membuat pura dalem, justru dengan adanya pura dalem itulah orang2 yang meninggal akan dijaga oleh "beliau" sampai nanti kita melakukan upacara pengabenan... kok kesannya jadi kebalik yah pemikiran orang2 disana??? ada yang jadi provokator kali yah??? :D

&lt;em&gt;ghozan's last blog post..&lt;a href='http://ghozan.com/?p=103' rel="nofollow"&gt;Mutt Williams&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kematian itu ada di tangan tuhan ya bli, bukannya kita melegalkan kematian kalo membuat pura dalem, justru dengan adanya pura dalem itulah orang2 yang meninggal akan dijaga oleh &#8220;beliau&#8221; sampai nanti kita melakukan upacara pengabenan&#8230; kok kesannya jadi kebalik yah pemikiran orang2 disana??? ada yang jadi provokator kali yah??? <img src='http://www.devari.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<em>ghozan&#8217;s last blog post..<a href='http://ghozan.com/?p=103' rel="nofollow">Mutt Williams</a></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Made</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-403</link>
		<dc:creator>Made</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 18:42:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-403</guid>
		<description>@adek, betul itu bukan adat tetapi sebuah konvensi (aturan2 tak tertulis yang telah disepakati bersama). melegalkannya dalam tanda kutip lo :) jadi bukan secara harfiah konvensi bilang legal ato ga legal. lebih kepada kecenderungan pola fikir masyarakat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@adek, betul itu bukan adat tetapi sebuah konvensi (aturan2 tak tertulis yang telah disepakati bersama). melegalkannya dalam tanda kutip lo <img src='http://www.devari.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> jadi bukan secara harfiah konvensi bilang legal ato ga legal. lebih kepada kecenderungan pola fikir masyarakat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adeksetiawati</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-402</link>
		<dc:creator>adeksetiawati</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 01:00:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-402</guid>
		<description>aneh dan unik bli, apa ga serem ya kalo kuburan dihalaman belakang rumah sendiri :) , kalo dibilang itu adat rasanya terlalu ekstrim,dan dasarnya hukumnya (ciee..) apa sehingga mereka menganggap bahwa bila ada setra berarti melegalkan kematian? padahal urusan hidup dan mati kan ada ditangan Tuhan, masak kita manusia bisa menjudge itu legal atau tidak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aneh dan unik bli, apa ga serem ya kalo kuburan dihalaman belakang rumah sendiri <img src='http://www.devari.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , kalo dibilang itu adat rasanya terlalu ekstrim,dan dasarnya hukumnya (ciee..) apa sehingga mereka menganggap bahwa bila ada setra berarti melegalkan kematian? padahal urusan hidup dan mati kan ada ditangan Tuhan, masak kita manusia bisa menjudge itu legal atau tidak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Made</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-401</link>
		<dc:creator>Made</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 17:44:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-401</guid>
		<description>@antonemus, juga disebabkan oleh adanya ketakutan warga bahwa siapapun warga yang mencetuskan ide membuat setra (provokator) maka dialah yang akan dicabut nyawanya terlebih dulu sebagai tumbal alias pengisi pertama. Penuh sih ga lahannya karena beberapa tahun lagi akan digali dan dikremasi
bikin koran yuk special yang unik2 ttg Bali, the other side of bali. bali aliran kiri ato semacamnya. kita kupas tuntas mana batas2 agama, budaya, tradisi, lalu kasta &#38; relevansinya dll :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@antonemus, juga disebabkan oleh adanya ketakutan warga bahwa siapapun warga yang mencetuskan ide membuat setra (provokator) maka dialah yang akan dicabut nyawanya terlebih dulu sebagai tumbal alias pengisi pertama. Penuh sih ga lahannya karena beberapa tahun lagi akan digali dan dikremasi<br />
bikin koran yuk special yang unik2 ttg Bali, the other side of bali. bali aliran kiri ato semacamnya. kita kupas tuntas mana batas2 agama, budaya, tradisi, lalu kasta &amp; relevansinya dll <img src='http://www.devari.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: antonemus</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-400</link>
		<dc:creator>antonemus</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 16:55:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-400</guid>
		<description>ini keren artikelnya. agak unik terutama bagian bahwa setra dianggap melegalkan kematian. lalu gimana mereka menghadapi makin sempitnya lahan? kalau di trunyan kan enak, hanya di satu tempat. lha ini, jangan2 semua wilayah desa lama2 jd setra? :)

btw, kalo ada waktu, mau dong aku liputan ke sana. *ide terus tanpa aksi sama sekali. :((*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini keren artikelnya. agak unik terutama bagian bahwa setra dianggap melegalkan kematian. lalu gimana mereka menghadapi makin sempitnya lahan? kalau di trunyan kan enak, hanya di satu tempat. lha ini, jangan2 semua wilayah desa lama2 jd setra? <img src='http://www.devari.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
btw, kalo ada waktu, mau dong aku liputan ke sana. *ide terus tanpa aksi sama sekali. :((*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Made</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-399</link>
		<dc:creator>Made</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 14:26:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-399</guid>
		<description>@Nike,mungkin Agustus 2008 :)
@Widi,heheh ya galinya jangan deket2 situsnya. bbrp meter away-lah :)
@mrbambang, jgnkan anda, saya juga terkadang bingung batas antara agama dan budaya
@artana,hmm betul juga ya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Nike,mungkin Agustus 2008 <img src='http://www.devari.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> @Widi,heheh ya galinya jangan deket2 situsnya. bbrp meter away-lah <img src='http://www.devari.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> @mrbambang, jgnkan anda, saya juga terkadang bingung batas antara agama dan budaya<br />
@artana,hmm betul juga ya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Artana</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-398</link>
		<dc:creator>Artana</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 10:27:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-398</guid>
		<description>Yah , anggap aja itu kekayaan budaya kita bli, memang banyak "model" setra yang ada di Bali. Ada juga trunyan, Tenganan dll...Unik!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yah , anggap aja itu kekayaan budaya kita bli, memang banyak &#8220;model&#8221; setra yang ada di Bali. Ada juga trunyan, Tenganan dll&#8230;Unik!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mrbambang</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-397</link>
		<dc:creator>mrbambang</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 08:56:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-397</guid>
		<description>Saya bukan orang Bali jadi ya maap kurang tau pelik permasalahan :D
Cuma kadang saya binun mbedain antara agama, adat istiadat dan budaya di Bali itu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya bukan orang Bali jadi ya maap kurang tau pelik permasalahan <img src='http://www.devari.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Cuma kadang saya binun mbedain antara agama, adat istiadat dan budaya di Bali itu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widi</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-396</link>
		<dc:creator>widi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 08:55:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-396</guid>
		<description>Ga bisa Dibayangkan klo ahli warisnya lupa nguburnya dimana, terus pas gali tanah utk tenem pohon misalnya eh ketemu tulang belulang khan serem...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ga bisa Dibayangkan klo ahli warisnya lupa nguburnya dimana, terus pas gali tanah utk tenem pohon misalnya eh ketemu tulang belulang khan serem&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nike</title>
		<link>http://www.devari.org/2008/01/06/satu-banjar-100-setra/#comment-395</link>
		<dc:creator>Nike</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 04:47:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/?p=59#comment-395</guid>
		<description>Oohh..
Gitu.
Kapan pulang ke Bali ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oohh..<br />
Gitu.<br />
Kapan pulang ke Bali ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
