Archive for the ‘blogging’ Category

Sunday, June 8th, 2008

Antara Aku, Nasi Bungkus dan Bisnis Baru

Weekend kemarin benar2 penuh excitement sekaligus penuh kesibukan baru bagi saya. Beberapa waktu yang lalu atas hasutan balibuddy, saya iseng2 ikutan bisnis bikin postingan kategori ‘waktu senggang & bintang’ dan ternyata beberapa tawaran datang sekaligus. Order postingan tersebut datang baik dari proposal yang saya ajukan maupun tawaran langsung dari beberapa pengiklan. Saking tumben2nya, senangpun bukan kepalang sehinggga membuat postingannya dengan semangat 45.

img_4041.JPG

Malam itu saya sampai begadang hingga jam 4 pagi, hanya ditemani nasi bungkus, mentimun, air mineral dan tentunya si Mac kesayangan. Suanana makin seru karena seorang teman juga sedang gila2nya ngoprek MacBook barunya. Jadilah kami berdua begadang semalam suntuk dengan keasyikan masing-masing. Saya sibuk berkhayal bikin postingan berbayar sementara teman saya itu sibuk ngoprek MacBook barunya.

Saya juga sempat chatting dengan si pakar lendir. Doi memang top dalam urusan bisnis khayal-mengkhayal ini. Sayapun tidak menyia2kan waktu untuk mengeruk ilmu sebanyak2nya. Jadilah chatting itu menjadi kursus singkat bagi saya dari dasar2nya hingga trik2 bid dan juga bagaimana pengaruh postingan2 berbayar terhadap blog kita dikaitkan dengan paman gugel.

Seandainya tawaran2 itu terus banjir setiap malam minggu, wah tentu saya tidak perlu jauh2 bekerja sampai ke Karibia. Cukup duduk dirumah, ngeblog dan mengkhayal bikin postingan dan dollar2 akan terus mengalir ke account paypal. Sekalian mohon maaf juga bagi para pengunjung dan juga subscriber, pastilah berkurang kenyamanannya dengan postingan2 waktu senggang saya. Semoga masih betah berkunjung ke Devari’s CoRner: the Pirate’s Blog.

Posted in Personal Stories, blogging, business | 21 Comments

Saturday, June 7th, 2008

Pilih Mana, Full RSS Feed atau Summary?

btw, saya kurang suka dng blog yg ga pasang full feed pdhl enak baca dulu lewat reader, baru dibuka n komen bila dirasa tulisannya menarik buat saya.

Demikian komentar yang ditulis oleh Edy pada postingan saya terdahulu ttg kenapa pengunjung menjadi malas berkunjung lagi ke blog kita. Komentar ini menjadi menarrik karena sejauh ini masih terdapat perbedaan pandangan antara beberapa pihak, tentunya ada yang suka full dan ada yang suka summary.

Yang suka full bisa diwakili oleh komentar diatas dimana dikatakan bahwa lebih enak baca dulu di reader dan jika menarik baru lanjut ke blog dan memberi komentar. Bisa diasumsikan di sini bahwa faktor hemat waktu dan tidak repot2 datang ke blog menjadi pertimbangan utama. Sedangkan yang suka summary berargumentasi bahwa jika rss dipasang full maka akan mengurangi traffic langsung ke blog, pembaca bisa dengan mudah membaca lewat reader tanpa perlu langsung datang ke blog yang bersangkutan. Di samping itu rss full katanya tidak bersahabat dengan server alias menjadi berat. Benarkah demikian? Saya sendiri tidak paham. Mohon pencerahan dari teman2 yang berkompeten.

Saya secara pribadi akan sangat berterima kasih jika para blogger langganan saya memasang rss feednya secara full content. Karena apa? Banyak blogger termasuk saya sendiri tidak selalu bisa dalam tiap postingan untuk menggunakan judul dan beberapa kalimat pertama dari sebuah postingan sebagai sebuah ‘wakil’ yang bisa2 benar merepresentasikan isi postingan secara tepat. Biasanya judul dan satu atau dua kalimat pertama menjadi prioritas saya dalam membaca feed lalu kemudian melihat secara sepintas keseluruhan isi postingan, tidak secara detail melainkan gerakan cepat untuk men-judge dulu atau mencari point2 yg mungkin menarik untuk dibaca lebih lanjut.

