Archive for May, 2008

Wednesday, May 14th, 2008

Salahkah jika Blog jadi Komersial?

Sebuah email masuk ke inbox saya, wah kok ada iklan2 sekarang blognya? Saya yakin setiap blogger mempunyai cara, motivasi dan teknis masing2 dalam ngeblog. Entah itu bernama idealisme, cita2 ataupun hanya sekedar coretan ego di kepala. Blogger yang satu dengan yang lain tentunya juga mempunyai keunikan dan cara tersendiri dalam menyampaikan idenya dalam sebuah tulisan di blog, entah itu dipengaruhi oleh kemampuan, interest dan juga segala drama yang terjadi di sekitar si blogger tersebut.

Pun dengan saya. Pada saat mulai ngeblog September 2007, sebuah idealisme menginspirasi saya waktu itu. Karena banyaknya teman2 kerja yang meminta tolong untuk troubleshooting masalah laptop maka sayapun membuat tulisan2 di blog ttg satu problem dan pemecahannya sehingga jika next time ada yg bertanya ttg hal yang sama maka tinggal saya suruh untuk lihat di blog.

Berikutnya saya ‘bertemu’ dengan Mas Anton dan beliau ngajak ngabung di milis Bali Blogger Community. Dari sini saya mulai interaksi dengan teman2 sesama blogger di Bali yang tergabung dalam satu komunitas. Seringnya ‘bergaul’ dengan blogger Bali membuat saya tertarik untuk membuat tulisan2 menyangkut Bali dengan segala budayanya. Coretan2 tersebut tentu saja berdasarkan kemampuan saya sebagai orang Bali dalam memahami dan menginterpretasi dunia Bali dengan segala keunikannya. Juga, narsispun tak terbendung untuk share hal2 yg terjadi di Karibia, di mana saya bekerja sekarang.

Seiring waktu maka sayapun mulai mengetahui bahwa ternyata kita bisa ‘mendayagunakan’ sebuah blog untuk kepentingan komersial (baca: mencari uang) entah itu dengan iklan manual, cara adsense, paid review dan sejenisnya. Saya tahunya dari informasi sesama blogger di Bali dan juga dari Mas Cosa Aranda. Waktu pertama bikin blog dulu, jangankan tahu tentang hal2 komersil ini, menuangkan satu ide ke dalam sebuah tulisanpun rasanya tersendat2.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah salah jika sebuah blog, yg sebelumnya what so called blog personal yg penuh idealisme, mengarah ke arah komersial? Apakah akan menjadi sebuah ‘dosa moral’ jika misalnya pasang iklan di blog, entah itu banner, adsense ataupun postingan paid review? Jawabannya tentu beda2 tergantung sudut pandang blogger itu sendiri. Saya sendiri mengalami hal ini dan ada kecenderungan untuk coba2 hal2 komersial di blog saya. Namanya juga usaha. I think it is still OK, tentunya dengan satu catatan penting: bahwa saya tidak akan kehilangan ‘jati diri’ dalam tulisan2 di blog saya seperti yang pengunjung kenal selama ini. Sekaligus kabar-kabari juga bahwa mungkin nanti sekali2 saya pakai blog ini untuk post paid review. Buat pengirim email, thanks atas appresiasinya. Saya masih seorang Devari dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Posted in blogging | 21 Comments

Tuesday, May 13th, 2008

Gelang Uli Karibia, Ada yang Mau?

Saya yakin sebagian besar orang Bali (semua?) sudah familiar dengan gelang uli, atau paling tidak pernah melihat/mendengar tentang gelang uli tersebut. Gelang Uli terbuat dari akar/batang pohon uli yang sangat lentur dan tidak mundah patah dan umumnya berwarna hitam. Yang saya tahu bahasa Indonesianya adalah akar bahar.

Di Bali, gelang uli ini sangat populer karena dipercaya mempunyai khasiat tertentu misalnya penolak bala, penolak black magic (leak) dan bahkan dipercaya bisa menyeimbangkan molekul2 dalam tubuh manusia sehingga bisa mengurangi beberapa penyakit medis semacam sakit otot/sakit pinggang. Dulu yang memakai gelang uli ini biasanya anak kecil/bayi sebagai perlindungan spiritual dan juga paranormal namun sekarang sudah sangat lumrah di Bali penggunaannya. Bahkan sekarang design gelang uli sudah dicampur dengan logam mulia semacam emas sehingga menjadi artistik.

gelang-uli.jpg

Harga gelang uli/bahan uli sangat mahal di Bali. Pernah dulu di banjar saya ada yang mendapat akar uli saat mancing di laut. Akar ulinya sangat special karena berwarna hijau (dikenal dengan nama uli gadang) dan laku dijual seharga Rp. 18 juta. Di pasar2 tradisional Bali, akar uli gadang dihargai sampai 3 juta per 1 cm (untuk mata cincin).

Nah yang membuat saya takjub adalah ternyata di Karibia banyak sekali bertebaran akar2 uli di pantai dan sama sekali tidak ada nilainya bagi orang lokal. Akar2 uli itu benar2 asli, original dan belum tersentuh dunia luar. Akibatnya bisa ditebak, teman2 dari Bali yang bekerja disini pada asyik berburu dan koleksi akar uli untuk dibawa pulang ke Bali. Seorang teman saya bahkan sampai ngalih dewasa ayu (cari hari baik) dulu sebelum berburu akar2 uli di pantai Karibian. Jenisnya beragam, ada uli hitam, uli putih dan juga uli gadang. Ada yang berminat?

Posted in Intermezzo, Karibia | 22 Comments

Monday, May 12th, 2008

Kain Sarung Milik Siapa?

Cash Cab adalah salah satu acara televisi favorit saya. Sebuah quiz yang bersetting di sebuah taxi di kota New York. Ben Beley, sang pembawa acara yang juga sekaligus sebagai pengemudi taxi Cash Cab itu, akan berkeliling kota New York dan mengambil penumpang secara acak. Begitu penumpang masuk ke dalam taksi maka akan dibuat surprise karena ternyata mereka otomatis jadi peserta quiz dan masuk TV.

cashcab.jpg

Acara quiz yang ditayangkan Discovery Channel ini memang sangat menarik, terutama karena ada unsur reality shownya ditambah juga pertanyaan2nya yang memang bagus untuk nambah wawasan. Acara ini tak pernah saya lewatkan.

