Archive for the ‘business’ Category
Friday, January 1st, 2010
Mendirikan Warnet & Game Online di Bali
Sudah menjadi tradisi bahwa setiap pergantian tahun orang-orang pada sibuk untuk membuat rencana-rencana yang mau dicapai di tahun yang baru. Istilah kerennya membuat resolusi, entah itu yang bersifat rencana pribadi maupun yang bersifat bisnis. Pun dengan saya, cita-cita mendirikan warnet & game online sudah dari dulu terpendam di otak tetapi karena ada berbagai kendala teknis dan non teknis akhirnya rencana inipun belum terealisasi sampai sekarang. Di tahun 2010 ini saya mengukuhkan rencana mendirikan warnet & game online di Bali sebagai resolusi bisnis.
Tersedianya berbagai layanan internet yang cukup variatif saat ini terkadang melunturkan niat mendirikan warnet & game online. Belum lagi provider-provider seluler yang berlomba-lomba memberikan layanan internet terhadap pelanggannya. Masihkah bisnis warnet & game online menjanjikan? Saya yakin masih mempunyai prospek bagus asalkan warnet & game online tersebut mempunyai nilai-nilai lebih yang bisa menarik pelanggan, dalam artian not just another internet cafe tetapi mesti menjadi pusat informasi teknologi yang dikemas apik.
Bekerjasama dengan seorang sahabat yang sudah malang melintang di dunia persilatan IT, mudah-mudahan rencana ini bisa berhasil dilaksanakan di tahun 2010. Dukungan, saran dan ide sangat diperlukan dari pembaca blog ini sehingga rencana pendirian warnet & game online ini bisa sukses. Jika ada yang mau berbagi pengalaman ttg suka duka beserta kendala2 teknis dalam jenis usaha ini, sudilah kiranya berbagi. Update dari pendirian warnet & game online ini akan terus diposting melalui blog ini, sekalian bisa berbagi dengan yang lain yang memiliki rencana yang sama
Selamat tahun baru 2010, semoga tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.
Posted in business, computer | 5 Comments
Sunday, June 8th, 2008
Antara Aku, Nasi Bungkus dan Bisnis Baru
Weekend kemarin benar2 penuh excitement sekaligus penuh kesibukan baru bagi saya. Beberapa waktu yang lalu atas hasutan balibuddy, saya iseng2 ikutan bisnis bikin postingan kategori ‘waktu senggang & bintang’ dan ternyata beberapa tawaran datang sekaligus. Order postingan tersebut datang baik dari proposal yang saya ajukan maupun tawaran langsung dari beberapa pengiklan. Saking tumben2nya, senangpun bukan kepalang sehinggga membuat postingannya dengan semangat 45.
Malam itu saya sampai begadang hingga jam 4 pagi, hanya ditemani nasi bungkus, mentimun, air mineral dan tentunya si Mac kesayangan. Suanana makin seru karena seorang teman juga sedang gila2nya ngoprek MacBook barunya. Jadilah kami berdua begadang semalam suntuk dengan keasyikan masing-masing. Saya sibuk berkhayal bikin postingan berbayar sementara teman saya itu sibuk ngoprek MacBook barunya.
Saya juga sempat chatting dengan si pakar lendir. Doi memang top dalam urusan bisnis khayal-mengkhayal ini. Sayapun tidak menyia2kan waktu untuk mengeruk ilmu sebanyak2nya. Jadilah chatting itu menjadi kursus singkat bagi saya dari dasar2nya hingga trik2 bid dan juga bagaimana pengaruh postingan2 berbayar terhadap blog kita dikaitkan dengan paman gugel.
Seandainya tawaran2 itu terus banjir setiap malam minggu, wah tentu saya tidak perlu jauh2 bekerja sampai ke Karibia. Cukup duduk dirumah, ngeblog dan mengkhayal bikin postingan dan dollar2 akan terus mengalir ke account paypal. Sekalian mohon maaf juga bagi para pengunjung dan juga subscriber, pastilah berkurang kenyamanannya dengan postingan2 waktu senggang saya. Semoga masih betah berkunjung ke Devari’s CoRner: the Pirate’s Blog.