Jika dipasang summary saja maka tentunya saya tidak bisa melakukan itu, dan jika judul kurang menarik maka akan lewat begitu saja. Yang kedua memang dari segi kenyamanan. Saat ini saya subscribe sekitar 126 rss feed, untungnya sebagian besar dari mereka memasang full content sehingga saya dengan mudah meloncat dari feed satu ke feed yang lainnya. Jika sangat menarik atau saya mempunyai hubungan emosional dengan blogger tersebut maka akan saya lanjutkan ke blognya untuk memberi komentar.

Dengan pasang full content mungkin ada kemungkinan akan kehilangan possible hit/traffic, akan tetapi kemungkinan postif lainnya akan nambah yaitu bertambahnya subscriber. Membaca postingan lewat reader terasa ringan dan asyik karena bisa semuanya dalam satu jendela. Bagaimana menurut pendapat Anda?

Posted in blogging, opini | 16 Comments

Friday, June 6th, 2008

Thanks to Novan Kojaque

Sejak beberapa hari yang lalu saya telah merubah tagline dari blog saya. Dulunya saya memakai tagline: a place where ideas flow dan diganti menjadi The Pirate’s Blog. Tagline baru ini kedengaran lebih asyik dan rasanya agak sesuai dengan keadaan saya saat ini yang sedang berada di Caribbean, which is secara sembarangan diasosiasikan dengan kata2 pirates. Sumber inspirasi dari tagline baru tersebut adalah dari Novan Kojaque. Saat2 jalan diblognya, saya melihat ada nama saya di blogrollnya si Novan: Devari The Pirates. Terima kasih untuk si Novan atas inspirasinya.

kojaque.JPG

Posted in blogging | 8 Comments

Thursday, June 5th, 2008

4 Sebab Pengunjung Malas ke Blog Kita

Pernahkan Anda merasa malas lagi untuk berkunjung ke sebuah blog? Atau setidaknya merasa ‘terpaksa’ harus berkunjung balik sebagai sebuah bentuk balas budi karena telah dikunjungi dan dikomentari? Adalah wajar jika kita suatu saat akan terserang rasa malas untuk berkunjung ke sebuah blog karena blog mostly adalah sifatnya personal jadi terserah yang punya blog. Tetapi, satu hal yang tidak bisa dipungkiri adalah banyaknya pengunjung, banyaknya komentar dari pembaca merupakan satu faktor penting yang membuat sebuah blog menjadi eksis.

Saya tidak percaya 100% jika ada blogger yang bilang tidak perduli dengan pembaca/pengunjung, yang penting saya ngeblog dan menumpahkan ide. Dalam hati pastilah ada rasa ‘kesepian’ jika blognya tidak ada pengunjung. Jadi pengunjung blog sudah menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan. Sebisa mungkin pengunjung harus dibuat betah dan menjadi pengunjung setia (dan tidak sekedar terpaksa berkunjung balik). Beberapa tips berikut ini adalah sebab2 yang membuat pembaca biasanya menjadi malas, jadi mesti dihindari:

1. Postingan panjang. Postingan yang panjang sangat melelahkan bagi pembaca kecuali memang topik yang kita sajikan benar2 gres dan penting bagi banyak orang. Selain itu, postingan panjang cenderung menjadi tidak jelas arahnya, kontent utama menjadi kabur. Postingan panjang akan benar2 menjadi mimpi buruk jika ditambah dengan bentuk paragraph yang membengkak. Solusinya mungkin buat postingan yang bersambung.

2. Moderasi Komentar. Namanya juga blog jadi idealnya interaksi menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Saat kita menulis komentar di blog seseorang, besar harapan kita agar komentar dan jejak kita bisa segera muncul. Jika dimoderasi, akan ada kekecewaan dan bilang (dalam hati), agh gaya sekali blogger ini pake moderasi2 segala. Kecuali blog anda sedang dilanda spam, moderasi tidak saya anjurkan.

3. Pelit Reply Komentar. Percaya atau tidak, hampir sebagian besar pembaca yang balik lagi ke blog kita, akan melihat dulu komentarnya yang ditulis kemaren. Apa dapat reply atau tidak dari owner blog tersebut. Pengalaman saya, jika komentar saya dijawab, ada perasaan senang dan merasa dihargai. Jadi ada semacam ikatan emosional antara pembaca dengan owner blog. Usahakan selalu membalas komentar yang masuk. Jika benar2 sibuk buat aja satu komentar untuk semua (hi all dst).

