Saya Blogger Penakut?
After two years of deliberation, the House of Representatives passed the Electronic Information and Transaction Law last month, which prohibits citizens from distributing slander in any electronic format. Perpetrators can get a maximum of six years in prison or a fine of Rp 1 billion (US$107,526)
Itulah kutipan headline news dari Jakarta Post (4//7/2008) yang saya kutip dari milis Bali Blogger Community. Rada kawatir juga membaca kutipan berita tersebut. Bagaimana tidak, enam tahun penjara atau denda satu milyar rupiah. Beberapa hari lalu saya dapat copian lengkap tentang UU-ITE dari Sakti di Semarang dan memang isinya banyak yang tidak saya mengerti. Takutnya nanti adalah adanya banyak celah yang dipakai menjerat karena kebanyakan pasal2 tersebut mengandung makna ambigu alias pasal2pasal karet (meminjam istilahnya Sakti), terutama yang berkaitan dengan definisi mencemarkan nama baik dan mengemukakan berita2 yang tidak benar. Lah bagaimana dengan opini pribadi? Berita yang benar menurut versi siapa?
Adanya UU-ITE honestly membuat rada keder juga, bukan2 apa wong saya bukan aktivist dunia maya kok, saya juga bukan cracker dan hacker. Tapi pas liat2 posting2 lama, ada juga posting2 ttg opini pribadi (mainly ttg Bali) yg siapa tahu bisa dikategorikan melanggar UU itu. Haruskah posting2 saya delete? Mungkin saatnya sekarang pilih2 tema yg sekiranya aman2 saja? Saya blogger penakut?
Dari pengalaman beberapa tahun lalu saat2 aktif sebagai ‘aktivist’ tingkat banjar, bahwa bagaimanapun kuatnya kita adu argumen, berapapun banyaknya kita berbekal UU yang kita tahu yang sekiranya bisa melindungi kita, seberapapun kerasnya kita berteriak2 unjuk rasa atas nama kebebasan berpendapat, saya JAMIN tetap tidak bisa mengalahkan sistem (baca: pemerintah). Dulu padahal kejadiannya cuman simpel saja. Saya menulis sesuatu ttg protes sosial pembangunan di tingkat desa (di BaliPost) dan bisa ditebak beberapa perangkat tingkat desa tidak terima dan malah melaporkan saya ke polisi. Alhasil sayapun pernah merasakan pengapnya ruang interogasi. Kenapa tidak memakai hak jawab saja dan menulis balik di media yang sama? Jadi pesan moralnya adalah know your limit, sistem versus kita? Ya jelas 1-0!
Popularity: 21% [?]






tiyang juga merasakan kekhawatiran seperti itu bli… 1 milyar, siapa yang gak keder juga dengan hukuman sebanyak itu?
tiyang tetap lanjut ah.. tapi diisiin embel2 uneg2 pribadi. nitip ngumpat untuk sistem nih *sialan*
paramarta’s last blog post..iseng aja…
kekeke ngumpat kok nitip
wah ini ternyata blognya roy suryo ya …
*kaburrrrr*
Nyoman Ribeka’s last blog post..Pencemaran Nama Baik
wakakakakaka … undang - undang kampret memang bli. pencemaran nama baik itu definisinya apa? contoh kasus sederhana adalah si roy suryo. kalo dikalangan blogger dan orang - orang yang paham IT, si om satu ini kan udah terkenal dan tercemar namanya. lah kalo di pemerintah kan namanya bak malaikat dari langit. lah kalo kita menulis tentang kesalahan dia, berarti kita termasuk melakukan pencemaran nama baik juga ya? padahal kita mau mengungkap fakta tentang si om ini hahahahaha …
Nyoman Ribeka’s last blog post..Pencemaran Nama Baik
tidak ada definisi yg mutlak ttg pencemaran nama baik, tergantung metadata dan berapa stansa pencemaran itu
Kayak nya kita tidak bisa membedakan mana kritik,mana pencemaran,,,,seharusnya kita bersyukur karena banyak kritik/masukkan,,,apakah ini berguna untuk orang banyak,,atau bagiku sendiri?dari kritik kita tau kita itu salah langkah,,,ahahahaaaah.
abah lepeh babare mekirne,,,onyang pelih Bli.pidan bese maju yen kene otakke berpikir,
au nah kale ji lepeh masih, babare lenyun serah le
sante gen bli… yen beneh jeg sing perlu jejeh….