Beberapa hari yang lalu ada satu pertanyaan dan jawaban dalam acara ini yang membuat saya tergelitik. Kepada peserta, sang supir sekaligus pembawa acara ini bertanya sarung (sarong) itu sebenarnya dari mana dan pakaian tradisional negara apa. Peserta quiz itupun menjawab Malaysia. Saya yang sedari tadi nonton bareng istri tentu saja berteriak2 Indonesia. Sarung itu (kamen) berasal dari Indonesia. Ternyata saya salah, dikatakan jawaban yang benar adalah bahwa sarung itu officially berasal dari Malaysia dan memang merupakan pakaian tradisional mereka.

Yang benar yang mana? Punya Indonesia atau punya Malaysia? Jangan2 …

Posted in Intermezzo | 20 Comments

Sunday, May 11th, 2008

Contoh Offer Letter Kapal Pesiar

Klik disini untuk melihat semua tulisan ttg kapal pesiar

Offer letter bisa diibaratkan sebagai sebuah surat sakti yang menjadi jaminan bahwa kita memang sudah masuk dan lolos untuk bekerja di kapal pesiar. Biasanya offer letter dikirimkan beberapa hari sebelum tanggal keberangkatan. Adanya offer letter juga bisa dijadikan acuan sehingga tidak ragu lagi untuk masalah bayar membayar dengan agent. Berikut ini contoh offer letter pada saat saya apply online di sebuah agency based di Bristol, UK.

Dear Made,

Thank you for taking the time from your schedule to participate in the telephone interview.

On behalf of your employer, Hxx Bxx Limited, we take great pleasure in confirming their offer to you of a position as Sxx Axx on xxx cruise ships. This offer is conditional on our receiving 2 satisfactory references from your previous & current employer.

Please find enclosed a letter to support your application for a C1D Visa, you will need to make an appointment by calling The American Embassy in your country of residence. (Although there is a ship’s name on the form, this is not an indication of which ship you will be joining, it is merely information that has been provided to assist your application. The same applies to the length of the contract. Whilst a 12 month period is indicated on the letter, your contract will be for between six and eight months.)

During your interview you were informed of the certificates you will be required to obtain: PST (Basic Sea Survival STCW95), Crowd Management (STCW95), Norwegian Maritime Directorate Medical and Yellow Fever Vaccination. Please forward copies once you have obtained these.

In order for you to obtain your PST (Basic Sea Survival STCW95) & Crowd Management (STCW95) you will need to call the Directorate General of Sea Communications, Gedung Karya Lantai 12 s/d 17, Jl. Medan Merdeka Barat No. 8, Jakarta 10110. tel.: +6221 344 7017,381 3269 or 1308 ext 4209,4223,4227 to see where they do these courses in your country.

In order to obtain the Norwegian Maritime Directorate Medical, you will need to contact Dr. Nusye Edithe Zamsiar, Maritime Medical Centre, Klinik Rajawali Lestari Kondominium, Jl. Senen Raya No. 66, Jakarta 10410, tel/fax: +62 21 3440039

Please find enclosed an application form for a British Seaman’s Discharge Book (in case you can not obtain the one from Indonesia), of which we will also need a photocopy when it has been returned to you. You must have your 2 photographs and a copy of your passport countersigned by the same person who completes section F, this person must be of a social standing such as GP or solicitor, for further details please refer to guidance notes.

Please confirm to us in writing by return your acceptance of this position and of your understanding of the next steps to be undertaken.

If, in the meantime, we can be of any further assistance to you then please do not hesitate to contact us.

Congratulations and best regards,

Fran Gower
Retail Recruitment

Posted in kapal pesiar | 5 Comments

Thursday, May 8th, 2008

eBlogari: Ngeblog untuk Publikasi Dunia Teknik Sipil

Selamat datang kembali di eBlogari, editorial blog ala Devari. Figur eBlogari kita kali ini agak introvert, pemalu dan kurang bisa basa basi terutama jika berinteraksi dengan dunia baru. Namun begitu kenal dengan blogger yang satu ini maka obrolanpun bisa mengalir panjang lebar dan suasana menjadi cepat akrab. Pribadinya simple, tidak ruwet dan easy going namun bisa super serius jika diajak ngobrol2 masalah sosial dan juga dunia teknik sipil yang digelutinya.

Bernama lengkap I Wayan Artana, blogger yang ngeblog di http:/yanartana.com ini merupakan asli kelahiran Karangasem 7 Agustus 1974 tepatnya Desa Peringsari, Kecamatan Selat, suatu daerah di kaki Gunung Agung. Blogger yang sudah dikaruniai seorang putra dan sedang menanti kelahiran anak kedua ini, tinggal di sebuah perumahan di daerah Penguyangan Kangin, Jalan Padma Denpasar Utara. Dedikasinya dalam dunia teknik sipil tidak diragukan lagi, belum puas setelah menyelesaikan studi di Jurusan Teknik Sipil Universitas Udayana, diapun kembali melanjutkan studinya di tempat yang sama untuk Program Pasca Sarjana Teknik Sipil Jurusan Structural Engineering. “Tiang termasuk mahasiswa yang abadi disana he.he.he, maklumlah konsentrasi masih terbagi-bagi buat mikirin kerjaan, dapur, keluarga dan lain-lain”, ujarnya merendah. Berikut perbincangan singkat dengan doi:

artana1.jpg

Sejak kapan mulai ngeblog sebenarnya?
Di dunia blog tiang termasuk anak bawang-benar2 baru, walaupun tahu bahwa ada barang yang namanya blog sejak lama, tapi baru ikut-ikutan bikin blog tahun 2007…telat banget ya?

