Banyak cara yang ternyata bisa kita lakukan untuk berpartisipasi dalam membantu kelangsungan pendidikan anak2 disekitar kita terutama yang kurang mampu. Terlepas dari seberapa besar dan berapa banyak, paling tidak cerita berikut ini adalah langkah nyata yang mudah-mudahan dapat menjadi inspirasi bagi kita semua. Di mulai pada tahun 2004, saya bekerjasama dengan sebuah yayasan dari Belanda bercita-cita membantu anak2 Nusa Penida yang tidak mampu untuk melanjutkan sekolah ke SLTP. Visi utama sebenarnya adalah untuk menjadi motivasi bagi orang tua di Nusa Penida yang resistant untuk menyekolahkan anak mereka ke jenjang SLTP.
Di sekitar daerah asal saya , ada resistensi yang besar dikalangan orang tua untuk menyekolahkan anak2 mereka ke SLTP melainkan langsung mengarahkan mereka ke dunia kerja misalnya membantu orang tua bertani rumput laut dan mencari ikan. Itulah sebenarnya yang menjadi inspirasi awal program ini. Maka bekerjasama dengan Yayasan Schols, saya bersama ketua yayasannya mengadakan penelitian dan survey langsung ke banjar saya untuk mengetahui gambaran awal ttg keadaan di lapangan. Yayasan ini bergerak dibidang program bantuan kepada anak2 di bidang pendidikan, khususnya di negara2 miskin berkembang misalnya Malawi, Honduras, Vietnam, Filiphina, Kenya dan tentu saja Indonesia.
Saat ini program tersebut membantu 12 murid SLTP dan sebagian besar berasal dari daerah saya. Beberapa diantara mereka sudah lulus. Program ini masih dalam tahap merintis sehingga hanya membantu sedikit siswa dan mengambil sample di tempat saya. Saya dan yayasan tersebut bercita2 membantu lebih banyak siswa dari seluruh desa di Nusa Penida dan juga bercita2 membangun sebuah perpustakaan. Semoga berguna, sebuah cita2 kecil untuk anak2 di Nusa Penida.
Popularity: 14% [?]





January 12th, 2008 at 3:09 pm
vertamaxxx…!
sukses dan maju trus buat generasi muda di Nusa Penida.
Go Devari…!
January 12th, 2008 at 3:29 pm
@Ina, thank you very very big supportnya
January 13th, 2008 at 5:37 am
wah jadi pengen makan es rumput laut plus bakar ikan nich
yuummmmyyy…..
January 13th, 2008 at 1:13 pm
wah…mulia sangat cita2na bli
mudah2n ini lebi berkembang lg untuk kedepanna
agar orang nusa penida tidak di pandang sebelah mata lg.
January 13th, 2008 at 6:37 pm
@baliazura, nyam..nyam..
@arya, namanya juga cita2, ape gen dadi
mudah2an tercapai
January 14th, 2008 at 1:41 am
Duh seneng banget bacana, sosial banget, cita2 yang amat mulia mudah2 program ini berlanjut dan tidak hanya 12 orang tersebut yang merasakan manfaatnya, apalagi rencana utk buka perpus keren banget.
January 14th, 2008 at 3:06 pm
@widi, klo ada buku2 mo disumbangin, diterima dengan hati
January 15th, 2008 at 12:57 am
Ada bli cuma kok kayanya terlalu berat deh bacaan saya waku ambil s2, ntar saya bongkar gudang dulu kaya masih ada yang bagus tuh…
January 15th, 2008 at 1:04 am
@widi, aduh makasi banget. bukunya yg ringan2 saja nggih karena target utamanya anak2 SD, SMP, SMA
dan umum.
sekali lagi thanks berat apresiasinya. tidak buru2 karena masih kendala nyari lokasi, sekalian juga nunggu pasokan buku2 (b. inggris) dari Belanda.
January 15th, 2008 at 8:31 am
yayasan yg dibelanda tepatnya dimana? biasanya sy kl ke bali kepanti asuhan.lam kenal
January 15th, 2008 at 2:05 pm
@trishna, di Duiven, lam kenal balik. it is a pleasure
January 15th, 2008 at 3:00 pm
salut, bli. semoga makin banyak anak2 nusa yg bisa nglanjutin sekolahnya. biar bisa ke amerika cara bli made.
