Tuhanku Ada di Celanamu
Saya bukanlah Hindu garis keras (memang ada ya?) juga bukan Hindu sayap kiri, atau Hindu Protestant. Saya hanya penganut Hindu biasa2 saja. Bagi saya agama hanya adalah cara hidup yang diyakini seseorang dalam hubungannya dengan Tuhan, tidak perduli apakah agama itu merupakan suatu pilihan atau karena memang sudah dipilihkan oleh orang tua kita, as long as it works dalam hidup saya, ya sudah. Namun akhir2 ini saya sedikit merasa terusik tergelitik melihat trend yang berkembang dikalangan bule2 di dunia barat. Trend yang berkembang adalah penggunaan sablon2 huruf suci agama Hindu AUM/OM pada fashion mereka entah itu baju, celana dan bahkan sandal. Rasanya aneh juga dan merasa tidak karuan melihat pemandangan seperti itu.
Saya yakin mereka tidak ada maksud sedikitpun untuk melecehkan suatu agama. Bahkan mereka sendiri tidak tahu bahwa simbol yang ada di celana mereka adalah aum/om yaitu aksara suci dalam Hindu yang melambangkan manifestasi tiga dewa: Brahma, Wisnu dan Siwa. Bagi mereka itu hanyalah sebuah simbol atau lambang biasa seperti halnya simbol2 komersil lainnya semacam D&G, Armani dll. Pernah saya iseng ngobrol dan bertanya sama bule, “Tuhanku ada dicelanamu loh”, dan benar saja, mereka surprised dan sama sekali tidak tahu itu adalah aksara suci dalam Hindu.
Biasanya simbol aum/om itu ada pada pakaian2 yang khusus mereka gunakan untuk mengikuti kelas2 yoga. Yoga disini bukanlah maksudnya yang berhubungan dengan bertapa2 begitu tapi lebih seperti senam2 biasa/gerakan tubuh tertentu untuk mencapai keharmonisan jiwa dan raga, katanya. Kelas2 yoga biasanya juga menyertakan sedikit teori2 yang berhubungan dengan yoga itu sendiri termasuk aum/om tersebut dan sama sekali tidak menyinggung sangkut paut dengan agama Hindu. Bahkan ketika mereka memakai istilah Ayur Vedic (Ayur Weda), juga jauh dari kesan bahwa Ayur Vedic itu ‘milik’ Hindu.
Lalu bisakah trend ini disebut sebagai sebuah pelecehan agama? Entahlah. Sejauh ini saya bawa ke positifnya saja, anggap saja sebagai sebuah peringatan pribadi. Sebagai pengingat saya secara tidak langsung. Dengan melihat bule2 yang lalu lalang pakai celana dan kaos aum/om, secara tidak langsung sebuah peringatan terhadap saya untuk lebih rajin sembahyang.
Popularity: 58% [?]







mungkin itu kesalahan pada si pembuat baju. Mengapa dia memakai lambang itu pada produknya?!!! Seharusnya itu adalah hak paten dari pembuat lambang itu yakni umat hindu. Ini mungkin hanya orang2 yg mencari keuntungan saja yang mau menjual aksara suci umat hindu. Bukannya maniak terhadap suatu agama nih…….. Jangan2 nanti budaya kita lagi diambil/diakui oleh orang lain seperti Lagu rasa sayang sayange, reog ponorogo yg diklaim sebagai hasil cipta negara malaysia….jd auh bgt commentnya… hehheh salam damai
Uyax’s last blog post..Rumah Baru Lagi Di Wordpress
betul yak, kekawatiran uyak sangat beralasan juga, masalahnya adalah tidak ada bukti bukti otentik bahwa aksara itu sudah ‘dipatenkan’ oleh Hindu. fyi, di amrik sono bahkan sudah ada American Hindu Foundation tapi lom bisa berbuat maksimal karena fenomena ini sudah mengglobal dan menjadi trade mark lembaga2 yoga internasional.
sama juga dengan penggunaan simbol salib dalam fashion…luar biasanya banyaknya. apalagi sekarang tren new age sedang berkembang yg dipahami banyak orang (secara salah kaprah) sebagai agama2 non-abrahamistik, spt budha, hindu.