Posted in Personal Stories, blogging, business | 21 Comments
Wednesday, May 28th, 2008
5 Jenis Investasi Bajak Laut
Bekerja di luar negeri atau di kapal pesiar kurang lebih bisa diibaratkan sebagai sebuah pertapaan yang panjang. Setahun, dua tahun, lima tahun bahkan tidak jarang ada yang sampai sepuluh tahun. Pertapaan ini jelas bukan untuk memperdalam jurus2 ilmu silat akan tetapi sebuah pertapaan model kapitalis di zaman modern, tentunya dengan balutan bahasa2 halus yang berguna untuk membesarkan hati dan juga untuk menghibur diri semisal: demi masa depan yang lebih baik, untuk bekal di hari tua, demi masa depan anak2, pensiun dini dan sejenisnya. Semua itu bisa diseragamkan dengan satu bahasa yang sama yakni karena alasan ekonomi. Agar pertapaan berhasil, biasanya secara umum ada beberapa bentuk investasi yang dilakukan oleh para pemburu dollar di negeri orang ini:
1. Rumah/Tanah. Membeli tanah dan atau tanah sudah menjadi investasi favorit para pekerja di luar negeri. Kenapa favorite? Karena bentuk investasi ini paling mudah dan tidak memerlukan pemikiran bisnis yang ruwet (baca: managemen). Secara mereka berada jauh diluar negeri sehingga tentunya tidak bisa menangani langsung sehingga tanah/rumah menjadi pilihan gampang. Tinggal kumpulin uang, cari lokasi yang pas lalu beli. Di samping itu, harga tanah/rumah tidak akan turun alias selalu naik dari tahun ke tahun. Jadi kemungkinan rugi sangat sedikit kecuali rumah/tanahnya kena musibah/bencana alam
2. Rumah kos-kosan. Investasi dalam bentuk bisnis rumah kos-kosan juga lagi menjadi trend belakangan ini dikalangan teman2 pekerja di luar negeri. Investasi ini cukup menjanjikan mengingat arus urbanisasi di kota Denpasar terus meningkat dari tahun ke tahun. Lokasi2 yang startegis biasanya dekat kampus/sekolah dan juga dekat pusat2 ekonomi. Unfortunately, naiknya harga BBM baru2 ini cukup mencekik tenggorokan para peminat bisnis kos-kosan ini mengingat harga bahan bangunan meroket.
3. Kendaraan bermotor (personal atau untuk rental). Bentuk investasi yang tak kalah menariknya adalah bisnis beli mobil second untuk rental. Spesifikasi mobil bekas biasanya yang diatas tahun 2000 dan juga merek2 tertentu semisal Toyota Avanza, Toyota Kijang, Daihatzu Xenia dan sejenisnya. Rata2 income bersih untuk satu mobil adalah antara 3 jt - 5 jt rupiah per bulan.
4. Usaha Kecil/Menengah. Sebagian pemburu dollar di luar negeri juga melakukan bentuk investasi yang lebih serius. Dibilang serius karena memerlukan pemikiran extra untuk menjalankannya (business plan) semisal usaha warung makan, usaha bengkel, usaha warnet/wartel, usaha fotocopi dan lain sebagainya.
5. Deposito Dollar. Last but not least adalah investasi dalam bentuk investasi dollar. Bisnis ini cukup bikin jantung berdetak karena fluktuasinya yang dinamis tiap harinya. Biasanya selalu rajin mlototin internet untuk liat nilau nilai dollar. Bahkan terkadang mengharapkan ekonomi Indonesia anjlok sehingga nilai dollar menjadi meroket.
Ada ide investasi lain? Silahkan berbagi!
Posted in business, opini | 24 Comments
Saturday, March 29th, 2008
Belajar Berjiwa Wiraswasta
Entah mengapa akhir2 ini saya punya pikiran merasa terkurung dalam sebuah doktrin berfikir yang tertanam selama bertahun2, yaitu cara berfikir yang selalu employed-oriented alias bekerja (pada orang lain) entah itu kantoran, hotel dan sejenisnya. Tidak pernah berfikir tentang self-employed/membuat usaha sendiri misalnya jualan sayur, jualan bakso, jadi tukang cukur dan sejenisnya yang bisa dikategorikan usaha sendiri. Sejak masa sekolah selalu berfikir kerja dimana, jadi apa, posisi apa dll. Ketika sudah bekerja pada perushaan A dengan gaji tinggi, lalu berfikir lagi untuk kerja di perusahaan B yang menawarkan lebih. Doktrin itulah yang sangat berperan pada diri saya sehingga mental babu (baca: mental pekerja, bukan mental pengusaha) tumbuh subur dalam pikiran saya.
