6 Sebab Saya Tidak Ingin Menjadi Orang Bali

Tuesday, July 29th, 2008

1. Karir tidak bisa maju. Menjadi orang Bali adalah salah satu penghambat karir saya di dunia kerja di Bali. Sudah beberapa tahun saya bekerja di perusahaan swasta tapi karir mentok karena boss bilang saya tidak bisa bekerja secara professional terutama yang berkaitan dengan managemen waktu. Tidak kerja karena upacara ini, tidak kerja karena upacara itu. Ritual agama selalu menjadi excuse yang ampuh di Bali bagi para pekerja. Andai saja saya bukan orang Bali, tentu karir saya sudah melesat seperti roket.

2. Matipun kena masalah. Adat istiadat di Bali sangat kuat yang tentunya di pengaruhi oleh nafas Hindu. Bahkan beberapa hukum adat begitu kental hingga sampai matipun orang Bali tidak bisa menghindarinya. Contohnya adalah hukum dikucilkan dan hukuman tidak boleh memakai setra alias tempat pemakaman bagi masyarakat adat Bali. Sungguh menakutkan bagi orang Bali jika sampai kena hukum adat tidak boleh memakai tempat pemakaman. Mau ngubur dimana? There is no such pemakaman umum di Bali.

3. Jetlag budaya Bali akibat lama merantau. Sejak SMP saya sudah merantau dari daerah kelahiran. Praktis hanya sampai SD saya bisa berbaur dengan orang2 sebanjar di tanah kelahiran. Sekarang saya seperti mengalami jetlag budaya Bali. Setiap pulang kampung saya merasa menjadi orang asing. Suatu saat saya harus kembali ke tanah kelahiran, masuk banjar dan terlibat didalamnya. Apa yang harus saya lakukan? Saya tidak bisa bertani karena kelamaan jadi kuli, saya tidak bisa menjadi nelayan karena saya terbiasa hidup di kota dan pergi ke swalayan. Saya tidak bisa basa basi khas orang desa karena terbiasa hidup gaya individu di kota. Saya tidak bisa ngilit sate (bikin sate), saya tidak bisa bikin sanggah cucuk dll.

4. I hate dunia klenik. Saya bukannya penganut paham atheis tapi saya juga tidak terlalu nge-fans dengan dunia klenik ala orang Bali yang terlalu mendominasi kehidupan sosialnya. Perhiasan hilang, pergi ke balian cari petunjuk lalu bikin upacara. Yang ada tambah bangkrut karena perhiasan tetap tak kembali dan malah tambah keluar biaya untuk upacara. Keluarga sakit, wah pasti kena sihir tetangga sebelah lalu pergi ke balian sakti mencari sesabukan alias pelindung diri.

5. Saya tetap miskin. Menjadi orang Bali yang biasa2 saja maka dijamin tetap miskin, kecuali punya warisan tanah dan dijual. Kenapa? Terlalu banyak upacara agama dan upacara budaya yang pelaksanaannya sudah jauh menyimpang dari esensi semula. Biaya menikah orang Bali sekarang 70an juta rupiah, upacara potong gigi juga puluhan juga. Buat sanggah dirumah puluhan juta, upacara peresmian sanggah juga puluhan juta. Gimana ga miskin?

6. Transfer dosa. Tidak ada istilah ‘bayi yang tak berdosa’ bagi orang Bali. Semua manusia bagitu lahir sudah punya dosa karena dengan terlahir saja itu merupakan sebuah dosa yg disebut dengan Punarbawa. Lahir kembali/reinkarnasi adalah karena dosanya masih. Jika sudah tak punya dosa maka akan menyatu dengan Tuhan, katanya. Belum lagi ditambah dengan dosa warisan alias sancita karmaphala. Karma yang dinikmati sekarang karena dosa pada kehidupan terdahulu. Makanya saya ingin tidak menjadi orang Bali dan ingin menjadi seperti bule saja. Tidak beragama tapi percaya Tuhan. Bisakah dosa2 saya sebagai orang Bali ditransfer jika saya sudah tidak menjadi orang Bali?

Artikel Lain

Posted in satire Follow responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

52 Responses to “6 Sebab Saya Tidak Ingin Menjadi Orang Bali”

  1. artana INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    Memang ditakdirkan seperti itu bli..he..he.

