Astro atau Indovision, Bingung
Sunday, February 10th, 2008
Bermula dari keinginan agar bisa nonton channel2 dunia melindungi keluarga dari ancaman TV2 Indonesia dengan segala tetek bengek shit-netronnya, maka beberapa waktu ke depan saya berencana untuk berlangganan TV berbayar. Hampir semua TV2 kita itu (kecuali MetroTV mungkin) menayangkan program2 yang ‘bahaya’ bagi anak2 pada jam2 prime time. Bagi yang belum berkeluarga mungkin kurang terasa akibatnya, tapi bagi yang sudah punya anak/keponakan yang sudah bisa nonton TV, maka kekawatiran itu sangat beralasan. ‘Penjahat2′ paling kejam yang mempengaruhi perkembangan jiwa anak adalah shit-netron2, tayangan berita2 kriminal yang sadistik, tayangan2 olahraga keras dan sejenisnya.
Sejauh ini yang saya tahu, di Bali hanya ada dua pilihan TV berbayar yaitu Astro dan Indovision. Astro bisa dibilang pemain baru dalam bisnis tv berbayar tapi keberhasilannya dalam membeli hak siar Liga Inggris membuat Astro banjir pelanggan. Sedangkan Indovision pemain lama yang memonopoli bisnis ini sejak dulu. Saya kurang begitu tahu akan kredibilitas dari kedua provider ini, hanya baca2 dari internet.
Harga sebenarnya tidak menjadi faktor yang membingungkan karena dua2nya hampir sama yaitu Rp. 150 ribu per bulan untuk paket dasar. Dengar2 katanya siaran Astro tidak tahan sama cuaca buruk. Mendung sedikit saja gambarnya sudah hilang tapi kabar baiknya katanya nanti Astro me-release paket internet lewat jaringan yang sama. Jadi kalau sekarang langganan Astro nanti nambah sedikit sudah bisa internetnya online. Sedangkan Indovision katanya tahan banting dengan cuaca buruk tapi tidak tahan dengan suara2 keras semacam suara kendaraan besar, tidak tahan gelombang wifi dan sinyal bts dan juga layanan customer servicenya terkenal lambaaaat.
Bagi pembaca sekalian yang ada informasi/pengalaman tentang kedua provider ini, mohon bagi2 dong informasinya.
Artikel Lain- Layanan TV Prabayar dari yesTV
- Hidup Merantau, Pilihan atau Paksaan?
- Memilih Jenis Kelamin Bayi
- Sebuah Cita-cita Kecil
- Kenapa Pembaca Meninggalkan Blog Kita?
- Antara Aku, Nasi Bungkus dan Bisnis Baru
- Arsitek Bali di Karibia
Posted in Intermezzo, Kabar-kabari Follow responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.


February 11th, 2008 at 12:14 am
Wah, kalau yang ini diluar “jangkauan” saya dech.
But saya setuju banget, isi siaran tipi di Indonesia sudah seperti penyakit yang harus dibasmi, sinetron,sinetron, sinetron….racun!
Salah satunya sctv itu loh, yang dulunya “tajam terpercaya” kayaknya sudah tidak berlaku lagi, tiap menit saya liat isinya cuman sinetroooon aja, saya mau hapus tuh channelnya, kasihan anak!
February 11th, 2008 at 1:30 am
Klo saya yang kebetulan uda pernah urus migrasi dari indovision and astro, sekedar bayangan aja klo astro dari sisi marketing dan servis pasca jualnya memang bagus plus kemampuan bagi tehnisinya juga bagus bgt, tapi siarannya itu2 aja yang diulang2, klo indovsion sdm nya yang kacau bgt, masak decoder udah dipihak dia karena rusak (dalam perbaikan) masih ditagih pembayaran juga udah gitu ga online lagi ama bank yang ditunjuk pernah tuh suatu kali saya uda bayar 6 hari sebelum jatuh tempo masih ditelpon dari pihak indovsion dgn nada ketus lagi udah gitu ditlp oleh 4 orang yg berbeda dlm sehari sampe saya kesel bgt dan suruh dia cek bank statement dulu baru komplin,tapi klo dari variasi chanel kayana bagus indovision karena ada baby channel nya
February 11th, 2008 at 2:14 am
denger2x sih indovision lebih berfariasi programnya.
February 11th, 2008 at 4:24 am
saya make indovision..dan nga ada masalah apa2 kok. Cuma nga tau lagi ke astro.
February 11th, 2008 at 5:27 am
hiks…
nggak punya tipi…
February 11th, 2008 at 5:51 am
saya pake indovision, selama ini baik2 saja selama rajin membayar :D, cuman kehilangan liga inggris aja
ga tau deh kalo astro kaya’ gimana?
February 11th, 2008 at 6:40 am
pake blog TV aja, bli.