Deddy’s last blog post..Punggung Seorang Petinju
kadang beneh juga jejeh nok
freedom of speech
masih berlaku gak dengan adanya UU ITE? wah dampak UU ITE itu sudah mulai terasa di warnet saya, apalagi akhir2 ini pemerintah memblok akses ke rapidshare, myspace dll pengunjung menurun lumayan signifikan… blok akses ke web porno saya setuju tapi apakah harus mengorban kepentingan2 lain, misalnya download e-book yang jelas2 ilmu pengetahuan… heran deh dah deket2 pemilu ada2 aja deh uu yang keluar… ada hubungannya dengan kampanye? yang tau mah orang di “atas” aja (bukan tuhan loh maksudnya :P)
ghozan’s last blog post..Liverpool Against Chelsea
wah perlu startegi marketing baru to bro
ada happy hours ga?
masih kah ada kebebasan berbicara
makna demokrasi seakan tidak ada gunanya
ckckckcck
bli made, saya ngerti kalau itu memang jd pilian pribadi. apalagi kali mmg pernah dpt pengalaman buruk akibat mengkritik. tp menurut saya hanya diam jg tidak menyelesaikan masalah ini. kita tetep harus bersikap, tdk hanya menerima begitu saja.
pilihan2nya adalah:
(1) tetap nulis kritis. saya suka tulisan2 bli made sejak zaman jebot krn kemampuannya utk melihat bali dg jarak. berjarak itu bs membuat bli made menulis dg kritis. semacam otokritik.
(2) kita menggugat aturan itu. spt saya sampaikan di milis, suara ini akan sayup2 terdengar, atau malah tdk didengar sama sekali, di antara ingar bingar dunia maya. tp, at least, kita besikap. kata pram, kita harus adil sejak dlm pikiran. lalu, bagi saya, kita harus melawan dg blog krn kita punya itu. kalau ntar kita kalah, itu pun kalau kita pakai sudut pandang kalah menang, setidaknya kita kalah dg trhormat.
*adi serius sajan ya komenku. hihihi*
anton’s last blog post..Istana Mangkunegaran yang Ketinggalan
bli anton,
1. betul sekali, melakukan sesuatu saja belum tentu menyelesaikan masalah, apalagi hanya dengan diam, lebih belum tentu lagi.
2. trima kasih atas kompliment ttg tulisan saya yg terus terang masih jauh mungkin dari tulisan2 kelas jurnalis, rasanya jarak tidak 100% membuat saya punya kemampuan seperti yg bli Anton anggap. saat di Bali juga saya sudah punya kemampuan seperti itu (jika menurut bli ada), cuman hanya karena media belum ada semacam blog ini, hanya bentuk dan cara yang berbeda.
3. yang saya sampaikan di postingan lebih kepada contoh personal yg saya alami, jadi kasus per kasus. dan itu totally pendapat pribadi. saya secara personal mendukung usaha2 menggugat UU ITE itu tapi sebatas kemampuan yang ada. Intinya secara pribadi saya masih merasa diri saya pengecut untuk tampil ke depan dan frontal dalam melawan arus (baca pemerintah), ini secara umum. hanya masalah prioritas dan relistis saja. masih banyak hal yg menjadi prioritas dan worth it. honestly, saya tidak setangguh Bli Gendo Suardana, misalnya. Salute for him!
Waktu pengalaman itu, saya juga merasakan kuat yg luar biasa ketika masih rame2, bersama warga dan juga siswa/mahasiswa, begitu sendirian di penjara, rada stress juga :). jadi saya belajar dari itu, setidaknya untuk tahu “HOW FAR I CAN GO”.
yeaaaah… kebebasan berbicara dan beropini kembali dikekang. padahal kan kalo emang ngga seperti itu ya ngga perlu kebakaran jenggot nangkepin yang kritis…
itu UU Anti Korupsi, ancaman pidananya gila-gilaan. tetep aja pada ngga takut buat korupsi…
tanya kenapa??? karena yg mbuat uu itu yg mungkin justru korupsi jadi dah tau celah2
Chic’s last blog post..Tentang Senja
emang ga bakal mudah untuk bisa mengubah sistem
tapi idealisme harus tetep dijaga dan disuarakan
kalo buat ngeles dari UU kan banyak cara
jangan sampe kalah sama yg bikin UU
bloger gitu loh!!
edy’s last blog post..Smart Worker
ngubah mungkin susah ya, bener.
makanya saya mempertanyakan perlu ga ada asosiasi blogger indonesia…
imsuryawan’s last blog post..Kok Ga Ada Persatuan / Asosiasi Blogger Indonesia?
kan ada BBC bli
^ bener..
diorockout’s last blog post..Siang Panas, Malam Dingin
dgn tdk mengecilkan masalah bangsa yg lbh maha penting..
peblog bergerak! yg pasti ngga diem aja..
dani’s last blog post..Seminar Ultah JIH
hehe yg namanya mahluk hidup memang ‘bergerak’, ga mungkin stand still
just kidding.
selamat berjuang!!