    Menjadi orang Bali memang kadang susah tapi kadang membanggakan juga.

    artana’s last blog post..Pilih Baja Atau Beton?

    yoi Bli :)
    point2 diatas adalah beberapa pemikiran beberapa orang Bali (at least yg ada disekitar saya) ttg eksistensi menjadi orang Bali
    lagi nunggu blogger yang mau bikin point2 sebab saya ingin menjadi orang Bali (kebalikan) :)

  2. nita UNITED STATES Windows Vista Internet Explorer 7.0 Says:

    wow, ternyata ribet ya jadi orang bali. disatu sisi adat kerap memberatkan, tapi di sisi lain jika gak diikuti bisa tersingkir dr lingkungan.

    apa adat di bali gak mulai berubah seiring kemajuan jaman? maksudnya di ‘pangkas’ sana sini, misalnya spt upacara pernikahan dan kematian yg menelan biaya besar itu dibikin ringkas dan praktis agar meringankan dr segi biaya dan waktu.

    tapi gak kamu sendiri kok yg begitu. menurutku banyak orang indonesia yg frustrasi krn adat, belon lagi konflik yg ditimbulkan oleh adat itu sendiri. aku juga gak betah dengan adat, bukan krn sok2an, tapi krn banyak adat yg mengekang dan menggurui. mau ini itu salah semua. memang ada enaknya tinggal di luar indonesia, urusan sama adat jadi minimal

    nita’s last blog post..PENGAMANAN ISTANA NEGARA

    dipangkas sana sini pasti bisa mbak nita, yg jadi masalah adalah kuatnya pengaruh sosial (baca: show of force nya selalu lebih besar) sehingga sering menjadi ajang jor joran

  3. ianbali INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    Waduh… ribet sekali bli…. baru tau saya…. salam

    ianbali’s last blog post..Kok mirip yah !

  4. balibuddy INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.9 Says:

    Waks! bersiap menghadapi tantangan jaman, perlu proses….Tradisi dan Agama harus dicermati !!

    balibuddy’s last blog post..Budaya Hindhu Bali

  5. anima INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    posted under satire, *figures* :))

    anima’s last blog post..SMASTA Reunion

  6. Dek Didi INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    Nak seken ne bli?
    Saya akan tulis kebalikannya, hehehehehe

    Dek Didi’s last blog post..Knol, Google Berniat Saingi Wikipedia???

  7. aRya INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.14 Says:

    kalo masalah ini sudah dari dulu bli
    tapi kalo punya usut-usut
    berarti bli nyesel ne jadi orang bali
    wah kalo ntar semua kayak gni lama2
    umat hindu akan menipis dan bahkan gak ada lagi yang mau
    saya yakin bli
    setiap hal ada positif negatifnya
    so kita harus bersukur atas pa
    yang diberikan oleh tuhan

    bukannya sok ngajarin wheheeh

  8. pandebaik INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0 Says:

    Sejauh ini saya gak pernah merasa menyesal lahir dan menjadi orang Bali, ditengah tuntutan karir ataupun gelimangan Dollar, Bli. Karena toh itu sudah resiko yg saya terima dan saya gak bisa milih saat akan dilahirkan. Bersyukur pula, saya malah lebih sering berpikir, gak ada gunanya saya menyesali semua ini, lebih baik berpikir bagaimana peran saya dalam dunia Bali ini bisa sedikit lebih berguna dari hari kemarin.
    Karir gak maju ? gak juga Bli. setidaknya hidup saya sudah lebih baik dari hari kemarin. bukankah itu juga namanya kmajuan, Bli ? :)
    Apabila Mati saya bermasalah nanti, toh masih ada krematorium.
    Jetlag budaya Bali ? pelan tapi pasti, rata2 akan mendambakan situasi praktis saat upacaranya. jadi, cuek aja Bli.
    Klenik ? biasanya ditempuh apabila jalur medis tak mampu memecahkan masalah Bli, gak nyalahin juga rata2 masih percaya klenik, karena sejak orang Bali dilahirkan (termasuk saya dan Bli), sudah berkaitan dgn itu semua. (upacara 1 bulan 7 hari, nelu bulanin sampai otonan)
    anyway, sisa 2 lagi pun pendapat saya masih sama Bli. dan kalaupun boleh, saat dilahirkan kembali nanti, sayapun tetap ingin lahir sebagai orang Bali. Keto malu Bli Made Bagus… :) komen saya kepanjangan nih….

    pandebaik’s last blog post..Adsense untuk pandeividuality.net ? kandas juga akhirnya

  9. dipoetraz INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.4 Says:

    wew.. berat banget neh… tiang rasa semuanya point tersebut benar, namun terlepas dari kebenaran yang menyusahkan tersebut, masih banyak yang lebih membanggakan sebagai orang bali, walaupun tiang tidak bisa menyebutkan apa saja itu, tapi sebagai orang bali tiang merasakan ada rasa yang lebih dalam hubungan tiang dengan Tuhan.

    dipoetraz’s last blog post..Lempuyang Luhur

  10. dani INDONESIA Gentoo Linux Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    dibuat versi utk di .info-nya sptnya sangat amat menarik jg..
    “berkarir sbg org bali”
    sampe2 nyari pembantu RT jgn org bali, banyak plg kampungnya :(
    dani’s last blog post..Elearning Indonesia melalui Inisiatif Edufiesta

  11. tc INDONESIA Windows XP Internet Explorer 7.0 Says:

    ah masa seh sampe segitunya??
    btw nulis kayak gini apa gak takut diprotes sama seluruh orang2 bali??