Gimana awalnya bisa tertarik dengan dunia blog?
Kenal blog saat tiang hunting2 referensi untuk kerjaan tiang dan materi2 belajar, suatu hari menemukan blog milik Ir.Wiryanto Dewobroto (http://wiryanto.wordpress.com) yang banyak berisi postingan tentang dunia Structural Engineering termasuk link2 Teknik Sipil. Wah, tiang pikir asyik juga kalau punya blog sendiri, bisa sharing dengan bebas tanpa terbelenggu aturan, dan yang terpenting bisa belajar menuangkan ide lewat tulisan, maklumlah kebanyakan orang termasuk tiang sendiri sangat susah menuangkan pikiran kedalam bentuk tulisan, hanya terbiasa lewat lisan saja padahal dengan tulisan ide kita akan abadi. Waktu itu tiang lihat memang jarang sekali orang Teknik Sipil khususnya di Indonesia yang nge-blog, tidak seperti orang-orang IT, padahal sebenarnya jelas sekali bahwa publikasi di dunia Teknik Sipil sangat penting.

Akhirnya tiang coba buat sebuah blog gratisan pakai wordpress, mulanya tidak berisi tulisan sama sekali, isinya cuma link2 Teknik Sipil saja, semacam kumpulan bookmark untuk mempercepat tiang akses tanpa harus googling lagi (pokoknya culun abis, nggak ada isinya). Lama kelamaan akhirnya berisi juga tulisan2 kacangan yang nggak penting, sampai sekarang tiang pindah menggunakan hosting sendiri tetap sama kacangan hehehe.

Nama blognya pakai nama sendiri langsung, ada tujuan khusus?
Wah, kalau ini sih awalnya hanya karena korban euphoria newbie saja, apa-apa inginnya langsung dikaitkan dengan nama sendiri dengan tujuan narsis, biar dikenal atau terkenal…ha.ha…maklumlah, Nak buta tumben kedat (orang buta yang baru bisa melihat) . Sisi positifnya pakai nama sendiri adalah kita merasa bertanggung jawab terhadap apa yang kita tulis, kita merasa bahwa tetap ada etika dan ada hal yang membatasi walaupun sebenarnya blog adalah media bebas, artinya kita jadi bisa membatasi diri sendiri (ngeles dikit biar nggak dikatakan penakut?)

Ada tema khusus yang mau diangkat dalam blognya?
Tema khusus di blog sepertinya nggak ada, buat apa bikin tema khusus jika itu hanya akan mempersempit ruang dalam ekspresi diri. Semua tiang pandang tidak jauh-jauh dari kacamata Teknik Sipil beserta permasalahnnya dan itu tidak terbatas pada permasalahan Teknik Sipil saja, bisa juga permasalahan diri pribadi dari orang Teknik Sipil.

Ide blog biasanya darimana?
Sumber tulisan tidak tiang batasi darimana, nggak harus formal atau dari referensi ilmiah melulu, bisa dari mana saja yang jelas diantaranya ada brain, book dan blogging, sudah cukup-lah!

Cerita dong sedikit gimana proses dan ritme ngeblognya?
Ritme dan jadwal ngeblog benar-benar nggak tentu, kadang kalau ada keinginan dan waktu, tiang langsung OL, tetapi kalau sedang males walaupun ada ide yang terlintas dikepala ataupun pengalaman baru, tidak akan tiang tuangkan langsung dengan tulisan di blog, semua tiang biarkan lewat begitu saja, semua tergantung mood.
Topik tulisan juga tidak ada yang khusus, asal ada mood dan ide, maka tiang tulis, (itupun jika idenya datang pas sedang online..he.he…sedikit sekali porsinya ya..?). Dalam dunia blog khan tidak ada target waktu, target jumlah postingan dan lain-lain. Satu hal tiang tidak ingin kalau blog nantinya menjadi “penjara” buat tiang.

Bagaimana dengan konsep ngeblog dan sejauh mana sudah mencoba share bidang yang ditekuni?
Menurut tiang tidak ada konsep baku yang berlaku universal dalam dunia bloging, semua diserahkan ke individu masing-masing, tergantung apa dan bagaimana wujud tujuan yang diinginkan, apakah itu sekedar alat untuk mengekspresikan diri sendiri, just for fun, ataupun untuk tujuan bisnis, konsepnya pasti berbeda dan itu sah2 saja.
Khusus untuk bidang yang tiang geluti, sementara belum ada sharing yang cukup berarti buat kalangan tiang, masih perlu self confidence yang lebih tinggi untuk bisa sharing di bidang eksakta seperti ini, yang dishare khan bukan cuma sekedar daftar link ke situs lain, kalau itu mah semua orang bisa…he…he………. Disamping itu, kalau dipaksakan langsung ke materi-materi yang Teknik Sipil yang begitu serius, dan berat sepertinya nggak akan ada yang mau ngeliat..he.he…jujur saja, blog tanpa komen bagi Newbie seperti tiang, rasanya kurang afdol (beda dengan blog2 seleb yang sudah punya bargaining tinggi! )

Isi blog tiang baru sekedar ungkapan dan uneg-uneg yang ada dalam otak tiang yang kadang meletup-letup dan tidak tersalurkan, tetapi sejauh ini semua tiang lihat dari kacamata pribadi yang tidak jauh-jauh dari dunia Teknik Sipil.
Di waktu mendatang tiang berharap dapat share sesuatu yang cukup berarti buat bidang yang tiang geluti, sementara biarlah semua mengalir apa adanya dulu, itung-itung menambah komen teman dan improve myself biar tambah pede..ha..lah!.

Idealnya seorang blogger menurut Anda?
Just my opinion, blogger ideal adalah blogger yang bertanggung jawab, tidak anonym, jujur dan tidak pelit ilmu karena kata orang bijak ilmu tidak akan habis jika diberikan/disebarkan kepada orang lain, melainkan justru akan bertambah.

Yang juga penting adalah blogwalking yaitu tindakan saling menyapa seperti memberi dan menerima, hal itu sangatlah perlu dalam bersosialisasi di dunia maya. Singkat kata, dengan memberi kita juga akan menerima…..it is so simple!

