Salahkah jika Blog jadi Komersial?
Sebuah email masuk ke inbox saya, wah kok ada iklan2 sekarang blognya? Saya yakin setiap blogger mempunyai cara, motivasi dan teknis masing2 dalam ngeblog. Entah itu bernama idealisme, cita2 ataupun hanya sekedar coretan ego di kepala. Blogger yang satu dengan yang lain tentunya juga mempunyai keunikan dan cara tersendiri dalam menyampaikan idenya dalam sebuah tulisan di blog, entah itu dipengaruhi oleh kemampuan, interest dan juga segala drama yang terjadi di sekitar si blogger tersebut.
Pun dengan saya. Pada saat mulai ngeblog September 2007, sebuah idealisme menginspirasi saya waktu itu. Karena banyaknya teman2 kerja yang meminta tolong untuk troubleshooting masalah laptop maka sayapun membuat tulisan2 di blog ttg satu problem dan pemecahannya sehingga jika next time ada yg bertanya ttg hal yang sama maka tinggal saya suruh untuk lihat di blog.
Berikutnya saya ‘bertemu’ dengan Mas Anton dan beliau ngajak ngabung di milis Bali Blogger Community. Dari sini saya mulai interaksi dengan teman2 sesama blogger di Bali yang tergabung dalam satu komunitas. Seringnya ‘bergaul’ dengan blogger Bali membuat saya tertarik untuk membuat tulisan2 menyangkut Bali dengan segala budayanya. Coretan2 tersebut tentu saja berdasarkan kemampuan saya sebagai orang Bali dalam memahami dan menginterpretasi dunia Bali dengan segala keunikannya. Juga, narsispun tak terbendung untuk share hal2 yg terjadi di Karibia, di mana saya bekerja sekarang.
Seiring waktu maka sayapun mulai mengetahui bahwa ternyata kita bisa ‘mendayagunakan’ sebuah blog untuk kepentingan komersial (baca: mencari uang) entah itu dengan iklan manual, cara adsense, paid review dan sejenisnya. Saya tahunya dari informasi sesama blogger di Bali dan juga dari Mas Cosa Aranda. Waktu pertama bikin blog dulu, jangankan tahu tentang hal2 komersil ini, menuangkan satu ide ke dalam sebuah tulisanpun rasanya tersendat2.
Pertanyaannya sekarang adalah apakah salah jika sebuah blog, yg sebelumnya what so called blog personal yg penuh idealisme, mengarah ke arah komersial? Apakah akan menjadi sebuah ‘dosa moral’ jika misalnya pasang iklan di blog, entah itu banner, adsense ataupun postingan paid review? Jawabannya tentu beda2 tergantung sudut pandang blogger itu sendiri. Saya sendiri mengalami hal ini dan ada kecenderungan untuk coba2 hal2 komersial di blog saya. Namanya juga usaha. I think it is still OK, tentunya dengan satu catatan penting: bahwa saya tidak akan kehilangan ‘jati diri’ dalam tulisan2 di blog saya seperti yang pengunjung kenal selama ini. Sekaligus kabar-kabari juga bahwa mungkin nanti sekali2 saya pakai blog ini untuk post paid review. Buat pengirim email, thanks atas appresiasinya. Saya masih seorang Devari dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Popularity: 52% [?]







bli devari, lama banget sy tdk berkunjung dan membaca blog bli. pekerjaan akhir2 ini mmbuat sy tdk bs blogwalking sama sekali. mgkn minggu depan br agak bebas lg.
soal blog agak komersial, tentu saja itu bukan “dosa moral”.
itu toh pilihan pribadi.
namun semoga itu tidak akan mengubah blog jd sesuatu yg lebih mengutamakan “komersial” dbanding “kebebasan” menulis. takut saja sih malah yg “komersial” itu mengalahkan yg “ideal”.
tp, btw, utk apa lg sih cari dollar. bukannya di karibia sudah banyak?
anton’s last blog post..Just Take The Risk
kenapa “blog moneytizing” selalu diasosiakan dengan “hilangnya” kebebasan menulis di blog?
tahun 2005 lalu, waktu aku mulai pasang adsense di blogku, salah satu komunitas ‘elit’ yg aku ikutin gak terima. Secara tidak langsung, mereka minta aku keluar dari komunitas mereka kalo aku moneytize blogku. No problem, aku mengundurkan diri dari sana.