January 15th, 2008 at 11:50 pm
Ini bukan cita-cita kecil bli, bisa dikatakan ini cita-cita besar dan mulia loh, memajukan pendidikan membantu orang yang membutuhkan.
Untuk Nusa penida, sebenarnya banyak orang penting di Bali berasal dari sana loh. Ambil contoh yang saya tahu aja Dokter Made Tjekeg (ahli THT), dan suhu saya Bpk. Dr.Ir Ketut Kinog.
Hebat loh bli SDM-nya…
Oh ya, program untuk daerah Karangasem ada ya nggak bli?
Kayaknya Karangasem sangat membutuhkan (biar tidak dicap daerah gepeng),
Mau dong ikut berpartisipasi, Kasi infonya donk bagaimana caranya!
January 16th, 2008 at 1:16 am
@artana, iya Pak Kinog sekarang nyalon bupati klo ga salah. ayah saya juga pernah ditolong dr. Tjekeg. lom bisa kasi penjelasan ttg program anak2 itu bli soalnya langsung dari sononya untuk nentuin daerah yang mana, nanti klo saya ada info ta’ kabari langsung. thanks atas appresiasinya
January 16th, 2008 at 5:14 am
Sangat mulia, saya juga tertarik walaupun belum bisa berbuat banyak, cuman bisa pasang link+landing page charity “helps bali kids back to school” di salah satu website saya. Two thumbs up brother!!
January 16th, 2008 at 1:11 pm
@balibuddy, wah mantap tuh bro, boleh dong minta link dan banner nya biar saya pasang di blog saya
January 17th, 2008 at 12:51 pm
link disini bro… http://www.ykip.org/kembali.asp utk banner nya bisa bikin sendiri lah…
January 17th, 2008 at 1:35 pm
@balibuddy, thanks bro
January 26th, 2008 at 5:19 am
Sebelumnya tiang panggil siapa ya? Mbok ato Bli. Tiang mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika di Undiksha. Tiang asli dari Nusa Penida (Br Sental, Desa Ped). Tiang dan rekan-rekan mahasiswa di sini sebenarnya sudah dari dulu ingin berpartisipasi untuk pembangunan di Nusa. Ya paling tidak sektor pendidikannya. Kami “jengah” sebagai putra daerah, jauh2 kuliah tidak ada kontribusi sedikitpun. Tapi ya banyak kendala, misalnya kami menilai antusiame masya.Nusa yang rendah untuk ikut partisipatif. Temen2 jadi males akhirnya. Cita2 membangun perpustakaan itu menurut tiang sangat bagus bli/mbok. Tiang dan rekan2 di sini masih belum punya wadah (organisasi mandiri) yang potensial bergerak untuk itu. Saat ini kami sedang menyusun proposal pembangunan pabrik pengolahan rumput laut utnuk diajukan ke Gub. Mudah2 bethara di Nusa “sueca” kami ingin ada lapangan kerja yang lebih baik untuk masyarakat Nusa. Salam kenal ya Mbok/Bli..Suksma
January 26th, 2008 at 2:21 pm
@Gede Suta, Salam kenal juga. Program2/proposal Gd itu sangat bagus ke depannya klo bisa terwujud. antusiasme memang terkadang jadi kendala. tapi pada dasarnya mereka hanya perlu diprovokasi dalam arti postitif. Perpustakaannya mungkin nanti saya mulai tahun 2009, silahkan ikut berpartisipasi karena tenaga2 muda seperti kalian yang akan menjadi pelopor.
Antusiasme berbanding lurus dengan sejauh mana realisasi dari langkah nyata program2 kita.