Boleh tahu kerja formalnya dimana sekarang?
Saat ini tiang mengelola sebuah konsultan kecil yaitu Cipta Adhi Design yang bergerak dalam bidang jasa konsultansi untuk Design dan Supervisi pada project2 pemerintah dan swasta. Khusus untuk project swasta, konsultan tersebut spesialisasinya dalam bidang Structural Engineering.

Disamping itu, tiang saat ini juga ikut sebagai tenaga dosen tetap di UNHI (Universitas Hindu Indonesia) untuk jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik.. Sekarang UNHI juga ada Fak.Tekniknya lho, bukan cuma teknik ngulat klangsah dan sanggah cucuk seperti kata bli Saylow…ha…ha..ha

Ada juga sich sedikit pengalaman keterlibatan pada project2 yang cukup besar (khusus bidang structural engineering) tetapi masih sebatas sebagai local partner untuk Consultant luar, semacam untuk project Grand Hyatt, Four Season, maupun Bali Beach (Golf course), selebihnya hanya design untuk Villa2, Rumah Tinggal, sampai Ruko dan gudang…he..he…

Gimana menurut Anda hubungan dunia structural engineering kaitannya dengan konteks Bali kekinian?
Yang kadang menggangu pikiran tiang bekerja di dunia konstruksi di Bali adalah tiang merasa turut andil dalam membuat kehancuran wajah Bali yang semakin hari semakin rusak dengan makin maraknya bangunan misalnya hotel, villa-vila dan pertokoan. Walaupun peran structural engineer dalam hal ini bukanlah peran yang besar dan utama (yang utama tentunya pemilik modal dan para pembuat kebijakan) tetapi setidaknya tiang merasa ikut terlibat didalamnya, tetapi mau apa lagi, itulah konsekuensi yang harus tiang terima.

Tiang pikir kalau semakin hari semakin banyak bangunan, lahan di Bali dari waktu ke waktu akan semakin sempit dan akhirnya habis, apalagi perkembangan penggunaan lahan di Bali arahnya adalah horisontal, maksudnya dengan adanya Perda yang membatasi jumlah ketinggian bangunan di Bali maka setiap saat akan ada lahan baru yang dibuka untuk pemukiman atau tempat usaha apalagi Bali memiliki daya tarik yang luar biasa bagi perkembangan usaha. Berbeda jika ketinggian bangunan tidak dibatasi hanya sampai ketinggian 15 meter, perkembangan pemanfaatan ruang tentunya bisa kearah vertikal/keatas. Barangkali itu pemikiran yang agak berbeda dengan kebanyakan orang pemerhati Bali.

Ini ada kenangan lucu dan menggelitik saat pertama kali tiang terjun di dunia kerja, ceritanya tiang mengawasi pelaksanaan pemancangan tiang pancang untuk pondasi gedung di daerah Suwung, begitu tiang lihat proses pemancangan dimana tiang pancang/pile beton ditancapkan kedalam tanah dengan paksa dengan alat2 berat sampai kedalaman 25 meter, entah kenapa tiang merasakan bagaimana sakitnya ibu pertiwi/bumi, wah sampai nggak enak hati tiang waktu itu…(berlebihan ya?, mungkin sebenarnya tiang nggak cocok kerja didunia konstruksi nih…he…he).

Perasaan itu tiang rasakan agak lama sampai tiang sampaikan kepada orang-orang tua. hingga ada akhirnya ada menyemangati bahwa tiang tidak perlu berfikiran seperti itu, bahkan sampai disitir nasehat Kresna kepada Arjuna di Bhagawad Gita yang kurang lebih “Kerjakanlah apa yang menjadi swadharmamu(kewajibannmu), swadharma ksatria adalah berperang menegakkan Dharma maka berperanglah tanpa ragu!”.
Dari saat itu, tiang pikir bahwa benar itu semua adalah tugas tiang bekerja dibidang ini sehingga tiang bisa hilangkan perasaan itu….he..he..sesuatu yang nggak perlu ya?

Imaginasi Anda, jika semua orang teknik sipil ngeblog?
Jika saja semua orang2 teknik sipil ngeblog maka dunia teknik Sipil tidak akan menjadi masyarakat “kelas dua” seperti sekarang, kita tentu akan berada didepan dan turut diperhitungkan menentukan arah pembangunan karena kita berani tampil menaytakan diri bahwa kita ada.

Profesi Structural engineer di Indonesia apalagi di Bali masih belum mendapat apresiasi yang cukup baik dimasyarakat dan pemerintah, ini juga salah kita yang jarang mempublikasikan diri. Saat ini sangat jarang publikasi bidang structural engineer, mau nyari referensi saja sangat-sangat susah, terkadang orang-orang yang mumpuni dalam bidang Structural Engineering terkesan pelit ilmu. Tiap orang yang punya disiplin ilmu tersebut tentu bisa saling berbagi maupun membentuk suatu komunitas yang solid, karena asosiasi profesi saat ini masih belum bisa menjadi fasilitator yang cukup baik.

Posted in eBlogari | 26 Comments

Monday, May 5th, 2008

Kangen Bahasa Nusa Penida (plus terjemahan)

Trade ojan trade angin, sagete kele sete mraos nganggon basa Nosa. Babar tare karuan mebuku kenehle lemah nene. Leh japan sap kele nah, sorry malu ne pasti ajak he tare ngerti basa Nosa tapi dadilah kapah-kapah masih menekang basale pedihi ke bloglene.

Palitle sobah, mare kele engot ternyata kele sobe nagih sap engot basa Nosa. Yen graos lisan tare masalah anak memang kele hat pedante tare name sap basa Nosa kadung jape kele ngoyong. Hat SMAte kele sobe di Klungkung alias joh oling gomile aslite tapi tare mungkin sap ajak basa pedihi. Tapi terus terang ne, ne pertama kali sajan kele nganggo basa Nosa secara tertulis. Yuh masih babar nah ternyata.

