Saya yakin sebagian besar orang Bali (semua?) sudah familiar dengan gelang uli, atau paling tidak pernah melihat/mendengar tentang gelang uli tersebut. Gelang Uli terbuat dari akar/batang pohon uli yang sangat lentur dan tidak mundah patah dan umumnya berwarna hitam. Yang saya tahu bahasa Indonesianya adalah akar bahar.

Di Bali, gelang uli ini sangat populer karena dipercaya mempunyai khasiat tertentu misalnya penolak bala, penolak black magic (leak) dan bahkan dipercaya bisa menyeimbangkan molekul2 dalam tubuh manusia sehingga bisa mengurangi beberapa penyakit medis semacam sakit otot/sakit pinggang. Dulu yang memakai gelang uli ini biasanya anak kecil/bayi sebagai perlindungan spiritual dan juga paranormal namun sekarang sudah sangat lumrah di Bali penggunaannya. Bahkan sekarang design gelang uli sudah dicampur dengan logam mulia semacam emas sehingga menjadi artistik.

gelang-uli.jpg

Harga gelang uli/bahan uli sangat mahal di Bali. Pernah dulu di banjar saya ada yang mendapat akar uli saat mancing di laut. Akar ulinya sangat special karena berwarna hijau (dikenal dengan nama uli gadang) dan laku dijual seharga Rp. 18 juta. Di pasar2 tradisional Bali, akar uli gadang dihargai sampai 3 juta per 1 cm (untuk mata cincin).

Nah yang membuat saya takjub adalah ternyata di Karibia banyak sekali bertebaran akar2 uli di pantai dan sama sekali tidak ada nilainya bagi orang lokal. Akar2 uli itu benar2 asli, original dan belum tersentuh dunia luar. Akibatnya bisa ditebak, teman2 dari Bali yang bekerja disini pada asyik berburu dan koleksi akar uli untuk dibawa pulang ke Bali. Seorang teman saya bahkan sampai ngalih dewasa ayu (cari hari baik) dulu sebelum berburu akar2 uli di pantai Karibian. Jenisnya beragam, ada uli hitam, uli putih dan juga uli gadang. Ada yang berminat?

Popularity: 59% [?]