    Bali tu keren lagi, termasuk dengan sluruh adat budayanya…
    :)
    tc’s last blog post..I’m Sorry…. Goodbye

  12. devari UNITED STATES Mac OS X Mozilla Firefox 2.0.0.14 Says:

    tc, orang2 Bali khan bukan FPI :)

  13. pandebaik INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0 Says:

    Sejauh ini blom pernah ada yg rame2 cuma gara2 tulisan di Blog deh… kcuali si Oi Uyo aja. :)
    pandebaik’s last blog post..Turut Berduka : Kebakaran Yudistira

  14. okanegara INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    wah benar sekali, kenyataannya memang sering kali seperti ini. tapi jangan sampai membuat tidak suka jadi orang bali dong…karena sebenarnya konsep-konsep dan tradisi luhur bali itu yang perlu kita junjung lagi. kebersamaan, rendah hati, saling peduli sesama, trihitakarana,dll.pergeseran dan trasisisi jaman yang membuat semuanya jadi tidak bisa diterapkan.

    okanegara’s last blog post..Life Award 2008!

  15. Putu Adi INDONESIA Windows XP Internet Explorer 6.0 Says:

    Jangan dipikir bli jalanin aja…
    Yadnya is the way out.

  16. devari UNITED STATES Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    All,

    Thanks atas respondnya. Apa yang saya paparkan diatas adalah bersifat self-satire, pergumulan di dalam otak beberapa manusia Bali yang terekam dari lingkungan sekitar.

    Terlepas dari segala gemah ripah loh jinawi menjadi orang Bali, harus kita akui bahwa ternyata ada sisi2 nagatif dari kita yang seakan berontak ketika sosio kultural kita sebagai orang Bali berbenturan dengan what so called modernisasi yg kita jalani.

    postingan diatas tersebut sekali merupakan ‘pertarungan internal’ ketika suatu saat kita bertanya pada diri sendiri ttg eksistensi sebagai manusia Bali.

    hal2 positif menjadi orang Bali tentu sangat banyak dan sangat mudah kita temui, salah2 kita bisa terlena dengan segala propaganda yg adi luhung tersebut, nah saya bermaksud menggelitik nurani kita bahwa di balik semua keindahan itu ada sisi2 seperti point2 diatas

    thanks to you all

  17. Artha INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    itulah tantangan sebagai Orang Bali, jangan minta enaknya saja, dan yang lebih aneh lagi di sini komen harus pinter matematika

    Artha’s last blog post..Sarapan Yuk

    hehehe terpaksa kasi matematika karena sejak ikut SR, serangan spam gencar banget

  18. dian UNITED STATES Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    hwhahahhhaa baruuuu aja beberapa hari lalu aku ngobrol ke suami : harusnya dijaman susah gini, orang2x di bali ngirit, dg cara ngurangi upacara hikhik

    dian’s last blog post..Grand Canyon

    wish they were able :(

  19. Sinta INDONESIA Ubuntu Linux Mozilla Firefox 2.0.0.14 Says:

    Ada plus minus lah…. :)
    Nikmati aja…..

    Sinta’s last blog post..Kaisar Chenghua (Zhu Jianshen)

  20. budarsa INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    benar bli, memang banyak orang bali sekarang merasa terasing di tanahnya sendiri…
    satir yang benar2 menyindir… :D
    budarsa’s last blog post..Yang cantik,yang susah?

  21. aRya INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.7 Says:

    wah maav ney bli
    klo koment saya seperti itu
    wheheeh
    damai………….!!!!!!!

  22. ick INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0 Says:

    nasib…. tapi saya tetap bangga menjadi orang bali… biarpun hidup susah melulu…

    ick’s last blog post..Dan Akhirnya?.