Nita’s last blog post..WICKED WEATHER
wah simbol salib dalam fashion juga ada? saya kira selama ini cuman dipakai dalam perhiasan2 saja which is masih OK
waaah yg nyablon nih yg harus dijitak.
dian’s last blog post..guruku cantik sekali
hehehe iya nih mau ta’ tonjok aja sekalian
Kalau mau, Anda bisa menggugat si desainer/produsen. Lha bendera Indonesia saja nggak boleh dibikin celana kok. Lain kalau bendera Amrik
Mardies’s last blog post..Benar-benar Sudah Muak dengan CCNA
maunya sih begitu Mas, cuman ini situasi dan kondisi yg tidak berdaya, bisa2 saya yg dipulangkan dari negeri ini.
sama juga di Indo kaos tentara dan polisi ga bisa dipakai sembarang, tp di amrik semua bisa pake t-shirt fbi, NYPD dll. coba di Indonesia kita pake kaos dg tulisan POLDA JATIM, misalnya. bisa2 jadi buronan
wah ini sih yang harus ditanyain dan dikasih pengertian itu yang mendisain pertamakali….
S a k t i’s last blog post..Mac Is Gold…
tidak tahu kemana harus mengadu
Huehehe… Setuju Bli!
Btw, saya pake blockquote tag nih! kalo ga ngefek dihapus aja ya! Tengkyu…
imsuryawan’s last blog post..Partai… oh… partai…
heheh cool
ambil sisi positivenya bli, skarang sptnya agama semakin universal. tidak lagi dilihat dari sisi2 pengotak2annya, melainkan diambil sisi2 yang baik2 saja, semisal yah lambang2 itu. mungkin tanpa ada maksud melecehkan. seperti ketika banyak yang bukan pengikut budha atau hindu yang memilih menjadi vegan.
dewi’s last blog post..tentang memoar perjalanan
hehe benar dew, mau ga mau harus dipositifkan aja, ga ada pilihan seh
klo naruh aksara omkara di incense holder, gimana..soalnya uda terlanjur approve samplenya neh……….
widi’s last blog post..Pagi Yang Menegangkan
waduh ga tau neh, kayaknya masih bisa ditoleransi tuh mbak wid daripada di celana
Menurut saya sich biar aja bli, anggap saja itu penghargaan buat hindu..(he…he bisa nggak, kok terbalik sama…yang keras-keras itu ya?) artinya diakui bahwa Hindu itu ada, …Positve thinking aja dah, (biar bli bisa tenang kerja disana ,nggak main jitak-jitakan.
artana’s last blog post..Dilema Structural Engineering Software
iya bli ar kanggoang ngedumel dalam hati aja, SDM aja dulu alias selamatkan diri masing2
jangakan orang bule di negri2 sono ,
orang indo juga ada yang tidak tahu akan lambang ini
banyak para artis kebanggaan indo yang membuat tato lambang ini di bagian2 yang —-tit— sensor
tapi toh juga saat di tanya malah nyengir kagak jelas
kalo udah kayak gni sapa yang salah
dan ironisnya lagi sang artis membuat tato itu di bali
dan tak menutup kemungkinan yang membuat
tato tersebut orang bali juga tepatnya orang hindu,
sekarang kembali pada pemahaman agama pada masing2 individu
lho kok komennya panjang yaw
waaa yang ini benar2 memprihatinkan. itulah susahnya ketika berbenturan dengan kapitalisme dan tuntutan hidup, jika mereka ditanya tentu jawaban mereka adalah karena itu mata pencaharian mereka. hmm dilematis
adi ing nyidang orang ape nah,, kenken kaden.
pokok-ne keep positive gen bli,
dipoetraz’s last blog post..Ikut Pindahan?
sibuk pindahan ya?
Seandainya semua orang bisa mikir sepositif anda. Dunia pasti jauh lebih oke. Ga usah marah2 lah sama orang lain, lebih baik perhatikan cara hidup diri sendiri.
mikir positif kayaknya jalan terbaik, tidak menguras energi
selama tidak ada maksud merendahkan, menurutku jg gak soal. apalagi kalo pada posisi yg relatif “netral”. tapi udah pada lokasi yg secara umum sudah ga boleh, ya itu udah kelewatn. ada baiknya sih dikasi tau. sebab kadang2 mereka hanya tidak tau aja kalo itu tidak boleh. sama kayak kasus kartun rasul itu.
