Archive for May, 2008

Thursday, May 15th, 2008

Untuk Pengunjung dan Pelanggan RSS Devari

Permakluman!

Dear pengunjung dan pelanggan RSS Devari yang tercinta,

Tanpa mengurangi kualitas dan jati diri dari kontent2 utama dalam blog saya selama ini, baik itu coretan2 tentang Bali dan budayanya, pengalaman2 di Karibia dan cerita2 ringan lainnya maka dengan ini saya permaklumkan bahwa saya akan sesekali mengisi blog ini dengan postingan2 yang sedikit atau kurang nilai idealismenya. Pasti ngerti maksud saya. Sebenarnya ada keraguan dan sedikit merasa takut ditinggalkan pembaca tapi saya ingin sekali mencoba. Saya akan berusaha untuk tidak sampai mengorbankan kenyamanan pengunjung (dg cara membatasi diri) karena saya percaya sebuah blog personal akan terasa hambar tanpa sapaan sang pemberi komentar.

Thanks berat.

Posted in blogging | 6 Comments

Wednesday, May 14th, 2008

Salahkah jika Blog jadi Komersial?

Sebuah email masuk ke inbox saya, wah kok ada iklan2 sekarang blognya? Saya yakin setiap blogger mempunyai cara, motivasi dan teknis masing2 dalam ngeblog. Entah itu bernama idealisme, cita2 ataupun hanya sekedar coretan ego di kepala. Blogger yang satu dengan yang lain tentunya juga mempunyai keunikan dan cara tersendiri dalam menyampaikan idenya dalam sebuah tulisan di blog, entah itu dipengaruhi oleh kemampuan, interest dan juga segala drama yang terjadi di sekitar si blogger tersebut.

Pun dengan saya. Pada saat mulai ngeblog September 2007, sebuah idealisme menginspirasi saya waktu itu. Karena banyaknya teman2 kerja yang meminta tolong untuk troubleshooting masalah laptop maka sayapun membuat tulisan2 di blog ttg satu problem dan pemecahannya sehingga jika next time ada yg bertanya ttg hal yang sama maka tinggal saya suruh untuk lihat di blog.

Berikutnya saya ‘bertemu’ dengan Mas Anton dan beliau ngajak ngabung di milis Bali Blogger Community. Dari sini saya mulai interaksi dengan teman2 sesama blogger di Bali yang tergabung dalam satu komunitas. Seringnya ‘bergaul’ dengan blogger Bali membuat saya tertarik untuk membuat tulisan2 menyangkut Bali dengan segala budayanya. Coretan2 tersebut tentu saja berdasarkan kemampuan saya sebagai orang Bali dalam memahami dan menginterpretasi dunia Bali dengan segala keunikannya. Juga, narsispun tak terbendung untuk share hal2 yg terjadi di Karibia, di mana saya bekerja sekarang.

Seiring waktu maka sayapun mulai mengetahui bahwa ternyata kita bisa ‘mendayagunakan’ sebuah blog untuk kepentingan komersial (baca: mencari uang) entah itu dengan iklan manual, cara adsense, paid review dan sejenisnya. Saya tahunya dari informasi sesama blogger di Bali dan juga dari Mas Cosa Aranda. Waktu pertama bikin blog dulu, jangankan tahu tentang hal2 komersil ini, menuangkan satu ide ke dalam sebuah tulisanpun rasanya tersendat2.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah salah jika sebuah blog, yg sebelumnya what so called blog personal yg penuh idealisme, mengarah ke arah komersial? Apakah akan menjadi sebuah ‘dosa moral’ jika misalnya pasang iklan di blog, entah itu banner, adsense ataupun postingan paid review? Jawabannya tentu beda2 tergantung sudut pandang blogger itu sendiri. Saya sendiri mengalami hal ini dan ada kecenderungan untuk coba2 hal2 komersial di blog saya. Namanya juga usaha. I think it is still OK, tentunya dengan satu catatan penting: bahwa saya tidak akan kehilangan ‘jati diri’ dalam tulisan2 di blog saya seperti yang pengunjung kenal selama ini. Sekaligus kabar-kabari juga bahwa mungkin nanti sekali2 saya pakai blog ini untuk post paid review. Buat pengirim email, thanks atas appresiasinya. Saya masih seorang Devari dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Posted in blogging | 21 Comments

Tuesday, May 13th, 2008

Gelang Uli Karibia, Ada yang Mau?