  23. viar INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    tinggal ditimbang-timbang aja, mana yg lebih banyak enak ato nggaknya :P
    viar’s last blog post..10 Film Sejarah Hollywood yang ternyata Lebai

  24. Hendra W Saputro INDONESIA Windows Vista Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    Bli, kita tdk bisa memilih utk lahir menjadi orang mana. Andai saya diperbolehkan memilih, maka saya akan cari yang terbaik buat kehidupan saya. Yang ada sekarang adalah menjadikan apa yg sudah ada itu menjadi tantangan. Mampukah kita survive ditengah yang ada itu. Saya yakin, adat itu mempunyai tujuan yang baik. Tinggal menyikapinya saja menjadi tindakan yang positif. Meski saya bukan orang bali, tapi saya bangga jadi warga bali. :) Peace of mind Bli hehehe.

    Hendra W Saputro’s last blog post..Improve Firefox performance by enabling HTTP pipelining

  25. wira INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    ada benarnya…

    kayaknya disini berlaku hukum relativitas :-)
    wira’s last blog post..Short Semester At Stikom Bali

  26. Yanuar INDONESIA Linux Mozilla Firefox 3.0b5 Says:

    dari judul sudah extreme..
    dulu pernah bikin tulisan kayak gini.
    tapi nurani masih menjadi orang bali dan tetep akan menjunjung bali.
    sehingga tulisan tsb dihapus dan sadar bahwa bali itu unix.
    dan tyang sendiri kepingin belajar, kenapa hal-hal tersebut ada dan mengapa orang-orang bijak jaman dulu sampai membuat bali spt ini.
    tentunya ada maksudnya kan.?
    dan kalau hal yg bli devari paparkan saya setuju banget. tyang juga mengalaminya.
    dan itu malah menjadi tantangan untuk mencari kenapa sampai spt itu.
    tyang masih mencari dan mencoba mencari..
    kadang muncul jawaban bahwa mending bukan menjadi orang bali. tapi itu nurani tetep kepingin menjadi orang bali..
    he.he.he.

    Yanuar’s last blog post..sebelum senja [Flickr]

  27. madearik INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    Gak sengaja ngeklik sana sini kebaca juga nih tulisan…aneh kok gak bangga jadi orang BALI?
    AKU BANGGA JADI ORANG BALI…malah aku gak bangga kalo aku gak menjadi diriku…whuaaaa…aku ini orang bali yang gak menghabiskan masa kecilku di BALI…sedikit miris…karna akhirnya aku gak bisa nari BALI padahal kata orang2 aku punya mata bola yang menarik jika menjadi penari BALI…:D

    Gak semua lah orang BALI seperti yang bli tulis…sedih juga ngebacanya…

    Aku orang BALI dateng dari keluarga yang di sekitarku adalah orang2 kesehatan…gak pernah tuh kalo sakit langsung men-judge “aduh pasti ada yang ngenain aku nih”…yang ada malah cek dulu medis…kalo gak ada apa2 boleh ke non-medis.Tergantung di lingkungan mana kita di besarin deh…

    Percaya gak percaya sesuatu yang berbau nis-kala itu ada…dimana2 juga ada hitam ada putih, ada atas ada bawah, ada sekala ada niskala…

    Soo…berbanggalah jadi ORANG BALI bli…peace:D

  28. Kania INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    Wkakakakakak………….tulisan kagak jelas. Jauh di lubuk hatimu itu, kamu tuch tetep orang Bali Sejati. Nga peduli kamu mau nulis apa ttg Bali, mau sisi negatif/positif, tetep aja Sejati-nya darah Bali itu lekat,padat, merekat & mengalir deras dalam hati+jiwa+pikiranmu. Nulis beginian ini tuch yah, berati cinta sekali kamu sama Bali + Hindu-nya hueheueheuehue………… :mrgreen:

    Btw, ty setiap kali komen, mesti klik tombol back, engsap gen ngisi itung2-an. :p

    Kania’s last blog post..Be Pindang

  29. devari UNITED STATES Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    made arik, I am :)

    Yanuar, mencari dan terus mencari :)

    Nia, whuahauaa you know the drill :)
    devari’s last blog post..Dijual Mac Powerbook

  30. imcw INDONESIA Windows XP Opera 9.50 Says:

    Kalau begitu yang bagus jadi orang apa ya?

    imcw’s last blog post..7 Cara Memuaskan Pasangan Anda (Untuk Laki Laki)

  31. Permana Jayanta INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.14 Says:

    Paling gak selama ini cuma efek positif aja yang tak rasain sebagai orang Bali. :D
    Permana Jayanta’s last blog post..Tukaran link

  32. ady gondronk INDONESIA Windows XP Internet Explorer 6.0 Says:

    Pendapat Satire ini ga mewakili pendapat bli Made kan…!!!!???