“Saya jadi babu dan kaya, so mengapa mesti wiraswasta lagi?” Saya tidak mengatakan bahwa menjadi pekerja adalah tidak OK, sama sekali tidak. Ada satu kepuasan tersendiri jika punya usaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja untuk orang lain. Tidak ada yang salah. Saya sendiri sampai saat ini adalah seorang pekerja yang bermental babu tulen. Harus diakui bahwa karena menjadi babulah saya bisa seperti sekarang, belum kaya sih tapi cukup makan dan minum, dan cukup yg lainnya. Saya hanya merasa bahwa mungkin sudah saatnya saya mulai berfikir untuk move forward dan menghentikan mental babu itu dan mulai belajar untuk berfikir mandiri dalam dunia kerja. Langkah nyatanya adalah pada 2007 dengan segala keterbatasan dan modal panas dan dengan jumlah hanya 70% dari seharusnya yang ada di business plan, saya merintis sebuah bengkel mobil di Denpasar. Hal itu benar2 menjadi titik tolak dalam merubah sedikit demi sedikit cara saya berfikir untuk mulai belajar berwiraswasta.
Secara sepintas, modal dan kesempatan terlihat menjadi faktor yang menentukan tapi nyatanya tidak. Saya punya banyak kolega yang sudah menjadi pekerja bertahun2 bahkan puluhan tahun, baik di dalam maupun luar negeri. Dari segi modal rasanya tidak menjadi masalah untuk memulai sebuah usaha sendiri skala kecil/menengah. Tapi karena mental babu yang masih begitu kuat dan tidak mau keluar dari comfort zone maka tidak ada pikiran sama sekali untuk memulainya. Yang ada hanyalah kesibukan yang terus menerus dan selalu dalam hunting mode untuk mencari di perusahaan/hotel mana bekerja. Alhasil, saya sangat sedikit mempunyai teman yang bisa diajak ngobrol dan berjiwa wiraswasta. Walaupun tidak bisa serta merta, paling tidak mempersiapkan diri setelah selesai bekerja di negeri orang. Mereka hanya sibuk mencari update2 berita hotel apa berdiri dimana, hotel apa ada lowongan dan service chargenya berapa dan sejenis2nya.
Walau tidak bisa sekarang, paling tidak pikiran sudah mulai terbuka ke arah sana. Jika terus termakan doktrin itu, lalu sampai kapan menjadi babu terus? Akankah sampai tua? Apa tidak bosan bekerja untuk orang lain terus? Ternyata belajar berjiwa wiraswasta tidak harus melulu yg muluk2 dan tinggi2. Berikut beberapa tips untuk memulainya:
1. Stop mental babu itu. Hal yang paling penting adalah pikiran kita. Kebanyakan dari kita sudah terbiasa selalu berfikir sesuai doktrin itu sehingga menutup mata untuk hal2 menyangkut wiraswasta. Jika pikiran sudah terbuka maka selanjutnya akan lebih mudah.
2. Konsep modal. Memang modal menjadi faktor utama dalam memulai sebuah usaha mandiri tapi tidak menjadi faktor penentu. Banyak cara untuk mensiasati faktor ini misalnya nabung sejak dini, pinjaman dll.
3. Jgn muluk2 dan tinggi2. Dalam memulai usaha sendiri, jgn langsung memikirkan hal2 yg gede dan muluk2 misalnya bagaimana menyaingi KFC, bagaimana menyaingi BCA dll. Mulailah dengan hal2 kecil dan biarkan pikiran kita membentuk sebuah konsep dulu dengan fondasi yang kuat ke arah bisnis.
4. Hobi dan jeli melihat peluang. Idealnya memulai sebuah usaha adalah sesuai dengan hobi sehingga dalam menjalaninyapun akan lebih enjoy. Jika senang makan, buatlah warung nasi yang punya ciri khas dan branding sendiri misalnya Warung Makan Bajak Laut. Jika senang fashion, buatlah usaha butik misalnya dengan sentuhan khas yg menbedakan dari usaha sejenis. Jika senang online, bikin warnet. Jika senang bakso, jadilah juragan bakso, buat beberapa rombong (sekitar 2 jtan perbuah) lalu cari pekerja orang Jawa (maaf orang Bali gengsinya gede, walau kantongnya kosong) yang mau dimodalin untuk jualan bakso.