Saya yakin sebagian besar orang Bali (semua?) sudah familiar dengan gelang uli, atau paling tidak pernah melihat/mendengar tentang gelang uli tersebut. Gelang Uli terbuat dari akar/batang pohon uli yang sangat lentur dan tidak mundah patah dan umumnya berwarna hitam. Yang saya tahu bahasa Indonesianya adalah akar bahar.

Di Bali, gelang uli ini sangat populer karena dipercaya mempunyai khasiat tertentu misalnya penolak bala, penolak black magic (leak) dan bahkan dipercaya bisa menyeimbangkan molekul2 dalam tubuh manusia sehingga bisa mengurangi beberapa penyakit medis semacam sakit otot/sakit pinggang. Dulu yang memakai gelang uli ini biasanya anak kecil/bayi sebagai perlindungan spiritual dan juga paranormal namun sekarang sudah sangat lumrah di Bali penggunaannya. Bahkan sekarang design gelang uli sudah dicampur dengan logam mulia semacam emas sehingga menjadi artistik.

gelang-uli.jpg

Harga gelang uli/bahan uli sangat mahal di Bali. Pernah dulu di banjar saya ada yang mendapat akar uli saat mancing di laut. Akar ulinya sangat special karena berwarna hijau (dikenal dengan nama uli gadang) dan laku dijual seharga Rp. 18 juta. Di pasar2 tradisional Bali, akar uli gadang dihargai sampai 3 juta per 1 cm (untuk mata cincin).

Nah yang membuat saya takjub adalah ternyata di Karibia banyak sekali bertebaran akar2 uli di pantai dan sama sekali tidak ada nilainya bagi orang lokal. Akar2 uli itu benar2 asli, original dan belum tersentuh dunia luar. Akibatnya bisa ditebak, teman2 dari Bali yang bekerja disini pada asyik berburu dan koleksi akar uli untuk dibawa pulang ke Bali. Seorang teman saya bahkan sampai ngalih dewasa ayu (cari hari baik) dulu sebelum berburu akar2 uli di pantai Karibian. Jenisnya beragam, ada uli hitam, uli putih dan juga uli gadang. Ada yang berminat?

Posted in Intermezzo, Karibia | 41 Comments

Monday, May 12th, 2008

Kain Sarung Milik Siapa?

Cash Cab adalah salah satu acara televisi favorit saya. Sebuah quiz yang bersetting di sebuah taxi di kota New York. Ben Beley, sang pembawa acara yang juga sekaligus sebagai pengemudi taxi Cash Cab itu, akan berkeliling kota New York dan mengambil penumpang secara acak. Begitu penumpang masuk ke dalam taksi maka akan dibuat surprise karena ternyata mereka otomatis jadi peserta quiz dan masuk TV.

cashcab.jpg

Acara quiz yang ditayangkan Discovery Channel ini memang sangat menarik, terutama karena ada unsur reality shownya ditambah juga pertanyaan2nya yang memang bagus untuk nambah wawasan. Acara ini tak pernah saya lewatkan.

Beberapa hari yang lalu ada satu pertanyaan dan jawaban dalam acara ini yang membuat saya tergelitik. Kepada peserta, sang supir sekaligus pembawa acara ini bertanya sarung (sarong) itu sebenarnya dari mana dan pakaian tradisional negara apa. Peserta quiz itupun menjawab Malaysia. Saya yang sedari tadi nonton bareng istri tentu saja berteriak2 Indonesia. Sarung itu (kamen) berasal dari Indonesia. Ternyata saya salah, dikatakan jawaban yang benar adalah bahwa sarung itu officially berasal dari Malaysia dan memang merupakan pakaian tradisional mereka.

Yang benar yang mana? Punya Indonesia atau punya Malaysia? Jangan2 …

Posted in Intermezzo | 22 Comments

Sunday, May 11th, 2008

Contoh Offer Letter Kapal Pesiar

Klik disini untuk melihat semua tulisan ttg kapal pesiar

Offer letter bisa diibaratkan sebagai sebuah surat sakti yang menjadi jaminan bahwa kita memang sudah masuk dan lolos untuk bekerja di kapal pesiar. Biasanya offer letter dikirimkan beberapa hari sebelum tanggal keberangkatan. Adanya offer letter juga bisa dijadikan acuan sehingga tidak ragu lagi untuk masalah bayar membayar dengan agent. Berikut ini contoh offer letter pada saat saya apply online di sebuah agency based di Bristol, UK.