  33. desudik INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    wah sekarang orang bali banyak yg pemikirannya dah maju bli. Ga semua orang bali skrg maen ke dukun klo ada masalah. Dulu sebelum kuliah ke sby aq lum sadar keindahan bali, skrg setelah kuliah selama 4 tahun, aq baru sadar bahwa bali itu indah dengan semua dinamika kehidupannya. Semua daerah pasti punya adat istiadat, semua pasti ada alasannya sendiri. Keep loving bali bli…Suksma

  34. devari UNITED STATES Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    ady gondronk, apa bedanya pendapat saya atau orang Bali lainnya? :)

    desudik, hehe dont get me wrong de, saya masih dan selalu cinta Bali, no matter how dan dimana saya berada saat ini. paparan saya diatas diluar konteks ‘bosan’ atau nyadar/tidaknya ttg keindahan Bali. konteksnya lebih kepada rwa bhineda dalam pikiran sebagai manusia bali, jadi ruang dan waktu seseorang kurang pas menjadi parameter dalam maksud postingan diatas…

    thanks ya dah bertukar fikiran.
    salam

  35. putu ajus INDONESIA Windows XP Internet Explorer 7.0 Says:

    Saya setuju sekaligus tidak sependapat dengan wacana diatas. Kita tidak minta dilahirkan dimana dan kapan. Tuhan yang mengatur itu semua. Memang didunia yang sudah globalisasi ini, beberapa desa adat (diBali) masih menerapkan aturan (awig-awig) yang cukup mengekang individu. Terlepas daripada itu semua, prinsip-prinsip dalam Hindu (Bali) memang penuh dengan pemujaan dan yadnya. Apa yang kita dapatkan sudah seharusnya kita juga persembahkan sebagai ucapan terima kasih. Jika dalam pelaksanaan pakem-pakem tersebut sudah mulai dibikin simple, maka rantai-rantai (sendi kehidupan) juga semakin rapuh. Coba saja ingat-ingat, pulau mana (di Indonesia) yang jarang terkena musibah? Saya rasa Bali yang paling aman (sampai saat ini..), jangan salahkan Tuhan yang memberikan kita musibah…tetapi salahkan manusianya. Manusia Bali yang membuat itu semua bisa terjadi. Manusia Bali yang membuat kita tidak bisa berkembang, Manusia Bali yang membuat kita terkungkung, Manusia Bali yang tidak peka dengan Bali. Hanya mementingkan keuntungan sesaat. Sejujurnya, saya tidak bangga menjadi manusia Bali, juga Manusia Indonesia (terlalu munafik)..saya lebih bangga menjadi Manusia Hindu. Dalam Hindu sudah jelas diajarkan ajaran-ajaran yang manusia belum sempat pikirkan. Tinggal bagaimana kita menggali potensi yang ada…

  36. mastal INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    dalam kehidupan ini semuanya udah ada yang ngatur bli, jadi qt sebagai umatnya harus selalu bersyukur … walaupun apa keadaan kita … iya ga seeh

    salam kenal

    mastal’s last blog post..Beberapa Penyakit Yang Berhubungan Dengan Sistem Peredaran Darah

  37. Penyu AUSTRALIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.7 Says:

    satu Kalimat bli “LA LIGHT” : enjoy ajaaaa :D

    oh ya pengen menambahkan ini curhatan temen saya, orang bali juga, tapi saya setuju dengan teori bli wira, relativitas berlaku disini wekeke, bahwa orang bali itu lebih mudah bermusuhan dengan rerama sendiri (curhatnya dia lo wekeke), tapi menurut saya ngga juga kok wekekek

    Penyu’s last blog post..Kebangkitan Internet Marketing Indonesia

  38. dudi INDONESIA Linux Opera 9.51 Says:

    ini namanya paradoks. yang ngomong orang bali sendiri soalnya :).

    dudi’s last blog post..Promo Mentari 50% Bank Mandiri itu ternyata BOHONG

  39. fleurdebali UNITED STATES Windows Vista Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    Nyesel jadi orang Bali? Mo berkhianat? Awas ya kalo pulang! he..hee kidding man…
    ps: habis dark side-nya aja yang dipaparkan, it’s not fair for Balinese;( katanya Ajeg Bali??!!

    fleurdebali’s last blog post..One More Day

  40. Loker INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    IMHO, setiap buadaya kan ada plus minus nya, tp untuk bali mungkin lebih banyak plus nya.. kalo ngga tentu ngga banyak orang yg berkunjung ke bali… :D
    Loker’s last blog post..lowongan Kerja SPG Bulan Agustus 2008 Di Jabotabek