February 11th, 2008 at 12:28 pm
@dear all, makasi atas tanggapannya. bisa jadi referensi saya di kemudian hari
ini juga ada info tambahan dari hasil jalan2 di forumsatelite.com :
ASTRO
1. “Milik” Malaysia,
2. Kualitas gambar, suara, dan signal luar biasa bagus,
3. Tidak hanya merelay channel2 berkualitas dunia, tapi juga mampu membuat channel produksi sendiri,
4. After sales service-nya bagus,–>dengan jumlah pelanggan dibawah 100.000
5. Beberapa channel FTA asing masuk paket (CCTV 4, CCTV 9, dan Bloomberg Television),–>rugi gak??
6. Terrestrial dalam negeri sangat sedikit (minus channel2 MNC),–> Global TV, RCTI, TPI
7. Paket untuk channel2 film dan drama cukup mahal (cuma dapat 3 channel dengan 50rb/bln (Star Movies, HBO, Cinemax), kompetitornya dengan 85rb/bln dapat 5 channel movie (Star Movies, HBO, Cinemax, Hallmark Channel, HBO Signature))
8. Beberapa channel paket additional di televisi berlangganan lain masuk paket dasar di Astro (NHK, Zee)
9. Sementara hanya di Jawa dan Sumatera
10. Beberapa channel berkualitas dunia yang menjadi paket dasar di penyedia televisi berlangganan lain, tidak ada di Astro (Fashion TV)
11. Ada Barclays Premiere League di paket Sport
12. Banyak channel berkualitas yang gak ada di penyedia jasa televisi berlangganan lain (WA TV, channel2 produksi sendiri, Goal TV 1, dan Goal TV 2).
INDOVISION
1. Milik Indonesia,
2. Kualitas gambar, suara, dan signal standar-cenderung buruk,
3. Enkripsi sangat bagus (karena menggunakan enkripsi 128 bit dan menggunakan S-Band, lebih sulih meng-hack karena dari sisi hardwarenya sendiri susah dicari..hehe,sekarang udah cukup mudah cari LNB S-Band),
4. Tidak hanya merelay channel2 berkualitas dunia, tapi juga mampu membuat channel produksi sendiri,
5. After sales service-nya agak buruk,–>dengan jumlah pelanggan diatas 200.000,
6. Banyak channel kualitas dunia yang gak ada di penyedia jasa televisi berlangganan lain (Eurosport, Asia Plus, SET-I, HBO Signature, TBN (Religious channel),dll dan channel kualitas lokal : SWARA, Q TV, MNC News, MNC Entertainment, Baby TV, MNC Music Channel). Kalo dilihat, variasi channelnya cukup bagus.
7. Ada 18 channel radio yang masuk paket dasar,–>nilai lebih gak??
8. Tidak ada Barclays Premiere League di paket Sport,
9. Tersedia di seluruh Indonesia,
10. Beberapa paket additional harganya cukup mahal (NHK)
11. Lebih tahan cuaca (rentan gangguan elektromagnetik–blm ada bukti konkrit??)
12. Ada 2 regional channel yang masuk paket dasar : KBS World (Korea) dan Australia Network (Australia).
February 11th, 2008 at 12:40 pm
kalo astro lumayan bli, mendung ga pa pa kecuali kalo hujan badai baru agak trouble. Selama ini sih ga masalah lumayan protek keluarga dari shit-netron dan bayarnya setahun aja dapat murah……*kok jadi promosi*
February 11th, 2008 at 2:36 pm
@balibuddy, ada agen resmi di Bali? info dong. thanks
February 12th, 2008 at 3:22 am
WAH KLO ASTRO SKRG BANYAK AGEN DI BALI BLI, HAMPIR TIAP TOKO ELEKTRONIK BESAR JADI AGEN ASTRO
February 12th, 2008 at 3:34 am
@widi, waaa oh ya? bisa2 pilihan jatuh ke astro nih.. semoga customer servicenya ok semua. suksma mbak widi.
February 12th, 2008 at 6:44 am
saya pake indovision. pengalaman hujan badai & angin kemaren2 gak ada masalah. YMMV
February 12th, 2008 at 2:12 pm
@adi, waaa hujan badai? serious nih?
February 16th, 2008 at 10:28 am
Shit’netron
Kayaknya banyak yang make Indovision dech. Nga tau juga kelebihan dan kekurangannya. Kalau Astro belum sampe ke Bali, yah dtunggu aja dulu Bli.
Kalau tiang pake Kabel First Media qeqeeqeq………… ***kagak nyambung****
February 16th, 2008 at 12:13 pm
@kania, hahaha ketahuan nyolong istilah itu dari Nia
astro dah sampe Bali tuh, tapi first media kayaknya belum.
March 6th, 2008 at 6:04 am
jadinya pake yg mana bli, astro atau indovision??
pake indovision aja kali, secara itu company indo..