anton’s last blog post..Ketakutan yang Sengaja Diciptakan
klo pada sandal kayaknya udah kelewatan
Iya bli. Nda usah lah keras - kerasan. Extremist to sing ada gunane. Tuhan to tidak perlu dibela kok. Tuhan to maha kuasa, bisa apa kita membela Tuhan. Sing keto bli
-gaya dik comment ne-
Nyoman Ribeka’s last blog post..Postingan Ga Penting of the Day
beneh beneh nyoman bagus
positive thinking aja, nggak usah sewot-sewotan… yang penting tetep rajin berdoa dan inget kepada-Nya *halah sok kek org gede*
arie’s last blog post..Why DSLR ???
hehe ga sewot sih, lagian juga ga geguna. cuman ya itu tadi agak tidak nyaman saja dalam hati.
ya sih, kadang2 memang jengkel ngelihat lambang Tuhan kita diletakkin dit4 yg ga pas
tapi setuju tuh..ambil positifnya saja
Febra’s last blog post..TIPS BUAT FREELANCER
seperti pepatah bilang, emas tetap emas walau diletakkan dimana saja, menghibur diri
Benar yang dikatakan Uyax, Mas. Si bule itu kan cuma memakai celana dan baju saja. Bahkan mereka mungkin nggak tahu arti dari tulisan yang ada di celana atau bajunya. Berarti ya memang kesalahan ini terletak pada si pembuat celana atau baju tersebut.
iya nih mesti ke sumbernya langsung. sepertinya mereka ‘memanfaatkan’ situasi.
…… *cuman bengong*
paramarta’s last blog post..Segera bangkit bos !
Memang, bule-bule itu tidak melecehkan agama hindu…kalo ditanya artinya paling di jawab”Prrrt” artinya tak tahu
Yang penting “Aku baru dari BALI” jawabnya dengan bangga.
Juliach’s last blog post..SANTAI AJA, MAK!!! (LAGI)
iya seh kebanyakan begitu. all is about Bali
Menurut saya agama adalah organisasi, sebuah organisasi punya symbol. Sama kayak partai, kadernya bangga dong akan symbolnya. Kalau ada yang bukan penganutnya memakai symbol itu sebagai fashion, maka berbanggalah organisasi yang kamu yakini digemari.. alrite. than God is DisKo! hahaha
saylow’s last blog post..Puting Life on a Bottle Beer.
wakakaka tumben denger analogi agama dengan organisasi/partai
lalu ketua dan wakil sapa ya? dan ikut pemilu? hahah
*menghayal Tuhan jadi Presiden*
egh btw ada lho oragnisasi yg lambangnya ga bisa dipake sembarang ama yg bukan member, bisa2 dimodarin..namanya denger2 Hell Angels, geng motor besar di barat
Agama itu adalah urusan individunya dengan Tuhan. Dan simbol itu dibuat manusia agar lebih mudah… jadi kembali ke diri sendiri ajah. Jeg.. Ambil positipnya gen bli.. apalagie yg makek ngga tau dan masih ditempat yg (sedikit) wajar. Asanne konden perlu “kenyat” dech… hehehhe
Wahyu Blue’s last blog post..banyak fotografer-fotografer liar di Bali..
hehehe sedikit wajar ya?:)
iya boss, kenyat juga dak ada penyalurannya disini
Kita sebagai umat Hindu jangan cengeng, semakin marah kita diejek maka akan semakin senang orang lain mengejek.
BlogDokter’s last blog post..Akhirnya IPB Menyerah
jangan mau dipancing? iya betul pak cock, cuman terkadang emosional juga di dalam hati
ya dibawa positif aja bli’
sebuah peringatan terhadap saya untuk lebih rajin sembahyang.
ya setidaknya ga menambah daftar panjang saling serang
baliazura’s last blog post..test !
hehehe saling serang? agh ga sejauh itulah bli
ga worth it dan terlalu besar pengorbanannya nanti
Ya gitu De, urusan agama (kayak Wahyu bilang) It’s only you and God only. Coba deh nggak ada agama, mungkin saja saya sudah menikah dengan Cameron Diaz sekarang. hauhauhaua Without worry about what symbol are we.