Di Nosa ada 19 desa, masing2 desa to len masih raosne/logatne. Ane jani anggolene adalah basa Nosa logat desanle pedihi yaitu Suana, banjar P. Masing2 banjar len masih logatne, raosang yen ede melali ke Nosane besa besa mati amah logat ede. Lakun pade2 uling Nosa biasane ngerti. Patuh care di Bali, masing2 daerah len basa Baline lakun masih pade ngerti. Kale pedihi heran masih nah, Nosa to kan bagian Bali masih, ngode saget len sangot babar basane nah? Ngode saget ento nah?

Ada yang ngerti? Ini terjemahan bahasa Indonesianya:

Tidak ada hujan tidak ada angin, kok tiba2 saya ingin berbicara bahasa Nusa Penida. Pokoknya perasaan saya tidak menentu hari ini. Opps, biar tidak kelupaan, saya minta maaf dulu karena pasti banyak yang tidak mengerti bahasa ini tapi sekali2 bolehlah saya pake bahasa Nusa Penida di blog ini.

Oh damn, saya baru sadar bahwa saya sudah lupa2 ingat dengan bahasa ini, klo lisan sih ga masalah karena dari dulu saya selalu pake bahasa Nusa Penida dimanapun saya berada. Sejak SMA pertama kali jauh dari asal saya selalu pake bahasa Nusa (jika dg teman2 Nusa). Tapi terus terang ini pertama kali saya pake bahasa Nusa secara tertulis, ternyata susah juga (terasa kaku).

Di Nusa Penida ada 19 desa dan masing2 desa lain2 logat bahasanya. Yang saya pake sekarang adalah logat Desa Suana Banjar P. Masing2 banjar dalam satu desa juga lain logat bahasa Nusanya jadi klo anda main2 ke Nusa Penida, bisa2 pusing denger beberapa logat yang beda. Biasanya sesama orang Nusa Penida bisa mengerti satu sama lain walau logat beda. Sama kayak di Bali daratan, masing2 daerah logat bahasa Balinya beda tapi sama2 ngerti. Yang saya tidak ngerti, Nusa Penida itu kan Bali juga, orang Bali juga, kenapa ya bahasanya bisa jauh beda banget gitu?

Posted in Nusa Penida, Personal Stories | 56 Comments

Monday, May 5th, 2008

Apply Online, Kenapa Tidak?

Klik disini untuk melihat semua tulisan ttg kapal pesiar

Melamar secara online masih belum begitu banyak diterapkan oleh para pencari kerja di kapal pesiar. Sebenarnya ada beberapa keuntungan jika apply secara online (tentunya dengan catatan agen tersebut bisa dipastikan kredibilitasnya) yaitu bisa kontak secara langsung sehingga mengurangi campur tangan beberapa ‘kaki tangan’ alias agen2 di Indonesia. Sedikit campur tangan berarti bisa meminimalkan biaya.

Prosedur apply online cukup simple. Kunjungi websitenya dan masukkan surat lamaran dan juga CV terbaru. Lamaran kita akan di review dan jika dianggap qualified maka tahap berikutnya kita akan diberikan surat undangan untuk interview via phone dan juga beberapa dokumen pra-interview yang harus diisi dan dikirim balik. Berikut ini contoh undangan interview saya beberapa tahun yang lalu:

Dear I Made,

Thank you for your recent application and your interest in a position in our shops on board cruise liners. We are very pleased to inform you that on reviewing your C.V., we would like to arrange a telephone interview!

I would appreciate if you could kindly complete the pre-interview forms, sign manually both documents and attach a recent passport-sized photograph.

Please make sure to include the following information:

Name and surname (as printed in your passport).
Contact Information (landline and, if available, mobile telephone number) – please include the country code.
Mailing Address (used to send important information following the interview).
Manual signature on both documents.
Passport-sized photograph included on the form.
Please either fax the pre-interview forms to +44 117 982 xxxx or return them as a scanned attachment via email

You may then, after having sent the pre-interview forms, contact me on +44 117.916.xxxx to discuss a suitable date and time for the interview. You will then need to telephone us for your interview on the arranged date and time.

I would like to take this opportunity to thank you for your interest in XXX Ltd, UK.
I am looking forward to hearing from you in the very near future!

Regards
Dominic Cotes
Retail Recruitment and Training International, XXX, Ltd, UK.

Posted in kapal pesiar | 9 Comments

Sunday, May 4th, 2008

5 Tips Memilih Tempat Hosting

Tanggal 30 April kemaren, dunia blogging saya terasa runtuh. Bagaimana tidak, tempat hosting blog saya ini mengalami down time seharian penuh. Dari email pemberitahuan yang saya terima, dijelaskan bahwa down time ini karena ada proses maintenance pada server di US yang mulai jam 6 a.m sampai dengan 10 p.m. Saya fikir itu mungkin maintenance reguler, things should be OK, saya mencoba menghibur diri walaupun agak kawatir juga karena ini kejadian yang kedua dalam sebulan. Selain target up yang jauh melewati dari jadwal yang ditentukan ternyata setelah up, semua setting dan data2 saya balik kembali ke settingan 11 April. Sedih, cemas dan marah campur jadi satu. Tak enak juga kepada pengunjung karena semua komentar mereka juga hilang tak berbekas.

Saya tidaklah terlalu mengerti ttg seluk beluk perhostingan sehingga kurang bisa memahami kenapa data2 saya bisa hilang. Walau sudah dijelaskan panjang lebar oleh tempat hostingnya namun saya masih sedih dan mangkel, terkadang menjadi paranoid terhadap tempat hosting. Pikiran saya simple saja, tempat hosting itu sama seperti bank, tempat saya menyimpang uang. Nah jika bank itu ada renovasi apa, masak uang saya ikut hilang? Satu pelajaran berharga dari musibah ini adalah ttg back up harian. Sebelum hostingnya down, back up saya hanya sampai 21 April saja, sedangkan tempat hosting malah lebih lambat, back up sampai 11 April saja. Ada beberapa tips dari saya jika hendak memilih tempat hosting:

1. Waspadai harga terlalu murah. Sebelum memutuskan memilih tempat hosting, sebaiknya bandingkan dulu dengan beberapa tempat hosting lainnya. Ini untuk mencari perbandingan harga2 hosting tersebut sehingga kita mempunyai sedikit gambaran ttg harga hosting yang masuk akal. Jika terlalu murah, perlu diwaspadai karena stabilitasnya diragukan. Tidak berarti harga mahal menjadi jaminan akan tetapi carilah harga yang ada di kisaran ‘normal’ dan pada umumnya.