Dear Made,

Thank you for taking the time from your schedule to participate in the telephone interview.

On behalf of your employer, Hxx Bxx Limited, we take great pleasure in confirming their offer to you of a position as Sxx Axx on xxx cruise ships. This offer is conditional on our receiving 2 satisfactory references from your previous & current employer.

Please find enclosed a letter to support your application for a C1D Visa, you will need to make an appointment by calling The American Embassy in your country of residence. (Although there is a ship’s name on the form, this is not an indication of which ship you will be joining, it is merely information that has been provided to assist your application. The same applies to the length of the contract. Whilst a 12 month period is indicated on the letter, your contract will be for between six and eight months.)

During your interview you were informed of the certificates you will be required to obtain: PST (Basic Sea Survival STCW95), Crowd Management (STCW95), Norwegian Maritime Directorate Medical and Yellow Fever Vaccination. Please forward copies once you have obtained these.

In order for you to obtain your PST (Basic Sea Survival STCW95) & Crowd Management (STCW95) you will need to call the Directorate General of Sea Communications, Gedung Karya Lantai 12 s/d 17, Jl. Medan Merdeka Barat No. 8, Jakarta 10110. tel.: +6221 344 7017,381 3269 or 1308 ext 4209,4223,4227 to see where they do these courses in your country.

In order to obtain the Norwegian Maritime Directorate Medical, you will need to contact Dr. Nusye Edithe Zamsiar, Maritime Medical Centre, Klinik Rajawali Lestari Kondominium, Jl. Senen Raya No. 66, Jakarta 10410, tel/fax: +62 21 3440039

Please find enclosed an application form for a British Seaman’s Discharge Book (in case you can not obtain the one from Indonesia), of which we will also need a photocopy when it has been returned to you. You must have your 2 photographs and a copy of your passport countersigned by the same person who completes section F, this person must be of a social standing such as GP or solicitor, for further details please refer to guidance notes.

Please confirm to us in writing by return your acceptance of this position and of your understanding of the next steps to be undertaken.

If, in the meantime, we can be of any further assistance to you then please do not hesitate to contact us.

Congratulations and best regards,

Fran Gower
Retail Recruitment

2008 May | Devari's Corner - Part 3

Archive for May, 2008

Thursday, May 15th, 2008

Untuk Pengunjung dan Pelanggan RSS Devari

Permakluman!

Dear pengunjung dan pelanggan RSS Devari yang tercinta,

Tanpa mengurangi kualitas dan jati diri dari kontent2 utama dalam blog saya selama ini, baik itu coretan2 tentang Bali dan budayanya, pengalaman2 di Karibia dan cerita2 ringan lainnya maka dengan ini saya permaklumkan bahwa saya akan sesekali mengisi blog ini dengan postingan2 yang sedikit atau kurang nilai idealismenya. Pasti ngerti maksud saya. Sebenarnya ada keraguan dan sedikit merasa takut ditinggalkan pembaca tapi saya ingin sekali mencoba. Saya akan berusaha untuk tidak sampai mengorbankan kenyamanan pengunjung (dg cara membatasi diri) karena saya percaya sebuah blog personal akan terasa hambar tanpa sapaan sang pemberi komentar.

Thanks berat.

Posted in blogging | 6 Comments

Wednesday, May 14th, 2008

Salahkah jika Blog jadi Komersial?

Sebuah email masuk ke inbox saya, wah kok ada iklan2 sekarang blognya? Saya yakin setiap blogger mempunyai cara, motivasi dan teknis masing2 dalam ngeblog. Entah itu bernama idealisme, cita2 ataupun hanya sekedar coretan ego di kepala. Blogger yang satu dengan yang lain tentunya juga mempunyai keunikan dan cara tersendiri dalam menyampaikan idenya dalam sebuah tulisan di blog, entah itu dipengaruhi oleh kemampuan, interest dan juga segala drama yang terjadi di sekitar si blogger tersebut.

Pun dengan saya. Pada saat mulai ngeblog September 2007, sebuah idealisme menginspirasi saya waktu itu. Karena banyaknya teman2 kerja yang meminta tolong untuk troubleshooting masalah laptop maka sayapun membuat tulisan2 di blog ttg satu problem dan pemecahannya sehingga jika next time ada yg bertanya ttg hal yang sama maka tinggal saya suruh untuk lihat di blog.