Sekarang, sebagian dari mereka ikutan mengkomersilkan blognya juga. Termasuk yg dulu paling vokal, hehehe
Yah itulah Indonesia
cosa’s last blog post..Jangan Mau Kalo Cuman Dikasih AdSense For Search
# bli anton, whats up bro
pekerjaan dan perang2 kecil di milis ya hehehe, semoga sabar dan bisa clear. saya selalu mengikuti blog bli lewat rss feed.
ttg komersial vs ideal, saya yakin tidak akan tumpah tindih karena walaupun dalam satu blog, mereka berada dalam ‘track’ yang berbeda. setidaknya begitu fikir saya so far.
Napa cari dollar lagi? hehehe. terus terang yg jadi inspirasi komersial saya pertama kali adalah karena melimpahnya internet di tempat saya sekarang. non stop 24/7. dan so far sayapun baru mulai ini dg baca2 blog ttg monetizing ini dari beberapa blog termasuk blognya mas cosa itu. jgnkan ngasilin, akunpun baru didaftarkan. hingga akhirnya beberapa email masuk menanyakan kenapa blog saya ada iklannya, yg membuat saya posting ini
#Mas Cosa,
kenapa “blog moneytizing” selalu diasosiakan dengan “hilangnya” kebebasan menulis di blog?
hehe karena secara common sense, komersial diasosiasinya sama dengan uang, uang bisa beli apa saja, termasuk ‘kebebasan’, uang juga bisa membungkam seseorang untuk bergerak jauh dari level ideal.
waaa komunitas elitnya itu kejam banget ding,sampe dikeluarin gitu. memangnya ada terms and conditions gitu ya sebelum join di milis?
jika mereka malah balik ikut2an moneytizing sekarang, namanya nelan ludah sendiri kekekeke…
Blog komersial …why not?
Disamping idealisme, kita juga harus realistis bahwa kita semua perlu penghasilan dari apa yang kita perbuat setiap hari termasuk blogging, dan blog berpotensi untuk diberdayakan, apalagi yang sudah punya traffic cukup seperti blog Bli Made ini.
Moneytize it’s not a crime….*saya mau belajar adsense juga neh!
artana’s last blog post..Trend Minimalis Dan Structural Engineer
ga ada salahnya sih bli, karena idealisme tidak pernah (terasa) salah. silahkan hayukk..klo semisal mau moneytizing blog nya, sama spt orang yg masih menjaga idealisme blognya tanpa moneytizing. bahkan ada juga yang saking idealisme, ga memasang banner BBC di blog dengan alasan estetika. mana cocok merah marunnn dengan ijo dan biru ngejreng??? hahhahah… kabur ahhh
dewi’s last blog post..tentang baliho negeri mimpi
dewi,hahaha
saya ga masang banner BBC karena ada kekecewaan pribadi aja. saya sudah request beberapa kali kepada admin BBC untuk link ke blog saya di sana tapi ternyata blog saya tidak pernah ter-link dari BBC. nama saya hanya nampang di sana tanpa link dan aggregator.
dan saya sangat sadar bahwa mereka memang sibuk dan ga sempet, lagian mereka semua kan volunteer jadi ya ngertilah..
sejak saat itulah saya ga pasang banner BBC lagi
#artana, hayoo bli ar sama2 belajar
tergantung empunya blog juga sih…
dan nanti pembaca yg akan menilai
edy’s last blog post..Kampanye Keselamatan atau Unjuk Kekuatan?
yap betul bro
Sante manten bli.. jangan dibikin pusing.. simple ajah.
Toh yg beli domain en hosting bli sendiri.. ngga diseponsori oleh individu ato komunitas laen…
Jadi ngga salah kok mo blog dijadiin “tambang dollar”.. traffic tinggi itu bisa jadi modal bli, bisa dari adsense atopun banner kayak iklan krisnayoga di atas.
Orang dateng karena isi blog kita kok… bukan karena ada tidaknya banner komersial.. hehhehe. Klo saya mah langsung jualan lewat blog… ups!