2. Konsep Teman. Sebagian dari kita akan langsung percaya jika tempat hosting itu dipunyai oleh teman kita atau temannya teman kita. Ini belum tentu. Teman boleh teman tapi tidak akan menjamin sebuah profesionalisme, terumata jika terjadi bencana. Jadi rekomendasi teman sebaiknya hanya dijadikan acuan dan tidak menjadikannya ‘harga mati’ harus milih tempat hosting itu.

3. Terms of Service. Perhatikan baik2 terms of service dari sebuah tempat hosting karena biasanya ada beberapa pasal yang dijadikan ’senjata’saat musibah datang. Misalnya, tidak bertanggung jawab jika data hilang bla bla, tidak melayani back up bla bla. Saat kita mengadu, maka ini digunakan untuk melawan kita.

4. Daily back Up. Mungkin tidak ada tempat hosting yang sempurna. Things happen tapi jika memungkinkan carilah tempat hosting yang ada back up data kita secara reguler, jika bisa yang ada daily back up. Dalam kasus saya, jeda back upnya sampai 19 hari dari tgl 11 April sampai 30 April.

5. Reputasi Perusahaan. Yang bisa juga dijadikan acuan adalah reputasi tampat hosting itu. Perhatikan website resminya. Siapa2 saja kliennya. Bagaimana struktur organisasinya? Bagaimana profesionalismenya dan juga bagaimana kondisi customer servicenya, terutama jika kita masih newbie dan awam ttg hosting2an.

Akhirnya tetap saya tekankan bahwa back up sendiri menjadi sebuah keharusan.

Posted in blogging, opini | 22 Comments

Saturday, May 3rd, 2008

5 Sumber Info Lowongan Kapal Pesiar

Klik disini untuk melihat semua tulisan ttg kapal pesiar

Menyambung artikel saya terdahulu tentang pendahuluan, persiapan mental dan persiapan teknis dalam bekerja di kapal pesiar untuk pemula, maka langkah selanjutnya adalah untuk mulai berburu informasi lowongan kapal2 pesiar. Mengetahui sumber informasi yang tepat dan potensial akan membuat perburuan menjadi efektif sehingga kesempatan untuk mendapatkan lowongan yang benar menjadi lebih terbuka. Panduan ini tentu saja tidak memberikan garansi bahwa Anda akan mendapatkan informasi lowongan kapal pesiar akan tetapi mudah2an bisa dijadikan acuan awal. Ada 6 sumber informasi tersebut yaitu:

1. Kolega. Mempunyai teman yang sudah/pernah atau sedang bekerja di kapal pesiar bisa menjadi sumber informasi yang berharga. Banyak informasi yang bisa di gali dari mereka dari bagaimana sebenarnya life on board juga lowongan2 yang ada sekarang ataupun di future. Tak punya such friends seperti itu? Paling tidak carilah teman yang mempunyai teman seperti deskripsi di atas. Temanku punya kawan, something like that.

2. Internet. Untuk pencarian yang efektif, sebaiknya langsung saja surfing di situs2 resmi sebuah cruiseline karena keakuratannya bisa dipertanggungjawabkan. Jgn asal search di mesin pencari karena banyak sekali situs2 lowongan kapal pesiar yang scam. Biasanya situs2 resmi tersebut akan menampilkan ‘career’ atau job opening jika memang ada di saat tersebut.

3. Agen Resmi. Sebagian besar para pekerja kapal pesiar apply-nya lewat agen perekrutan crew kapal pesiar. Rajin2lah bertandang ke kantor agen tersebut dan lihat pada papan pengumuman mereka. Tapi jangan sembarang percaya pada agen karena banyak juga agen2 palsu yang bertujuan menipu pelamar. Sebagai contoh untuk di Bali salah satu agen yang mempunyai reputasi adalah CTI Bali yang beralamat di Jl. Tukad Jinah Renon.

4. Buku Panduan Kapal Pesiar. Saya kurang tahu jika buku2 jenis ini ada di Indonesia. Jika memang tidak ada, anda bisa membeli online misalnya di Amazon.com atau kalau mempunyai teman di luar negeri, bisa minta tolong ke dia untuk membelikan buku tersebut. Buku khusus panduan bekerja di kapal pesiar ini berisi database yang sangat lengkap tentang semua major cruise liner di dunia termasuk situs2 resmi mereka dan juga alamat2 head office mereka di darat. Juga ada penjelasan yang super komplit tentang posisi2 di kapal pesiar beserta job descriptionnya masing2. Contoh buku yang saya punya adalah 2004 Cruise Line Employment Manual by Jim Ross, beli di Amazon.com seharga $40.

buku_kapal_pesiar.jpg

5. Koran. Jangan lupa bahwa koran masih menjadi sumber lowongan konvesional yang up to date. Carilah major koran lokal di daerah Anda yang khusus mempunyai halaman iklan baris lowongan. Untuk di Bali, Bali Post masih menjadi acuan utama orang2 untuk mencari lowongan pekerjaan termasuk lowongan kapal pesiar.

Posted in kapal pesiar | 12 Comments

Friday, May 2nd, 2008

eBlogari: Unjuk Gigi di Google Summer of Code

Komunitas blogger di Bali yang tergabung dalam wadah Bali Blogger Community sedang diliputi suasana suka cita. Bagaimana tidak, salah seorang anggotanya I Nyoman Ribeka telah berhasil lolos menjadi peserta Google Summer of Code tahun ini. Satu2nya peserta dari Bali. Untuk diketahui, hanya ada dua orang dari Indonesia yang lolos yaitu I Nyoman Winardi, saat ini kuliah di Pittsburgh dan juga Yolla Indria (Jakarta) yang saat ini sedang kuliah di Jerman.