Beh kalau Hell Angels disini lewat sama Armada Racun hihihi, jadi kepengen punya kaos Nano Biroe halah… hubungannya!?
saylow’s last blog post..Cleaning Up Your WordPress Blog & Other Extreme Sports [del.icio.us]
coba dak ada agama? waaa pernahkah berfikir seperti itu? jika iya berarti saya ga sendirian dong Low, terkadang pikiran ekstrem saya sampai begitu, diperparah lagi berada dalam lingkungan kapitalisme barat begini. sering ga bisa jawab klo ditanya temen2 bule, lo ngapaian beragama? aku ga beragama, ok ok saja, aku makmur, aku bisa vacation, aku happy dan aku juga baik hati dengan sesama, nyumbang sana sini ke berbagai negara. aku jawab, iya gimana men orang sudah dibegitukan sama ortu.
mereka jawab, aku umur 18 tahun dikasi pilihan ama ortuku, kamu mau beragama ato tidak, dan ahirnya dia memang pilih untuk tidak beragama, which is merupakan bnayak pilihan bagi bule2 sini.
jadi gimana dong penjelasannya klo ada bule yg nanya lagi
Hahahaha, saya malah berpikir sedikit aneh. Saya pikir brarti simbol “Om” yaitu simbol suci kita sudah semakin nge-trend, bahkan mendunia. Hehehe, seperti lagunya nijdi, “biarlah”.
*de runguange
wira’s last blog post..Selamat Tahun Baru Caka 1930
ngetrend nih ye, kayak artis heheh ngetop
mungkin ada baiknya untuk mengurangi kemelekatan terhadap simbol dalam beragama.
budarsa’s last blog post..Keramahan Jogja
kemelekatan to kata baru ne bli? hehehe ketidakterikatan?
Seru banget para sameton memberi pendapatnya. Kalau tiang ngelihat pertama pasti gedeg.
**, Ringo Beatles kayaknya nganggo kalung yang ada simbol OM yang aksara India. Jadi bangga pas ngelihat. Mikir2, apa dia jadi Hindu yah qeqeqeeqeq…………
Habis itu ketawa ngakak2….satu hal dan semoga nga salah lihat ; pas acara Grammy Award **tiang pas mebalih di amrik
Tapi perlu dibuktikan juga penglihatan tiange qeeqeqeqe………
Kania’s last blog post..SMS
klo perhiasan masih ok deh kayaknya sis, malahan dah ngetrend. btw, kemaren saya sempet liat Ringo langsung
Sehari berpuasa dari semua kegiatan kantor dan di luar rumah memberikan semangat baru bagi semua yang berdomisili di Bali. Selamat merayakan Hari Nyepi 1930.
Bali Hotel’s last blog post..Abian Biu Residence
Tuhan, maafkanlah mereka yang kurang paham jika menurutmu mereka memang melakukan kesalahan
tunik’s last blog post..Walau Perlahan, Ku Kan Terus Melangkah…
Baguss.. dan sangat setuju ama komen rekan2.. semua..
pada dasarnya.. kepercayaan itu adalah hubungan pribadi dengan sang pencipta… jadi sebenarnya tidak ada hak orang lain untuk menyatakan itu salah… sehingga.. kita bisa memberikan perhatian kepada semua umat di muka bumi ini.
Salam dari BALI
Sy setuju dengan sikap postif thinking Bli Made, biarlah Hyang Widhi menjadi Hakim bagi semuanya.
Putu Adi’s last blog post..Workshop PARI Pusat Anyer
Jangan mudah terprovokasilah. kembalikan lagi ke diri kita sendiri. bila itu untuk tujuan baik pasti akan berbuah baik. Tuhan ada dimana-mana. kita semua merupakan percikan suciNya Beliau.. so ignore aja itu!
dyatmika’s last blog post..UU ITE mengurangi Jumlah “Gadis Bugil”
btw, saya punya kaos dengan lambang AUM/OM dan saya ketika memakai itu kaos bukan sebagai representasi merendahkan ketuhanan yang termanifes dari ikon, setuju dengan pendapat bahwa jauhkan lambang lambang sebagai representasi agama karena kadang Tuhan dapat kita temukan dalam diri kita sendiri.
kagendra’s last blog post..i know you
Hmm..pengen juga ngasih komentar. harusnya si empunya kelas2 yoga di Bali lebih tau harus bicara apa kepada si pemakai lebih2 kepada si supplier pakaian atau whateverlah. that’ good idea “anggap ini hal yang positif untuk ngingetin kita bahwa banyak manusia2 yang mengexploitasi simbol2 suci Hindu”
semoga dihati dan pikiran mereka tidak ada maksud negatif terhadap simbol2 suci Hindu, tapi apapun simbol2 tersebut tetap tidak bisa digunakan disembarang tempat!!
Bagiku. nothing in religion… jika pemeluknya tidak menggali dan terus menggali untuk kemudian memberikan warna harmoni humanistis pada sikap hidupnya…
LeOden’s last blog post..Kontemplasi Perajin Batik