Pentingnya Asuransi Kesehatan
Saturday, May 2nd, 2009
Kebanyakan dari kita kurang menyadari pentingnya untuk mempunyai asuransi kesehatan. Pun dengan saya. Selama ini termasuk acuh akan peranan dari asuransi kesehatan. Sewaktu masih di Bali, satu-satunya asuransi kesehatan yang saya kenal hanya ASKES dari Departemen Kesehatan. ASKES itu merupakan asuransi kesehatan ‘wajib’ bagi kalangan PNS dan keluarganya. Namun saya pesimis dengan asuransi tersebut karena begitu kita pakai berobat di rumah sakit/puskesmas, saya merasa dinomorduakan dalam hal pelayanan. Sejak itu tidak pernah pakai ASKES lagi. Saat kerja di Balipun saya acuh dan tidak pernah ngecek dengan perusahaan tempat kerja bagaimana status asuransi kesehatan bagi karyawan di company tersebut.
Thanks to resort tempat saya bekerja sekarang. Seluruh karyawannya dicover asuransi kesehatan termasuk dependent. Beberapa hari yang lalu saya mengantar istri ke dokter kandungan di Providenciales. Hampir 5 tahun di Karibia, inilah kali pertama saya ke dokter dan menjadi ngeh betapa pentingnya asuransi kesehatan. Dokter kandungan di Karibia mahalnya minta ampun. Mungkin karena saya masih dalam ‘rupiah mode’, biaya ke dokter terasa mencekik leher. Sekali berkunjung untuk konsultasi dan pemeriksaan USG saya mesti bayar $450an excluding obat. Dua kali ke dokter dompet jadi tekor $1000an. Bandingkan dengan di Bali. Sekali ke dokter untuk USG paling-paling bayar rp. 100.000an. Alat dan pelayanan medis yang didapat hampir sama kok, cuman bedanya yang periksa dokter bule. Untungnya istri saya di cover NEMcare, sebuah perusahaan asuransi kesehatan di Karibia. Untuk biaya ke dokter sampai melahirkan normal dicover sampai dengan $6000 max sedangkan kalau cesar dicover sampai dengan $10.000 max.
Artikel Lain- Meat in my Eyes
- Salut Dispenda Denpasar
- Perlukah Punya Asuransi Jiwa?
- General Medical Check Up di Prodia
- eBlogari: Dokter Melek IT
- Pegawai Negeri, Mimpi dan Gengsi yang Dibeli
- Sang Kalarau Di Langit Karibia
Posted in Karibia, Personal Stories, family Follow responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.


May 3rd, 2009 at 11:15 pm
Kayaknya dirumah belum adanya heathcare system,kecuali askes itu juga untuk orang2 tertentu,,paling2 munculnya cuman life Insurance(asuransi jiwa)haahahaaa dan sales nya memaksa,dan diincar terus sampat ikut masuk asuransi yang ditawarkan.
May 4th, 2009 at 2:37 am
waaah, devari mau punya adeeek. selamat bli. semoga semuanya lancar.
gak papa biayanya gede. kan ditanggung sama kantor. lagian dollarnya kan juga gede. hehe..
a!´s last blog post..Wajah Bali di Rumah Pengasingan Soekarno
May 4th, 2009 at 7:05 am
itulah Resiko dari gaya Hidup. :p
PanDe Baik´s last blog post..BLackberry untuk PNS ?
August 14th, 2009 at 9:39 am
perlu itu, jangan sampai g ada duit kita di usir dari rumahsakit. Kebanyakan rumah sakit nanti ada duit atau jaminan baru pasiennya diperiksa sama dokter. Itu pengalaman ibuku yang kecelakaan dan tidak bisa ditolong karena saya telat datang berikan jaminan.
February 15th, 2010 at 8:45 am
untuk jenis penyakit-penyakit populer terkini, seperti flu burung, flu babi apa pihak perusahaan asuransi juga kan menanggungnya? bagaimana kalo saat kita mendaftar / beli premi asuransi kesehatan sudah punya penyakit?