Siapakah sebenarnya seorang Winardi? Humoris dan selalu low profile, itulah kesan yang ditangkap dari dirinya. Lahir di Denpasar 16 April 1984, orangtuanya memberi dia nama lengkap I Nyoman Winardi Ribeka Pratihana. Dia dibesarkan di Banjar Dangin Jalan, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Setelah menamatkan sekolah di SMA 4 Denpasar, Winardi muda melanjutkan studinya di Institut Teknologi Bandung pada tahun 2001 mengambil jurusan Teknik Informatika. Dasar otaknya yang encer, diapun menyelesaikan studi di ITB dengan lancar dan saat ini sedang kuliah di University of Pittsburg, Pennsylvania USA untuk master degree pada bidang Health Information Management.

Kesehariannya dia juga tipikal anak muda Bali pada umumnya. Hobby makan lawar, makan be guling, makan nasi campur, makan betutu, makan sate ikan ato babi, makan ikan bakar yang dibuat rame - rame saat tahun baru atau saat ngumpul2 bersama teman2nya. Disamping itu, dia juga hobby olahraga semacam sepakbola dan basket. “Saya juga hobby liatin cewek2 cantik”, ujarnya setengah bercanda. Berikut petikan ngobrol2 singkat dengan figur eBlogari kita kali ini:

winardi.jpg

How would you like to describe yourself?
Kalo kata orang saya itu manis banget hahah. Padahal aslinya memang ganteng banget seh haha. Hmm saya itu selalu berusaha untuk menjadi orang yang humoris karena menurut saya hidup itu cuman sekali, so jalani hidup to the fullest dan buat tiap hari itu menjadi hari yang bahagia. Well, dalam menjalani hidup tergantung masing - masing orang memahami makna dari hidup cuman sekali itu huehehehehe. Berhubung ibu - bapak saya pernah menderita lama sekali, jadi sekarang saya ingin membuat mereka bahagia dan punya sedikit kebanggaan punya anak belog (bodoh) kayak saya.

Cerita dikit gimana prosesnya sampai bisa kuliah di Amrik?
Waktu itu ceritannya ada teman yang udah disini yang nawarin mau kuliah lagi ato ga. Awalnya udah pengen settle saja di Bali pengen menemani ortu di Bali. Tapi penasaran juga dengan rasanya hidup di luar negeri itu kayak gimana, karena kok rasanya keren dan bikin bangga ortu juga dengan bisa ke luar negeri. Makanya jadilah saya ambil juga tu kesempatan buat beasiswa. Tapi ternyata hidup di luar negeri itu tidak keren, cenderung berat dan susah. Perih, Jendral! Jauh dari keluarga dan faktor makanan sih yang terutama yang paling berat. Tidak bisa ketemu sanak saudara, ortu, old prens dan gadis - gadis Bali yang cantik2 yang selalu nolak saya huhuhu.

Kapan mulai ngeblog tepatnya?
Ngeblog udah lama huehehehehe. Udah dari tahun 2004an tapi dulunya isi tulisannya benar - benar ga penting dan ga jelas huahahahaha. Lalu tahun 2006 memutuskan pengen menulis blog yang agak serius terutama tentang Bali yang makin berubah ke arah yang tidak bechuulll. Tahun 2006 itu, tahun pertama saya pulang dari Bandung setelah lulus dan merasakan perubahan super duper drastis semenjak tahun 2001 saat saya berangkat ke Bandung.

Kenapa tertarik blog? Ada misi khusus?
Dulunya denger dari teman - teman bisa bikin website sendiri dan bisa diedit - edit sesuai keinginan tapi gretongan (maklum telinga mahasiswa agak sensitif dengan kata gretongan, gratisan). Jadilah ikut - ikutan bikin blog huahahaha isinya ga jelas. Napa pake nama pribadi sbg nama blog? ada tujuan khusus? Pengen dikenal ama search engine huahahaha Jadi kalo ada orang yang iseng - iseng ga ada kerjaan dan mengetik Nyoman Winardi di Google nama saya bisa muncul huahahahaha. Sapa tau aja bisa jadi terkenal seperti om oy uy.

Ada thema khusus yang mau diangkat dalam blog?
Saya umumnya suka dan pengen banget menulis tentang Bali karena saya merasa Bali yang saya tinggalkan sudah amat sangat berubah sekali dengan Bali tempat saya lahir dan tumbuh dulu. Orang mungkin berpendapat perbaiki diri sendiri. Tapi menurut saya, kalo kita tidak mensuarakan ke-concern-an kita terhadap perubahan Bali, mungkin orang - orang menjadi tidak sadar akan apa yang terjadi di Bali.
Orang mungkin juga berpendapat kuman di seberang lautan tampak, kingkong di pelupuk mata tiada tampak. Saya akan sangat susah untuk melihat kekurangan saya sendiri, maka dari itu, marilah kita saling kritik dan belajar untuk bersikap dewasa menyikapi kritik terhadap kita. Saya sangat terkejut pas mau presentasi salah satu kuliah disini dengan teman - teman saya. Pas itu latihan buat persiapan presentasi dan di akhir masing - masing anggota kelompok meminta kritik dari teman - teman yang lainnya. Masing - masing dengan lancar mengemukakan kritiknya, sampe yang pedas - pedas yang mungkin bisa bikin telinga kita panas, juga dikemukan dan mereka benar - benar dewasa menanggapi kritik itu dan mau berubah sesuai kritik itu karena mereka menganggap kritik itu sebagai sarana untuk self improvement (kata mereka ini lo ya). Saya harapkan orang - orang kita bisa seperti ini suatu saat nanti.

Kok jarang mengangkat Amrik related topics dalam blognya?
Orang - orang di Indonesia sudah kadung benci dengan Amerika huahaha. Kalo saya seh melihatnya dari sisi yang positif aja, ambil aja apa yang bisa kita pelajari dari mereka. Toh kita udah dewasa gini kok, udah tau mana yang bagus dan mana yang ga. Alasan kedua, pengen beli kamera dulu biar nanti tulisan saya ada buktinya. Tulisan ini tentang beberapa hal yang bisa kita pelajari dan contoh dari orang amrik dan tidak perlu pake study banding segala seperti anggota DPR/DPRD/Pemerintah, apalagi ngajak anggota keluarga.