  41. tutmiler CANADA Windows XP Internet Explorer 6.0 Says:

    ikutan nich. bicara masalah ajaran hindu itu sudah jelas berbeda dg adat bali. ajaran hindu berasal dari kitab suci weda yg di dianut oleh sebagaian besar orang bali, sedangkan adat bali merupakan segala tetek bengek awig2 atau aturan2 yg ada di bali sejak dulu kala, dimana setiap desa di bali memiliki awig2 yg berbeda (desa kala patra). leluhur kita tdk hanya mewariskan awig2 yg ruwet tsb tapi beliau juga mewariskan tanah dan budaya yg indah yg semuanya itu bisa menghasilkan dollars yg kita sedang nikmati sampe saat ini. pernah mendengar dalam ajaran weda kalo anak laki2 lebih berhak/berkuasa ketimbang anak perempuan, atau anak laki2 lebih penting kedudukannya ketimbang perempuan. tapi kalo di adat bali jawabannya pasti ya.laki2 selalu di agung2kan seolah2 hanya laki2 yg bisa menyelesaikan permasalahan di bali. prinsipnya jangan samakan adat bali dg ajaran hindu karena sangatlah jauh bedanya, ajaran hindu selalu mengajarkan kepada kita utk arif dan bijaksana, lah aturan adat bali…?. kalo mau maju ya kita harus sedikit demi sedikit membuka mata bahwa awig2 yg kaku itu tdk selalu benar adanya,kita harus bisa menyesuaikan diri dg keadaan dan waktu. masalah budaya bali yg adiluhung ya marilah kita sama2 melestarikan sampe ke anak-cucu. sekali lagi budaya adat bali beda dg awig2 adat bali. yg perlu kita revisi awig2nya, jng sekali2 budayanya. permasalahannya sekarang ini siapa orangnya yg punya taring yg kiranya bs berpengaruh utk sedikit demi sedikit merevisi awig2 adat bali yg ruwet ini.
    satu permasalahan lagi kalo di bali itu punya budaya jor-joran. contoh nyata ; ngaben, baru2 ini masyarakat jawa timur menyelesaikan upacara ngaben masal dg menghabiskan biaya per KK kalo tdk salah ratusan ribu rupiah. itu upacaranya sdh berakhir sukses. kalo di bali paling sedikit akan habis 10 juta per KK itupun mungkin yg nista,kan bs dibayangkan berapa duit yg madia, apalagi yg tingkat tinggi (lupanamanya). KNAPA ?. apa mungkin agama hindu jawa itu mendapat ajaran hindunya di luar ajaran weda? atau Tuhan kita di bali yg berkehendak agar upacaranya selalu mewah.atau manusianya aja yg selau pengen aeng. kalo semua orang bali itu kaya2 atau keturunan raja yg dpt banyak warisan urusan ratusan juta si tdk masalah. tapi masalahnya yg udah ngutang ditambah utang lagi, kan bs gantung diri jadinya. makanya banyak kejadian gantung diri di bali akhir2 ini ya karena stress mikirin hidup susah itu. knapa tdk dibuat lebih sederhana sedikit penghabisan upacara ngabennya, ya kayak di jawa itulah. yg penting kan upacaranya bs selesai jangan dilihat kemewahannya melulu, apalagi ada ngundang2 pejabat segala. bagi orang bali yg berduit juga harus toleransilah sama orang miskin, dari pd uangnya dihambur2kan utk jor2an, knapa tdk digunakan utk membantu semeton yg tdk mampu ya dg jalan bangun lapangan kerjalah dsb dsb dsb dsb.

  42. Gek Chandra DENMARK Windows Vista Internet Explorer 7.0 Says:

    Bukan tidak bangga jadi orang Bali atau nggak mau jadi orang Bali..tapi tulisan Devari ini, Kok satu pikiran lagi ya?! Nulis lagi De ! jadi pengin tahu pikiran apalagi yang sama pada Duur Made ama Duur Tiang ?

  43. Ivan Kobart AUSTRALIA Windows XP Mozilla Firefox 2.0.0.16 Says:

    Semua memang ada plus dan minusnya Bli… Tapi semua harus bisa kita syukuri. Gemana kalo saya terlahir di dalam keluarga miskin??? pasti nanti saya akan posting 101 alasan saya tidak ingin dilahirkan di keluarga miskin….
    Jangan marah ya Bli. Cuma perumpamaan doang… :)
    Ivan Kobart’s last blog post..PT. INFOFLOW SOLUTIONS need Java Open Source Developer (Job in Jakarta)

  44. The Meaning of Life by PandeBaik | pandeividuality UNITED STATES WordPress 2.3.3 Says:

    [...] ikuti sepenuhnya, mengingat beberapa hal yang agak memberatkan di bidang adat seperti yang diungkap Bli Made Bajak Laut. Jadi kanggoang ‘alon-alon asal klakon’ seperti kata grup musik [...]

