Archive for January, 2008
Monday, January 7th, 2008
Wong Agung Turun Gunung
Berasal dari sebuah desa terpencil di lereng pegunungan Nusa Penida, naik pesawat dan traveling ke luar negeri rasanya sangat jauh dari impian saya. Kurang lebih 3 tahun lalu, mimpi itupun terwujud, jadi TKI di negeri orang. Beberapa kejadian kecil saat naik pesawat pertama kali dan saat di bandara internasional masih terekam di benak, yang terkadang membuat saya tersenyum jika mengenangnya. Ada keraguan, ada kepanikan dan ada juga yang memalukan.
Posted in Personal Stories | 21 Comments
Sunday, January 6th, 2008
Satu Banjar Seratus ‘Setra’
Banjar adalah satuan terkecil dalam tatanan sosial masyarakat Bali (mirip RT/RW di Jawa). Sedangkan setra adalah areal kuburan dalam masyarakat adat Bali yang dipergunakan untuk sementara sebelum jasad orang yang meninggal di-aben (kremasi). Penggunaannya tidaklah sembarangan dan harus menganut pada aturan2 adat yang sangat ketat. Sama sekali berbeda dengan penggunaan tempat2 pemakaman umum di wilayah lain Indonesia. Setra erat kaitannya dengan banjar/desa adat (wilayah) yang bersangkutan. Seseorang yang berasal dari banjar/desa adat A misalnya tidak boleh memakai setra yang dimiliki oleh banjar/desa adat B. Jadi seberapapun jauhnya seseorang merantau, jika meninggal maka jasadnya harus dibawa pulang ke desa/banjar adat dimana dia berasal. Bahkan dalam kondisi luar biasa ego masyarakatnya, banjar/desa adat tertentu akan melarang warganya sendiri untuk memakai setra. Biasanya berlaku untuk warga2 yang divonis melanggar aturan adat.
Posted in Nusa Penida | 15 Comments
Saturday, January 5th, 2008
Kenapa TKI Bali disukai di luar negeri?
Tidak bisa dipungkiri bahwa jumlah TKI dari Bali yang bekerja di luar negeri jumlahnya tidak sedikit. Mereka tersebar di kapal2 pesiar/yatch, resort2 lepas pantai/pulau2 pribadi dan juga di daratan US baik itu legal atau illegal. Ada wacana berkembang sejak dulu bahwa para employer itu menyukai TKI khususnya yang berasal dari Bali. Menurut pengalaman dan pandangan saya, ada beberapa alasan untuk mendukung rumor tersebut, TKI dari Bali itu pada umumnya:
Posted in Karibia | 29 Comments
Wednesday, January 2nd, 2008
Berita Kehilangan
Memang semua ini titipan Tuhan, pada 25 Desember kemarin saya kehilangan sebuah kacamata Maui Jim Sport Kanaha warna coklat. Hampir 4 hari lamanya saya sedih berat mengingat itu satu2nya kacamata saya dan sudah dipakai sejak 2005. Sekarang saya sudah bisa ikhlas ![]()
(more…)
Posted in Karibia | 19 Comments
Wednesday, January 2nd, 2008
Liputan Majalah Sarad Bali (2-end)
Tak Ada Arak, Jack Daniel OK
Karauhan sewaktu upacara keagamaan berlangsung, tak hanya terjadi di Bali. Sameton Bali yang berdiam di Miami pun terkadang mengalami peristiwa serupa.
Made Suardana, karyawan hotel berbintang Parrot Cay Resort Providenciales City, Miami, Amerika Serikat, menuturkan, saat pamangku sedang menguncarkan puja menghaturkan banten persembahan, seorang teman dekatnya yang semula tak menunjukkan tanda-tanda aneh, sontak bangun. “Dia berteriak-teriak, ngamigmig dengan bahasa yang sulit dimengerti orang banyak,” tutur pemuda asal Desa Suana, Nusa Penida, ini.
Posted in Karibia | 7 Comments
Wednesday, January 2nd, 2008
Liputan Majalah Sarad Bali (1)
Lawar Galungan Rasa Sayur Miami
Berikut ini adalah berita yang dimuat di majalah Sarad Bali pada Juni 2006, hasil wawancara redaktur Sarad Bali Pak Wayan Sucipta dengan saya via email. Masih menarik rasanya untuk mengabarkan denyut kehidupan beragama temen2 Bali yang lagi di perantauan (Karibia) dalam satu wadah yang bernama Br. CengBlonk. Namun perlu digarishbawahi bahwa ada sedikit kesalahan penyebutan nama daerah oleh pihak redaksi. Nama negaranya adalah Turks Caicos Island, British West Indies (koloni Inggris) disingkat TCI, BWI tapi sering disebutkan Miami, USA. Secara administratif, TCI/BWI tidak ada hubungannya sama sekali dengan US tapi secara geografis memang sangat dekat dengan Miami which is cuman 30 minutes flight, juga secara sosio-kultural dan ekonomi cenderung lebih condong ke US misalnya mata uang dan dialek bahasa.
———————————–
Sembahyang bersama, membikin lawar, dan membuat banten saat Galungan bukan hanya ada di Bali. Warga Bali di Miami, AS, juga melakonkan hal serupa.
Posted in Karibia | 3 Comments



New Comments