Berikutnya saya ‘bertemu’ dengan Mas Anton dan beliau ngajak ngabung di milis Bali Blogger Community. Dari sini saya mulai interaksi dengan teman2 sesama blogger di Bali yang tergabung dalam satu komunitas. Seringnya ‘bergaul’ dengan blogger Bali membuat saya tertarik untuk membuat tulisan2 menyangkut Bali dengan segala budayanya. Coretan2 tersebut tentu saja berdasarkan kemampuan saya sebagai orang Bali dalam memahami dan menginterpretasi dunia Bali dengan segala keunikannya. Juga, narsispun tak terbendung untuk share hal2 yg terjadi di Karibia, di mana saya bekerja sekarang.

Seiring waktu maka sayapun mulai mengetahui bahwa ternyata kita bisa ‘mendayagunakan’ sebuah blog untuk kepentingan komersial (baca: mencari uang) entah itu dengan iklan manual, cara adsense, paid review dan sejenisnya. Saya tahunya dari informasi sesama blogger di Bali dan juga dari Mas Cosa Aranda. Waktu pertama bikin blog dulu, jangankan tahu tentang hal2 komersil ini, menuangkan satu ide ke dalam sebuah tulisanpun rasanya tersendat2.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah salah jika sebuah blog, yg sebelumnya what so called blog personal yg penuh idealisme, mengarah ke arah komersial? Apakah akan menjadi sebuah ‘dosa moral’ jika misalnya pasang iklan di blog, entah itu banner, adsense ataupun postingan paid review? Jawabannya tentu beda2 tergantung sudut pandang blogger itu sendiri. Saya sendiri mengalami hal ini dan ada kecenderungan untuk coba2 hal2 komersial di blog saya. Namanya juga usaha. I think it is still OK, tentunya dengan satu catatan penting: bahwa saya tidak akan kehilangan ‘jati diri’ dalam tulisan2 di blog saya seperti yang pengunjung kenal selama ini. Sekaligus kabar-kabari juga bahwa mungkin nanti sekali2 saya pakai blog ini untuk post paid review. Buat pengirim email, thanks atas appresiasinya. Saya masih seorang Devari dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Posted in blogging | 21 Comments

Tuesday, May 13th, 2008

Gelang Uli Karibia, Ada yang Mau?

Saya yakin sebagian besar orang Bali (semua?) sudah familiar dengan gelang uli, atau paling tidak pernah melihat/mendengar tentang gelang uli tersebut. Gelang Uli terbuat dari akar/batang pohon uli yang sangat lentur dan tidak mundah patah dan umumnya berwarna hitam. Yang saya tahu bahasa Indonesianya adalah akar bahar.

Di Bali, gelang uli ini sangat populer karena dipercaya mempunyai khasiat tertentu misalnya penolak bala, penolak black magic (leak) dan bahkan dipercaya bisa menyeimbangkan molekul2 dalam tubuh manusia sehingga bisa mengurangi beberapa penyakit medis semacam sakit otot/sakit pinggang. Dulu yang memakai gelang uli ini biasanya anak kecil/bayi sebagai perlindungan spiritual dan juga paranormal namun sekarang sudah sangat lumrah di Bali penggunaannya. Bahkan sekarang design gelang uli sudah dicampur dengan logam mulia semacam emas sehingga menjadi artistik.

gelang-uli.jpg

Harga gelang uli/bahan uli sangat mahal di Bali. Pernah dulu di banjar saya ada yang mendapat akar uli saat mancing di laut. Akar ulinya sangat special karena berwarna hijau (dikenal dengan nama uli gadang) dan laku dijual seharga Rp. 18 juta. Di pasar2 tradisional Bali, akar uli gadang dihargai sampai 3 juta per 1 cm (untuk mata cincin).

Nah yang membuat saya takjub adalah ternyata di Karibia banyak sekali bertebaran akar2 uli di pantai dan sama sekali tidak ada nilainya bagi orang lokal. Akar2 uli itu benar2 asli, original dan belum tersentuh dunia luar. Akibatnya bisa ditebak, teman2 dari Bali yang bekerja disini pada asyik berburu dan koleksi akar uli untuk dibawa pulang ke Bali. Seorang teman saya bahkan sampai ngalih dewasa ayu (cari hari baik) dulu sebelum berburu akar2 uli di pantai Karibian. Jenisnya beragam, ada uli hitam, uli putih dan juga uli gadang. Ada yang berminat?

Posted in Intermezzo, Karibia | 41 Comments

Monday, May 12th, 2008

Kain Sarung Milik Siapa?