4. Penganut anti blogwalking. Jalan2 ke blog orang lain adalah salah satu bentuk sosialisasi sesama blogger. Tiap pembaca yang berkunjung (blogger) berharap kunjungan balik. There is no such free lunch dude. Tentunya akan menjengkelkan saat kita sudah berkunjung 3 kali misalnya, tapi yang dikunjungi tidak juga berkunjung balik ke blog kita. Lalu jika tidak ada yang special, kenapa kita harus balik berkunjung ke sana? Kecuali jika memang blog tersebut adalah termasuk blog seleb seperti Saylow misalnya

Posted in blogging, opini | 22 Comments

Tuesday, June 3rd, 2008

4 Jurus Ampuh Mengatasi Bosan Ngeblog

Tiap blogger pasti akan mengalami masa2 bosan ngeblog. Entah itu blogger ulung atau blogger pemula, suatu saat akan mengalami penyakit bosan ini. Beberapa gejala yang mungkin bisa dijadikan indikasi terserang penyakit bosan ngeblog adalah sebagai berikut:

1. sepertinya kehabisan ide. Kata ’sepertinya’ ditekankan disini dalam artian sebenarnya kita tidak kehabisan ide untuk tulisan blog tapi karena diserang rasa bosan ngeblog ini menyebabkan seolah2 kita kehabisan ide, sehingga mulailah berkurang ‘kepekaan’ otak kita untuk menangkap ide2 tersebut yang sebenarnya banyak bersliweran di otak.

2. berubahnya internet behavior. Saat masih semangat 45 untuk ngeblog maka pertama kali dibuka saat online adalah blog sendiri kemudian blog orang lain. Urutannya mungkin sebagai berikut: 1. buka blog sendiri, 2. buka blog orang lain, 3. Check email, 4. Login ke messenger, dst dst. Setelah terserang virus bosan ngeblog maka urutan diatas menjadi tidak jelas.

3. kurang perduli komentar. Saat virus bosn ngeblog ini sudah mencapai stadium 3 maka seorang blogger akan menjadi kurang perduli dengan komentar. Ada komentar atau tidak, kurang perduli. Balas komentar di blog sendiri juga sering diabaikan. Dulu setiap buka blog sendiri, yang pertama dilihat pastilah berapa koment yang masuk lalu satu persatu mulai membalasnya walau terkadang hanya sekedar ketik ‘hehehe’

Dan mungkin masih banyak lagi gejala2 seorang blogger yang kena virus bosan. Lalu apa ada obatnya jika terserang virus ini? Obat instant tidaklah ada, namun ada beberapa tips yang mungkin bisa sedikit mengurangi sehingga virus bosan ini bisa disingkirkan. Simak 4 jurus ampun mengatasi bosan ngeblog di bawah ini. Ingat, effect dari tips ini berbeda untuk masing2 blogger:

1. Jadikan bosan sebagai ide. Justru jadikan kebosanan itu sebagai bahan tulisan. Bila perlu bersambung. Misalnya kejadian2 yang dialami akhir2 ini yang menyebabkan menjadi bosan ngeblog.

2. Saatnya blogwalking. Jika merasa bosan dan mentok alias sepertinya tidak ada ide maka ini adalah saat yang tepat untuk blogwalking. Diakui atau tidak, blogwalking masih menjadi cara manual yang ampuh untuk membuat blog semakin dikenal

3. Blog2 baru. Saat blogwalking, usahakan juga untuk mengunjungi blog2 baru yang selama ini jarang atau sama sekali belum pernah dikunjungi. Ini sebagai sebuah bentuk refreshment. Misalnya, jika selama ini biasa keliling2 seputar blogs di Bali, mungkin sesekali singgah di Bandung, Jogja atau Surabaya.

4. Hiatus. Ini jurus pamungkas. Jika beberapa tips diatas tidak mempan maka sebaiknya hiatus saja alias break. Buat satu postingan sebagai pemberitahuan kepada pembaca bahwa anda akan break sementara waktu.

Posted in blogging, opini | 30 Comments

« Older Entries Newer Entries »