January 28th, 2008 at 5:57 am
Bli Made, kalo boleh tiang tanya bagaimana bentuk perpustakaan yang Bli rencanakan. Mungkin tiang nanti ikut berpartisipasi sama temen2 di sini misalnya memberi sumbangan buku2 teks, artikel, ato yang lain. Terus terang, banyak kaum muda Nusa yang melek tapi belum bersatu Bli. Impian tiang sejak masih SMA (tiang SMA di SMAN 1 NP} adalah membentuk komunitas ato mungkin lebih tepat orgnisasi yang bergerak untuk kemajuan pendidikan di Nusa. Makasi Bli
January 28th, 2008 at 6:09 pm
@Gd Suta, thanks atas appresiasinya. saya masih koordinasi dengan pihak Belanda dulu krn so far kendala saya adalah lokasi yang strategis (dekat sekolah. Bentuknya standard saja, perpustakaan umum, nanti koleksinya dibagi per seksi, untuk Umum, SD, SMP, SLTA dst., pake sistem yg sederhana untuk inventory dan recording buku in dan out. saat ini saya focus ttg lokasi dulu.
Itu juga jadi impian saya, perpustakaan, warnet supermurah dst
Bravo, thanks Gd
January 30th, 2008 at 1:08 am
“Keep fighting” Bli, tiang dan temen2 juga akan terus berusaha demi Nusa. Trims
January 30th, 2008 at 2:46 am
@GdSuta, thanks a lot gde, btw ada data2 ga brp orang kira2 temen2 dari Nusa yg kira2 bisa diajak peduli dg hal2 seperti ini?
January 30th, 2008 at 1:50 pm
Ya nanti tiang kirim ke email Bli ya..Suksma
February 19th, 2008 at 7:57 pm
uling Nusa dija bli Made
February 19th, 2008 at 9:17 pm
Tiang pribadi shi peduli sekali dg hal positif seperti ini, apalagi utk kemajuan Nusa, yg paling penting saat ini kita perlu membentuk wadah yg jelas yg paling tidak tempat kita sesama nyama Nusa untuk berkomunikasi. entah itu kita tertampunng dalam wadah (Nyama Nusa di Perantuan)or whatever, terus besikan lan matengan kenehe bareng2.
February 19th, 2008 at 9:30 pm
@ketut, suksma atas appresiasinya bli. senang sekali banyak nyama Nusa yang perduli. Gd Suta sedang mempersiapkan segala sesuatunya di Bali (organisasi/wadah) mungkin nanti kita bisa support dalam bentuk pemikiran dan dana. ide bli sangat bagus, tapi saat ini tiang belum punya banyak data tentang jaringan nyama2 Nusa yang ada di perantauan.
btw, bli ketut dimana posisi?
April 4th, 2008 at 4:49 am
Hii …
Saya membaca ada nama Pak Ketut Kinog di sini, kebetulan saya sudah lama hilang kontak dengannya, beliau adalah teman kuliah saya saat di ITB. Boleh minta tolong diemail nomor kontak / alamat email beliau kepada saya?
Please and thanks,
Risma Luciana
wah maaf saya tidak mempunyai data beliau. mungkin bisa kirim surat pembaca ke Bali Post
May 11th, 2008 at 2:46 pm
@Ibu Risma Luciana, Saya ada nomor kontak Bapak Ketut Kinog, beliau nyalon bupati Klungkung saat ini, mohon Doa dan suportnya, semoga berhasil tanpa halangan berarti.
kalo pengen tau no kontaknya bisa SMS ke 00 11 778 385 4054.
May 11th, 2008 at 3:02 pm
@tutmiler, bli tut, itu no apa ya? GSM kah?
devari’s last blog post..Kedudukan Dewi Kwan Im dalam Hindu
May 11th, 2008 at 3:17 pm
@devari, ya de, ini no cell saya di Vancouver, jadi kita juga bisa ber sms ria. Rahajeng, demogi Hyang Widhi selalu bersama kita.
May 11th, 2008 at 3:24 pm
agh i see, jadi bli tut punya no kontak Pak Kinog ya?
kemaren setelah percakapan kita di telpon, saya coba sms bli tut, tp kayaknya ga bisa masuk, padahal statusnya sent di hp saya.
devari’s last blog post..Kedudukan Dewi Kwan Im dalam Hindu
May 13th, 2008 at 11:23 am
ya, tiang ada no kontak beliau, cuman tiang hrs pertanggungjawabkan, tdk mau kasi sembarang orang, (nyen nawang cara janine de, kenehe melah jelek payu bakatang). ngomong2 mungkin yg made sms itu no rumah (kebetulan 4 no terakhirnya sama), coba no diatas, tiang biasa smsan ke/dari Nusa. suksma de
i see. thanks Bli