  45. Pu3 INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    Ikut nimbrung ya, Bli :)

    Sekarang ini Bali sudah dikuasai oleh orang2 luar (luar negeri maupun luar pulau). Tanah2 & rumah di Bali sebentar lagi akan habis.
    Kalo kita sebagai generasi muda tdk mencintai Bali, bagaimana nasib generasi penerus kita.
    Bisa2 mereka terlahir sebagai org Bali tetapi tidak punya tempat tinggal lagi di Bali, “Apa kata dunia” :D
    Saat ini Bali sudah mengalami ketertinggalan budaya, salah satunya karena modernisasi itu.
    Jadi, sebagai org Bali haruslah bangga & melestarikan budaya Bali.
    Nanti kalau budaya Bali dipatenkan org lain, pasti kita semua tdk terima kan ?!

  46. rudi3579 INDONESIA Windows XP Internet Explorer 6.0 Says:

    wah…nga nyanka betapa ruwetnya jadi orang bali…padahal selama ni saya ber anggapan dengan memegang adat istiadat akan memudahkan bermayarakat…eh nda tahunya ada bagian yang “high cost” heheee

    salam

    rudi3579’s last blog post..Pembagian Zakat di Pasuruan

  47. dexrit INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0.1 Says:

    wah wah…….
    kok seru juga ya tentang agama hindu dan orang bali,
    kita terlahir sbg orang hindu mestinya sangat bangga dan bangga banget. krn dalam ajaran2 hindu kita dah dituntun untuk menjalani hidup dengan tenang, jangan dibikin ruwetlah, nikmati aja perjalanan hidup ini dengan berkarya,bekerja bersenang2. krn hidup bagaikan siklus yang gak terputus,kita hidup untuk bekerja, bekerja untuk makan dan makan untuk hidup dan kembali hidup untuk kerja ya gak…?
    dan sebagai orang hindu itu sangat flexible tergantung dimana kita mau hidup. apakah mau jadi orang bule, orang bali atopun orang jawa tapi ajaran hindu itu tetap menuntun kita menjadi orang yang bermanfaat di sekitar tempat kita hidup.

    sorry tulisan ini benar ato gaknya saya gak tau yang jelas itulah yang ada dalam pikiran saya

    makasih ya…….

  48. lensahati INDONESIA Windows XP Internet Explorer 6.0 Says:

    6 sebab saya bersyukur menjadi orang bali

    1. satu2nya karyawan di kantor yang boleh gondrong, karena bos “merasa” ah biasa anak bali suka yang nyeni-nyeni.. jadi rambut gondrong dianggapnya bagian dari nyeni :D
    karir.. ya normal normal saja.. karir bagus atau tidak bukan tergantung pada darimana kita berasal… tapi tergantung bagaimana menyikapi keadaan
    2.Senang dengan segalam macam awig-awig, hukum adat yang dipatuhi, ada banyak hutan yang masih selamat karena hukum adat, pebagian air yang masih cukup merata karena ya awig-awig tadi, memang tidak semua positif, tapi kehilangan hak akan setra seharusnya dilihat kasus per kasus
    3. selepas SMA saya meninggalkan bali.. kalau pulang merasa jet lag budaya.. ah tidak juga… kalau ada temen megambel ya saya nonton saja, ada yang ngilit sate ya saya bantuin goreng bahkan pada kondisi permakluman ngak bisa ngilit sate malah cenderung “berlebihan”.. ah ya nak mulo keto, mekelo ya sing dibali, baang gen negak ditu. kesimpulannya.. ngilit sate hanyalah semacaam pergaulan, sukses tidaknya kita bergaul tergantung sikap dan pribadi, tidak penting darimana kita berasal, menghormati orang-orang dalam pergaulan adalah kuncinya.. dimanapun itu
    4.saya suka dunia klenik…. walapun tidak ngerti dan tidak mempratekkan .. bagian dari misteri.. membuat hidup lebih hidup..
    5. sesusah2nya orang bali… nu ngidaan medaar mani, bantuan apa itu namanya dari pemerintah.. BLT.. bali termasuk yang paling kecil menerimanya.. kalau sudah bisa makan, masih bisa nyelkolahkan anak, masih bisa nulis2 di blog dan beranggapan diri miskin.. ya sepertinya dalam jangka waktu lama akan merasa miskin :)
    6. saya suka menjadi orang bali.. karena tidak perlu menghujat Tuhan, tidak perlu mempertanyakan Ketuhanan, memang siapa kita sehingga perlu memperttanyakan Ketuhanan, ada bencana tar Tuhan disalahkan, merasa miskin Tuhan juga disalahkan, berdoa untuk dikasi duit banyak…emangnya Tuhan itu Bank
    apa yang kita terima sekarang karena apa yang kita perbuat dimasa lalu, tidak terima.. ah gampang, lari saja dari kenyataan :)