Cash Cab adalah salah satu acara televisi favorit saya. Sebuah quiz yang bersetting di sebuah taxi di kota New York. Ben Beley, sang pembawa acara yang juga sekaligus sebagai pengemudi taxi Cash Cab itu, akan berkeliling kota New York dan mengambil penumpang secara acak. Begitu penumpang masuk ke dalam taksi maka akan dibuat surprise karena ternyata mereka otomatis jadi peserta quiz dan masuk TV.

cashcab.jpg

Acara quiz yang ditayangkan Discovery Channel ini memang sangat menarik, terutama karena ada unsur reality shownya ditambah juga pertanyaan2nya yang memang bagus untuk nambah wawasan. Acara ini tak pernah saya lewatkan.

Beberapa hari yang lalu ada satu pertanyaan dan jawaban dalam acara ini yang membuat saya tergelitik. Kepada peserta, sang supir sekaligus pembawa acara ini bertanya sarung (sarong) itu sebenarnya dari mana dan pakaian tradisional negara apa. Peserta quiz itupun menjawab Malaysia. Saya yang sedari tadi nonton bareng istri tentu saja berteriak2 Indonesia. Sarung itu (kamen) berasal dari Indonesia. Ternyata saya salah, dikatakan jawaban yang benar adalah bahwa sarung itu officially berasal dari Malaysia dan memang merupakan pakaian tradisional mereka.

Yang benar yang mana? Punya Indonesia atau punya Malaysia? Jangan2 …

Posted in Intermezzo | 22 Comments

Sunday, May 11th, 2008

Contoh Offer Letter Kapal Pesiar

Klik disini untuk melihat semua tulisan ttg kapal pesiar

Offer letter bisa diibaratkan sebagai sebuah surat sakti yang menjadi jaminan bahwa kita memang sudah masuk dan lolos untuk bekerja di kapal pesiar. Biasanya offer letter dikirimkan beberapa hari sebelum tanggal keberangkatan. Adanya offer letter juga bisa dijadikan acuan sehingga tidak ragu lagi untuk masalah bayar membayar dengan agent. Berikut ini contoh offer letter pada saat saya apply online di sebuah agency based di Bristol, UK.

Dear Made,

Thank you for taking the time from your schedule to participate in the telephone interview.

On behalf of your employer, Hxx Bxx Limited, we take great pleasure in confirming their offer to you of a position as Sxx Axx on xxx cruise ships. This offer is conditional on our receiving 2 satisfactory references from your previous & current employer.

Please find enclosed a letter to support your application for a C1D Visa, you will need to make an appointment by calling The American Embassy in your country of residence. (Although there is a ship’s name on the form, this is not an indication of which ship you will be joining, it is merely information that has been provided to assist your application. The same applies to the length of the contract. Whilst a 12 month period is indicated on the letter, your contract will be for between six and eight months.)

During your interview you were informed of the certificates you will be required to obtain: PST (Basic Sea Survival STCW95), Crowd Management (STCW95), Norwegian Maritime Directorate Medical and Yellow Fever Vaccination. Please forward copies once you have obtained these.

In order for you to obtain your PST (Basic Sea Survival STCW95) & Crowd Management (STCW95) you will need to call the Directorate General of Sea Communications, Gedung Karya Lantai 12 s/d 17, Jl. Medan Merdeka Barat No. 8, Jakarta 10110. tel.: +6221 344 7017,381 3269 or 1308 ext 4209,4223,4227 to see where they do these courses in your country.

In order to obtain the Norwegian Maritime Directorate Medical, you will need to contact Dr. Nusye Edithe Zamsiar, Maritime Medical Centre, Klinik Rajawali Lestari Kondominium, Jl. Senen Raya No. 66, Jakarta 10410, tel/fax: +62 21 3440039

Please find enclosed an application form for a British Seaman’s Discharge Book (in case you can not obtain the one from Indonesia), of which we will also need a photocopy when it has been returned to you. You must have your 2 photographs and a copy of your passport countersigned by the same person who completes section F, this person must be of a social standing such as GP or solicitor, for further details please refer to guidance notes.

Please confirm to us in writing by return your acceptance of this position and of your understanding of the next steps to be undertaken.

If, in the meantime, we can be of any further assistance to you then please do not hesitate to contact us.

Congratulations and best regards,

Fran Gower
Retail Recruitment

Posted in kapal pesiar | 10 Comments

« Older Entries Newer Entries »