Mau nyetir mobil di luar negeri? Sangat dianjurkan untuk memastikan terlebih dahulu dengan polisi setempat apakah SIM A Indonesia berlaku disana. Jika anda nekat maka siap-siap saja berurusan dengan polisi disana yang kayaknya sama sekali tidak bisa di sogok. Masing-masing negara mempunyai aturan yang berbeda-beda regarding bisa atau tidaknya SIM Indonesia digunakan di negara tersebut.
Selama di Karibia (Turks Caicos Island) saya tidak mengetahui bahwa sebenarnya SIM Indonesia hanya berlaku selama enam bulan, setelah itu kita harus nyari SIM lokal dengan biaya sebesar USD 150. Kabar burung yang saya dengar selama tiga tahun terakhir ini adalah bahwa SIM Indonesia berlaku terus selama SIM itu tidak mati tanggalnya makanya sayapun dulunya dengan PD selalu nyewa mobil pas jalan2 ke kota (downtown). Asyiknya lagi perusahaan rent carnya tidak tahu mana SIM C atau SIM A. Mungkin juga mereka tidak perduli as long as as dagangan mereka laku.
Sampai pada insiden beberapa waktu lalu saat berkendara bersama beberapa teman di kota. Beberapa polisi menghentikan mobil kami dan menanyakan surat2 dan tentu saja SIM. Sang teman yg kebetulan nyetir mengeluarkan SIM Indonesia dan dikatakan NO WAY. Mereka galak sekali karena mengetahui bahwa kami sudah beberapa tahun di sana tapi tidak mengetahui peraturan bahwa SIM Indonesia hanya berlaku enam bulan saja sejak kedatangan pertama. Lalu kamipun ditanya work permit dan bisa ditebak, tidak ada yang bawa alias memang selalu tersimpan di kamar. Mereka tambah marah dan siap2 untuk menyita mobil dan interogasi lebih lanjut. Believe me, berurusan dengan polisi di negeri orang jauh lebih mengerikan daripada di Indonesia. Akhirnya sebuah keajaiban kecil menolong kami, ketika kami tunjukkan ID Card tempat kami kerja, para polisi itu tiba2 cooling down dan berkata “Oh Parrot Cay hah, OK you free to go”.
Jika dipikir2 sebenarnya insiden itu tidak perlu terjadi jika saja kami:
1. Mengetahui dan memahami tanda2 lalu lintas di parkiran, mana keluar mana masuk, mana one way mana dua arah.
2. Mengemudi dengan ‘normal’ dan tidak bermental ‘kampungan’. Pada umumnya orang Indonesia itu akan keluar gayanya jika sudah bawa mobil: musik keras2 lalu buka jendela lagi, bikin ribut suasana parkiran.
Popularity: 72% [?]