OOT: Klo soal BBC.. namanya juga komunitas.. butuh energi besar buat memeliharanya. Saya cuman kasian sama bli Anton.. hehhehe
Wahyu Blue’s last blog post..Kopdar Bali Blogger Community @ D’Palensa Cafe
heheh betul bli wahyu..mudah2an milis cepet dingin lagi
gini aja bli, gimana kalo yang kita komersialkan adalah idealisme kita?
maksud saya, nulis blog ya tetap sesuai dengan selera dan jati diri dengan harapan tulisan kita tetap unik dan tetap mendatangkan dolar, hehehe
wira’s last blog post..Antara Kenaikan Harga BBM dan SMS Santet
waa good idea nih. win win solution
wah wah
sayang ja saya make wp
coba klo blogger
whehhehe
mang napa wp bro?
ngomongin idealisme, kadang idealisme tidak melulu ngomongin patokan.
dan kadang idealisme bisa luntur karena sebab-sebab yang mungkin akan menambah nilai idealisme itu sendiri.
nahh.. sekarang idealisme itu akan bertambah atau berkurang.
tergantung yang punya idealismu itu sendiri.
he.he..
Yanuar’s last blog post..Hapuskan Pasal Pengekang Kebebasan Informasi!
intinya kembali pada si empunya blog ya bli
Terserah orangnya sendiri aja kok bli. Blog punya saya sendiri kok. Hosting punya saya sendiri kok hehehehe … Jadi terserah saya dunkz mau jualan di blog ato ngiklan asalkan kemasan iklannya tetap menarik pembaca untuk menjaga traffic. Nah keto je asane hehehehe …
Btw, bli Wahyu Blue, krisnayoga to bengkel punya ne bli devari kok huehehehehe … Jadi bli devari ga dapat ongkos iklan dari bengkel itu huehehehehe …
Bukan Winardi’s last blog post..Kok Bisa Maju

jadi teringat wawancara kamu win
kita mau dikenal sebagai apa
bebas…. bebas…. bebas….
blog kan punya kita…. jadinya bebas dunk mau isi apa aja…
he..he..he…
ick’s last blog post..Cerita Lalu?.
tapi rada2 kawatir juga nih jika ditinggal pembaca
selamat !!!, kita punya konsep tentang idealisme masing-masing.
balibuddy’s last blog post..Executive Lounge di Keberangkatan Internasional, Ngurah Rai Airport
betul bro
wah..jujur, okta masih lom tw apa2 ttg pembuatan blog komersil..
ajarin dong bli..
Okta Sihotang’s last blog post..Kerja Praktek buat diriku
sama2 belajar yuk
Santai saja Boss. Semua ada jalannya masing masing.
BlogDokter’s last blog post..Nyeri Pinggang (Low Back Pain)
he3x saya udah praktek paid review sejak 2 tahun yang lalu bli… so far so good lah, cuma ya itu tadi om google gak suka paid review, kadang blog kita bisa digebuk PR nya, blog saya mah parah digebuk dari PR 4 ke 2 trus ke 0…. yah siap2 aja dengan segala konsekuensi, tapi cari broker paid review yang gak cuma liat PR bli… misalnya dari segi traffic atau back link… mungkin lebih bagus daripada cuma liat dari sisi PR nya doang… thanks and happy reviewing!
ghozan’s last blog post..Really Disappointed!
ada rekomendasi paid review yg bagus ga bro. saya cuman taunya sponsoredreview.com aja. thanks in advance
Gag ada yang salah lho menurut saya.
Mengkomersialkan blog kan juga suatu pilihan, sebuah kebebasan dalam memilih.
*menurut saya*
beh, saya ngblog tuah anggon megesahan (numpahin unek2 Bli). ndak ada pikiran buat nyari Dollar. Kpikirannya baru skarang, setelah punya anak. ngalihan susu baang nak nik…
pande’s last blog post..Ujian Pasca masih pake nyontek sembunyi2 ?
ya ngga apa2..bagus malah..setau saya ada bbrp blog yg hasilnya disumbangin segala ke yg membutuhkan
pengguna yg merasa terganggu toh bs masang pemblokir iklan di masing2 peramban..
jika kontennya terasa mengganggu, pelanggan bs berlangganan feed per kategori misalnya, ato yg konten review (dgn tag/kategori khusus) ngga usah diterusin ke agregator misalnya..
tp yg lbh penting..hasilnya bs utk makan2