Idealnya seorang blogger menurut Anda?
Buat saya ga ada yang ideal di dunia ini. Tergantung motivasi sendiri - sendiri sajalah, tergantung how do you want everyone to remember you as a blogger. Do you want to be remembered as a master of adsensing, master of social and political news atau master hal yang ga penting seperti saya huehehe.

Cerita dong tentang keberhasilannya lolos masuk Google Summer of Code?
Google Summer of Code itu adalah semacam lomba pemrograman dimana students dari seluruh dunia mengajukan ikut berpartisipasi dalam pengembangan aplikasi Open Source Software atau Free Software. Ini untuk mendorong students ikutan berkolaborasi dan membantu proses regenerasi developer O/FSS itu. Biar tidak yang tua2 saja yg terus jadi programmer. Nanti kalau mereka mati tidak ada yang menggantikan hehehe. Silahkan berkunjung ke blog saya yang dipakai untuk ajang Google Summer of Code ini.

Saya ikutan yang tahun 2005 dulu dan berhasil menyelesaikan project pada waktunya. Saya lolos bareng sama mbak Yolla Indria, orang Indonesia tapi kuliah di Jerman. Bangga juga rasanya bisa masuk di Google maps ne huehehe. Silahkan lihat disini. Tugasnya adalah implementasi fitur - fitur baru yang pengen ditambahin ke software tersebut. Klo kerja di open source dan free software biasanya kerja sukarela. LSM untuk dunia pemrograman lah open source dan free software itu. Mereka hidup ngandelin sumbangan aja ato mereka kerja di open source dan free software itu hanya kalo mereka punya waktu. Nah karena kerja sukarela, kan tidak semua orang mau ikutan dan ga banyak programmernya, maka jadilah Google mengundang murid - murid untuk ikutan jadi programmer dan mengimplementasikan fitur - fitur buat masing - masing organisasi open source dan free software tersebut. Istilah kerennya, Google membayar mahasiswa untuk ikutan membantu LSM.

Posted in eBlogari | 8 Comments

Friday, May 2nd, 2008

Bekerja di Kapal Pesiar - Persiapan Teknis

 

Klik disini untuk melihat semua tulisan ttg kapal pesiar

Setelah mempersiapkan hal-hal non-teknis maka berikutnya adalah mempersiapkan hal2 teknis terutama yang berkaitan dengan skill. Berikut ini beberapa hal yang kiranya bisa menjadi tambahan pengetahuan terutama bagi pemula yang ingin berburu kesempatan bekerja dikapal pesiar.

1. Communication Skill. Bahasa Inggris masih menjadi ’senjata utama’ dan syarat mutlak yang harus dikuasai sebelum melamar bekerja di kapal pesiar. Kemampuaan Bahasa Inggris disini tidak semata2 karena sudah kursus dan mendapat sertifikat tetapi sejauh mana bahasa itu dikuasai dan dijiwai sebagai suatu alat komunikasi. Seorang sarjana sastra inggrispun belum tentu punya skill komunikasi yang bagus. Crew kapal berasal dari berbagai negara dimana bahasa Inggrisnya agak berbeda dengan yang biasa kita pelajari di tempat kursus/sekolah/bangku kuliah. Be smart dalam memilih tempat kursus dan prakteklah lebih banyak, jangan terlalu pusing dengan masalah tata bahasa.

2. Job Skill. Kapal pesiar sering diistilahkan dengan floating hotel (hotel terapung) jadi lowongan2 yang tersedia di kapal pesiar sangat similar dengan posisi2 pada hotel2 di darat. Pendek kata, lowongannya sebagian besar hotel related jobs. Secara umum, crew yang berasal dari Indonesia biasanya menempati posisi2 pada department Food Beverages (waiter, bartender, cook, steward, bushboy etc) dan department Housekeeping. Ada juga beberapa di Front House dan juga bagian teknisi. Dengan mengetahui lowongan2 apa yh umumnya tersedia maka sejak dini kita bisa mempersiapkan diri untuk mengasah skill di bidang tersebut baik itu melalui kursus2 kapal pesiar atapun ikut program2 D1/D2 perhotelan.

3. Job Training. Satu2nya kesempatan untuk mempraktekkan segala yang didapat di sekolah adalah dengan cara mengikuti on the job training di hotel2. Disinilah saatnya untuk menerapkan dan belajar mengenal bagaimana sebenarnya lingkungan kerja di hotel itu. Di samping itu, sertifikat job training akan sangat membantu sebagai pelengkap dalam surat lamaran. No matter bagaimana bagusnya angka2 pada ijasah sekolah perhotelan anda kalau tidak didukung oleh pengalaman kerja (at least job training), semua itu akan menjadi kurang meyakinkan. Bagi yang sedang memikirkan untuk ikut program D1/D2 di sekolah2 perhotelan sebaiknya ditanyakan dulu apakah ada program magang atau training di hotel.

4. Swimming Skill. Sudahkah anda bisa berenang dilaut? Jika ragu ada baiknya coba dulu berenang di laut bukan di kolam apalagi di empang hehe. Kemampuan renang adalah salah satu syarat survival.

5. Kelengkapan Administrasi. Dimanapun melamar pekerjaan, syarat administrasi pasti ada. Begitu juga melamar pekerjaan di kapal pesiar. Secara umum yang perlu dipersiapkan adalah
- Surat Lamaran (dalam bahasa Inggris)
- CV (dalam bahasa Inggris)
- Copy ijasah terakhir
- Sertifikat sekolah perhotelan
- Sertifikat pengalaman kerja/on the job training
- Sertifikat Bahasa Inggris
- SKCK dari kepolisian
- dan dokumen2 pendukung lainnya.

Setelah kelima hal diatas dipersiapkan dengan matang maka saatnya untuk mulai berburu lowongan kerja di kapal pesiar. Pada postingan selanjutnya kita akan sama2 belajar trik2 berburu lowongan kapal pesiar.

Posted in kapal pesiar | 11 Comments

« Older Entries Newer Entries »