  49. indra INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 1.0.7 Says:

    bli, saya bukan orang bali, tapi calon suami saya orang bali…memang benturan selalu ada krn perbedaan, saya sendiri msh ragu apakah saya bisa krn calon suami saya saja juga kesulitan mjd orang bali. apalagi kami tidak akan saling menyesuaikan dengan agama kami masing - masing. kadang saya miris, dan bingung, tp satu hal yang selalu saya yakini, saya harus jalani kehidupan saya sebaik2 nya. yang saya tahu, tidak seorang pun berhak menghakimi hidup kita.

  50. iwyrobi INDONESIA Windows XP Safari 525.13 Says:

    kalau kekayaan yang menjadi tujuan utama anda, maka cocoklah anda merasakan hal itu.

    jikalau anda menyesal menjadi orang bali, anda seharusnya bertanya, kenapa bisa lahir menjadi orang bali?

    hehehehe kalau saya boleh menyarankan, buat artikel sekalian mengapa saya dilahirkan?

    sudahilah dengan kata cukup…

    iwyrobi’s last blog post..Amrozy Cs di eksekusi awal november 2008

  51. Putu sastrawan INDONESIA Windows XP Opera 9.51 Says:

    Hal yang paling mungkin dilakukan anda bunuh diri dan lahir ulang reinkarnasi kembali jadi orang amrik. biar bebas, kaya dan tak perlu adat. orang dari seluruh dunia datang kebali menyaksikan Budaya bali ( karena kalau lingkkungan alam dunia luar tak kalah ). banyak orang iri terhadap bali tetapi anda menyesal. bagi saya dimanapun lahir harus bangga dan bahagia itulah namanya menikmati hidup. Memang saya lihat bangsa kita dilanda FRUSTASI SOSIAL kehidupan sulit membuat kita lupa bersyukur dan mengeluh setiap detik. jika kita cinta bali sebagai orang bali harus sadar bahwa tak semua budaya yang kita terima bersifat arif (Tajen contohnya) karena leluhur kita tak sempat belajar dulu ( hanya lewat pengalaman). tugas kita lah untuk memfilter mana baik-mana buruk. tidak lantas mengeluh dan menyesali hidup. tanya orang-orang yang sukses mereka pasti optimis bukan mengeluh.

  52. devari UNITED STATES Mac OS X Mozilla Firefox 2.0.0.17 Says:

    Hi all,

    Thanks atas respondnya. Apa yang saya paparkan diatas adalah bersifat self-satire, pergumulan di dalam otak beberapa manusia Bali yang terekam dari lingkungan sekitar.

    Terlepas dari segala gemah ripah loh jinawi menjadi orang Bali, harus kita akui bahwa ternyata ada sisi2 nagatif dari kita yang seakan berontak ketika sosio kultural kita sebagai orang Bali berbenturan dengan what so called modernisasi yg kita jalani.

    postingan diatas tersebut sekali lagi merupakan ‘pertarungan internal’ ketika suatu saat kita bertanya pada diri sendiri ttg eksistensi sebagai manusia Bali.

    hal2 positif menjadi orang Bali tentu sangat banyak dan sangat mudah kita temui, salah2 kita bisa terlena dengan segala propaganda yg adi luhung tersebut, nah saya bermaksud menggelitik nurani kita bahwa di balik semua keindahan itu ada sisi2 seperti point2 diatas

    tolong lihat kategori postingan diatas, satire. ada fenomena begitu di luar sana. saya pribadi rasanya cukup bersyukur dan tidak secara literal menyesal menjadi orang Bali. tidak secara literal. tapi dengan menangkap fenomena itu dari luar diri saya, sehingga pd saat titik tertentu menjadi semacam pergumulan rwa bhineda di dalam diri.

    secara materi saya pribadi merasa cukup kaya. penghasilan kurang lebih 45 juta juga sebulan, beberapa aset dan sebuah usaha bengkel. karir juga bagus menjadi asisten manager di luar negeri.

    secara budaya dan religi juga saya merasa kaya, ortu pemangku, kakak dan adik ‘ngiring’ dan saya sendiri sedang mendalami juga dasar2 kepemangkuan karena personal interest aja.

    and..saya masih muda..29 tahun…

    dari semua itu how possibly could I feel sorry menjadi orang Bali?

    terbukalah sedikit jangan menjudge orang hanya ketika mereka punya padangan yang berbeda.