March 6th, 2008 at 9:38 am
@lueni, lom mutuskan
tp mungkin pake astro karena ada liga inggrisnya
May 6th, 2008 at 11:51 pm
Saya salah satu pelanggan baru Indovision, baru 3 bln. Permasalahanny, dak ad hujan dak ada petir dak ada badai, selama 3 bulan ampe sekarang gambarnya ancur banget dari jam 6 sore ampe 6 pagi, kek nonton DVD rusak, kotak-2. komplain dah sejak awal bulan berlangganan tetapi apaan sampe sekarangpun belum ada satu teknisipun yang datang, merekea hanya menelpon dan menanyakan alamat bapak dimana ~_~! <– apaan nich ,emank dak ada data. Kerugian satu Televisi baru 1 tahunan rusak permasalah di line audio L/R (AV) yg lari dari decoder. entah ini berhubungan apa tidak, tapi kalau dilihat kekny sangat berhubungan karena decoder lariny kan ke AV, jadi jika gambar rusak kotak2 dan suara yang seperti papan tulis digesek-2 apa tidak berakibat fatal ke TVny. Thanx semua itu pengalaman saya bersama Indovision tercinta.
May 27th, 2008 at 6:59 am
saya juga pernah mengalami kejadian yang sama waktu pasang indovision 1 taun y.l. trus akhirnya telp ke agen yang masang akhirnya dateng juga n menurut teknisinya gambar rusak gara2 ada sinyal internet(wifi) di sekitar rumah, orang yang dateng tu bilang kalo dia pernah masang di daerah kuta n pake trik kaya gini ternyata sukses n penyebabnya juga gara-gara ada antena internet deket2 lokasi. jadi arah antenanya dirubah jadi tegak lurus (arah normalnya ke timur laut kynya) trus abis itu udah gak rusak lagi (walaupun kadang2 siaran juga sempat rusak, tapi gak tiap hari n waktunya itu sore2 spt yang dibilang tu). mungkin bener kalo indovision antenanya gampang terganggu gelombang elektromagnet
September 5th, 2008 at 7:32 am
Saya bkn promosi, tp saran saya Indovision aja bung, punya anak bangsa. Astro kan pemiliknya Malingsia
September 17th, 2008 at 3:32 am
Saran saya, pakailah produk yang berkualitas. Saya pernah menggunakan Indovision dan saat ini berpindah ke ASTRO. Selama menggunakan Indovision saya mendapatkan pelajaran berharga bahwa mahal itu tidak lebih baik dan produk lokal bukan jaminan pekerjaan mereka lebih professional. Apa salahnya dengan ASTRO, pegawai nya pun merupakan saudara kita sebangsa dan setanah air.
Pengalaman menggunakan Indovision :
1. After salesnya sangat buruk
2. Untuk pekerjaan kerusakan jika tidak memiliki justifikasi kerusakan dari Indovision akan dikenakan biaya kunjungan.
3. Teknisi datang utk perbaikan sangat lambat
4. Bagian billing sangat annoying apalagi jika anda lupa untuk melakukan pembayaran bisa di telpon hingga 4 kali dalam satu hari.
5. Paket channel yang ada di Indovision sangat mahal, contoh untuk NHK, Indovision mengenakan biaya tetapi di ASTRO adalah gratis.
October 6th, 2008 at 3:34 am
saya baru satu bulan pasang indovision dan nggak ada masalah apa apa. kalo indovision paket dasarnya lebih banyak ketibang astro. namun agak mahal untuk paket movie, sport. signal indovision tahan segala cuaca dan kurang bersahabat dengan signal wi-fi. walaupun begitu masih bisa diakali dengan memasang aluminium foil pada LNB. dan kelemahan lain indovision kalo ada mobil, motor lewat gambar terganngu, namun nggak berlangsung lama (tergantung mobil / motornya cepet lewat ato nggak). pernah juga ada pengalaman waktu tetangga panasin moilnya dan selama dia panasin mobil gambar putus putus. kemudian kelemahan lain adalah gambar indovision kebanyak kurang tajam. namun banyak chanel.mudah mudahan tahun depan setelah pindah satelit ke protostar 2, kualitas gambar indovision bisa di tembah. dan kabarnya nanti indovision akan menambah chanel sampai 100 / 200 chanel setelah pindah satelit. coz satelit baru nanti lebih banyak Tranpondernya sehingga bisa muat banyak chanel.
February 25th, 2009 at 3:57 am
Ga sah pusing, supaya siaran Indovision gambarnya bagus pada waktu ada suara bising seperti bajaj atau mobil yang lewat caranya dengan memberi Silence (sejenis lem kaca)pada LNB nya.
Caranya dengan mengolesi pada semua bagian LNB kecuali bagian yang depannya.
February 25th, 2009 at 4:06 am
kalo untuk suara yang gambar rusak kotak2 dan suara yang seperti papan tulis digesek-2 saya rasa ga da pengaruhnya ke TV, kecuali kalo waktu menonton keadaan volumenya full/besar banget jangan kan TV kuping anda pun pasti akan rusak.
Hahahahaha,,,
dan untuk chanell indovision yang sering hilang mulai malam hari kemungkinannya dari arah parabolanya kurang pas sedikit, coba anda geser kekiri dengan mengendurkan 4 buah baut 12nya atau kalo masih hilang anda geser kekanan sedikit dari posisi semula sebelum anda geser.
kalo ga bisa juga yah terpaksa telpon CS indovision supaya teknisinya memperbaiki indovision anda.