Kalau pendapat tiang pribadi ; ***karena aku juga pernah nulis kritikan ke pemerintah*** ; nga masalah kita mau nulis apa.Wkekekek…….aku nga takut koq. Saya baca juga komentar di salah satu blog mengenai UU ini, pedes banget dah isinya. Bagi tiang kalau negeri ini menganut paham demokrasi yah sudah sewajarnya siap menerima segala kritikan mau pedes kek mau apa aja.
Isi UU ini siy saya nga pernah baca. Banyak yang emang udah ditutup aksesnya. Tapiii……….santai aja. Bukan IT donk namanya kalau nga bisa nemu ‘lobang’ qeqeqeqe………
Tiap orang khan beda pendapatnya ; beda cara dia memandang isi dari UU itu ; beda cara dia menanganinya. Kalau bli nantinya nga nulis tentang kritikan tentang kehidupan sosial, yah itu nga masalah. Bukan berati pengecut khan ; cuman berbeda cara menanggapinya aja
. Toh kamu tetep pria koq Bli qeqeqeeqeq…………
Hidup dunia kebebasan pendapat dan berpikir.
Seperti lagu Slank : Gosip Jalanan. Tetep bernyanyi meski akan diadukan ke Polisi hehehehehe………..
Keep Moving Forward, … Are You ??
Kania’s last blog post..G A N G L I O N
kekeke saya pria tulen, badah
halahhh..
paling cuma gertak sambal…
wuihhh..sok wanen sajan nok
ady gondronk’s last blog post..DPR VS SLANK
kalau sambal matah, saya mau
@imsuryawan
saya setuju dengan pertanyaan Anda, and mnrut okta sigh..PERLUUUU
Okta Sihotang’s last blog post..Survive in the exam …
@imsuryawan
sys setuju jg kayak okta tapi mau tanya bagaimana caranya ? apakah harus memobilisasi blogger lokal misalnya bandung dan yogya…apakah mereka mau masuk ke ranah yg agak politis ? apalagi blogger community itu kan ngak ada ikatan yg mengikat…everybody can come and go
Saya sih cuek aja.
BlogDokter’s last blog post..Akismet Aneh?
hehe
pemerintah kit harus banyak belajar mana yg berbahaya mana yg ga tentang dunia maya, hehehe
mereka ka gaptek sob ga tau internet itu apa
Peace man !!!
bener tuh… masalahnya ada pada pencemaran nama baik dan penghinaan yang jelas jelas abstrak parameternya. dijadikanlah pasal-pasal karet guna membungkam teriakan yang tidak disukai.
tapi jangan pernah takut… yang penting niat kita itu apa.. untuk Indonesia yang jauh lebih baik untuk semua (bukan golongan, bukan parpol)…
Jaman penjajahan dulu atau pemerintahan diktator (semi diktator, apapun artinya itu) yang aku tahu ada 2 cara memerintah. Yang pertama dengan kekerasan, dan cara kedua yaitu dengan membuat undang-undang yang tidak adil dan menguntungkan golongan tertentu atau pemerintah saja dengan memunculkan pasal-pasal karet agar menjadi alat untuk membungkam yang tidak disenangi.
kita hidup di dunia hanya satu kali… Soekarno pernah bilang: yang paling menyakitkan adalah dijajah oleh bangsa sendiri…
S a k t i’s last blog post..For Better Indonesia…
berarti kita sebenarnya ga pernah lepas dari penjajahan ya sob. pasal2 karet ini kayaknya ngetrend sejak dulu sob waktu zaman2 order baru. hmmm mau kemana dibawa negeri ini
Saya belum mampu berkomentar tentang masalah UU ITE karena belum mengerti benar masalah dan efek apa yang akan ditimbulkan.
artana’s last blog post..Otak lagi heng, nge-blog ah..!
sama bli saya juga ga ngerti tapi keburu kawatir
jaman reformasi gini kok msh tetap sama yah dgn jaman kuda gigit besi
Mama Rafi’s last blog post..Ikutan Bhechek..chek..chek..
zamannya aja reformasi Ma, orang2nya itu itu juga
pasti yang bikin ruu
blog ngerasain enaknya ng-blog dan menjelajahi internet.
pasti mereka taunya internet = esek-esek, = hoax mereka ga tau klo internet itu ibarat perpustakaan paling lengkap di duia.
baliazura’s last blog post..Tips menghadapi putus cinta
begitulah mindset secara umum
jaman udah berubah dari jaman orde lama…orde baru…orde reformasi…dan terakhir orde ndak menentu….
tapi masih saja ada orang yang berpikir sempit….
aneh…..
ick’s last blog post..Nasib anak indonesia
hehehe keren istilahnya order ndak nentu
Buktinya ????
Kania’s last blog post..TransTV
sssst masih kecil, nanti berek gigine
kayaknya bukan 1-0, tapi 10-0
wira’s last blog post..MotoGP 2008
mimih telak sajan nok
saya antek pemerintah lho Bli… he.sempet was2 juga.
pande’s last blog post..Kegelisahan itu