Archive for May, 2009

Wednesday, May 27th, 2009

Layanan TV Prabayar dari yesTV

Layanan TV berbayar di Bali semakin variatif. Nampaknya dominasi Indovision selama ini akan berangsur-angsur berkurang dengan kehadiran layanan TV berbayar lainnya yaitu yesTV.

Adalah Telkom yang mempunyai gebrakan ini. Layanan yesTV ini mempunyai fitur special yang tidak dimiliki oleh TV berbayar lainnya. Layaknya perusahaan telepon seluler, yesTV menawarkan layanan prabayar dan pascabayar. Jadi bagi yang tidak mau terikat kontrak langganan bisa memilih paket prabayar. Jenis layanan ini tentu saja lebih simple alias pay as you watch. Misalnya jika sedang musim bola, kita bisa beli voucher Dunia Arena saja dan nonton sepuasnya. Jika voucher habis (masa berlaku sebulan) kita bisa pilih beli lagi atau tunggu season selanjutnya.

Bagi yang suka nonton film bisa membeli voucher Dunia Sinema dan lain sebagainya, tergantung kebutuhan. Hanya ada syaratnya untuk paket prabayar ini yaitu kita mesti beli dish dan receiver sendiri. Jadi semua alat menjadi milik kita. Mirip dengan hp. Ada pulsa kita nelpon, tidak ada pulsa tidak nelpon. Kalau yesTV, ada voucher kita nonton, klo tidak ada voucher ya tetap nonton siaran TV lokal. Jadi bagi yang sayang keluarga dan ingin terhindar dari racun-racun sinetron di TV lokal, mungkin layanan ini layak dipertimbangkan. Info lengkap di www.yestv.co.id

Posted in Intermezzo | 5 Comments

Wednesday, May 6th, 2009

‘Blogger Peduli’ untuk Komang Mardika

Komang Mardika adalah seorang penderita tumbuh daging di wajah. Kendala ekonomi membuat pengobatan terhadap penyakitnya tidak berjalan dengan maksimal. Devari’s Corner berencana untuk melakukan kunjungan kekeluargaan sekaligus memberikan bantuan dana yang mudah-mudahan bisa sedikit membantu. Kunjungan ini dijadwalkan pada akhir Mei 2009, langsung ke rumah Komang Mardika di Banjar Kawan, Selisihan, Klungkung. Bagi rekan-rekan yang berempati dan ingin ikut berkunjung, silahkan isi form komentar di bawah ini. Bagi yang ingin berdonasi silahkan hubungi saya via email di kadeksuardana(at)gmail.com untuk detail nomer rekening yang dituju.

Berikut kutipan informasi yang diambil dari Balipost:

Daging yang tumbuh di muka Komang Mardika sampai menutupi mata kirinya. Dengan kondisi wajah itu, ditambah daging tumbuh berukuran kecil yang ada di sekujur tubuhnya, tak banyak hal yang bisa dilakukan laki-laki itu. Kecuali menjadi montir alat elektronik di desanya.

Kemampuan memperbaiki barang elektronik, diperoleh bungsu dari tiga bersaudara pasangan Wayan Mandra dan Ni Komang Dati itu dari kursus singkat yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Bali pada masa Gubernur IB Mantra beberapa tahun lalu.

Mengeyam pendidikan hingga tamat Sekolah Dasar (SD), Mardika pasrah menerima kekurangan yang dideritanya. Untuk operasi juga tak memungkinkan, daging tumbuh yang sampai ke dadanya tak mungkin dioperasi. Karena sudah memengaruhi saraf dan tulang di kepalanya. Di samping dana yang sama sekali tak dimilikinya.

Saat masih kecil, daging itu hanya berupa benjolan kecil di atas pelipis matanya. Sempat dioperasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah. Tetapi kembali tumbuh, malah lebih besar. Dokter pun sempat mengirimnya ke rumah sakit di Surabaya. Tetapi belum berhasil menghilangkan daging tumbuh di wajahnya. Kini, bukan hanya dirinya yang dihidupi, Mardika juga harus mencari penghasilan untuk menghidupi ibunya (Dati) yang sejak tiga tahun lalu menderita lumpuh

Posted in social life | 6 Comments

Saturday, May 2nd, 2009

Pentingnya Asuransi Kesehatan

Kebanyakan dari kita kurang menyadari pentingnya untuk mempunyai asuransi kesehatan. Pun dengan saya. Selama ini termasuk acuh akan peranan dari asuransi kesehatan. Sewaktu masih di Bali, satu-satunya asuransi kesehatan yang saya kenal hanya ASKES dari Departemen Kesehatan. ASKES itu merupakan asuransi kesehatan ‘wajib’ bagi kalangan PNS dan keluarganya. Namun saya pesimis dengan asuransi tersebut karena begitu kita pakai berobat di rumah sakit/puskesmas, saya merasa dinomorduakan dalam hal pelayanan. Sejak itu tidak pernah pakai ASKES lagi. Saat kerja di Balipun saya acuh dan tidak pernah ngecek dengan perusahaan tempat kerja bagaimana status asuransi kesehatan bagi karyawan di company tersebut.

Thanks to resort tempat saya bekerja sekarang. Seluruh karyawannya dicover asuransi kesehatan termasuk dependent. Beberapa hari yang lalu saya mengantar istri ke dokter kandungan di Providenciales. Hampir 5 tahun di Karibia, inilah kali pertama saya ke dokter dan menjadi ngeh betapa pentingnya asuransi kesehatan. Dokter kandungan di Karibia mahalnya minta ampun. Mungkin karena saya masih dalam ‘rupiah mode’, biaya ke dokter terasa mencekik leher. Sekali berkunjung untuk konsultasi dan pemeriksaan USG saya mesti bayar $450an excluding obat. Dua kali ke dokter dompet jadi tekor $1000an. Bandingkan dengan di Bali. Sekali ke dokter untuk USG paling-paling bayar rp. 100.000an. Alat dan pelayanan medis yang didapat hampir sama kok, cuman bedanya yang periksa dokter bule. Untungnya istri saya di cover NEMcare, sebuah perusahaan asuransi kesehatan di Karibia. Untuk biaya ke dokter sampai melahirkan normal dicover sampai dengan $6000 max sedangkan kalau cesar dicover sampai dengan $10.000 max.

Posted in Karibia, Personal Stories, family | 6 Comments