5. Tanyakan pada diri sendiri. Akhirnya semua kembali berpulang pada diri sendiri. Tanyakan pada diri kita masing, apakah saya ini termasuk forever babu-oriented atau entrepreneur-oriented. Saya sendiri termasuk semi babu oriented
Posted in Personal Stories, business, opini | 56 Comments
Saturday, December 22nd, 2007
Info ISP di Bali
Terinpirasi ceritanya Saylows yang sedang setup warnet di Jimbaran, maka dipostinglah pertanyaan ini. Misalnya dengan koneksi seperti di gambar ini, kira2 layakkah untuk sebuah warnet dengan PC 20 unit misalnya. Lalu berapa kira2 costnya dan ISP yang mana saja yang menyediakan koneksi yg reliable dan disekitaran speed tersebut. Segala masukan diwelcome. Thanks

Posted in business, internet komputer | 7 Comments
Friday, September 28th, 2007
"Warnet" Business Plan
The author is looking for a business partner for an establishment of an internet cafe. If you are interested please drop a line. Some material of this business plan is taken from the internet and modified by the author. The budget is prepared by a friend of mine who is a network administrator. This budget displayed here is not a fixed figure since it was prepared couple weeks ago. We all know that the prices are constantly changing. However, it can be used as a starting point on how much start up cost will be needed in order to establish an internet cafe.Users Computer Specification :
Processor Pentium 4 - 1.7 GHz - Intel
Motherboard ASUS P4 - S533 MX
VGA Card ATI Alderon 256 MB (non OnBoard).
Memory SDRAM 256 MB.
Hard Disc 20 GB - Maxtor 5400CD ROM Samsung 52X
Monitor Samsung / LG 15″ (Black).
HeadSet Bufftech (BE-208MV).
Keyboard Logitech (Black)
Mouse Scroll Optical Logitech (Black).
WebCam Logitech
LAN Card
Server Computer Specification :
Processor Pentium 4 - 2,4 Ghz IntelMotherboard ASUS P4 - S533 MX
VGA Card ATI Alderon 512 MB (non OnBoard)
Memory SDRAM 512 MB
Hard Disc 80 GB - Seaget 7200
DVD-RW ROM Samsung 52X
Monitor LCD - Samsung / LG 15″ (Black)
HeadSet Bufftech (BE-208MV)
Keyboard Logitech (Black)
Mouse Scroll Optical Logitech (Black)
WebCam Logitech
LAN Card
WibiNet Bali (satellite internet)
BUSINESS PLAN
1.0 Executive Summary
WibiNet Bali, unlike a typical internet cafe, will provide a unique internet café with some additional services that could increase the value of the café, not only one service but it is more like one stop information technology services which includes internet connection service, online gaming center, translation service, English learning center, computer repair, and scanning, printing and typing services.WibiNet Bali is the answer to an increasing demand. The public wants: (1) access to the methods of communication and volumes of information now available on the Internet, and (2) access at a cost they can afford and in such a way that they aren’t socially, economically, or politically isolated. WibiNet Bali’s goal is to provide the community with a social, educational, entertaining, atmosphere for worldwide communication.
This business plan is prepared to obtain financing in the amount of $12,000. The financing is required to begin work on site preparation and modifications, equipment purchases, and to cover expenses in the first year of operations. This initial capital investment will allow WibiNet Bali to provide its customers with a full featured Internet cafe. A unique, upscale, and innovative environment is required to provide the customers with an atmosphere that will spawn socialization. Successful operation in year one will provide WibiNet Bali with a customer base that will allow it to be self sufficient in year two.
1.1 Objectives
WibiNet Bali’s objectives for the first three years of operation include:
The creation of a unique, upscale, innovative environment that will differentiate WibiNet Bali from other internet cafes, which is flourishing in Denpasar, Bali.
Educating the community on what the Internet has to offer.
Good language translation center.
Affordable access to the resources of the Internet and other online services.
1.2 Mission
As the popularity of the Internet continues to grow at an exponential rate, easy and affordable access is quickly becoming a necessity of life. WibiNet Bali provides communities with the ability to access the Internet and share Internet experiences in a comfortable environment. People of all ages and backgrounds will come to enjoy the unique, upscale, educational, and innovative environment that WibiNet Bali provides.
1.3 Keys to Success
The keys to the success for WibiNet Bali are:
a.The creation of a unique, innovative, upscale atmosphere that will differentiate WibiNet Bali from other Internet cafes.
b.The establishment of WibiNet Bali as a community hub for socialization and entertainment.
c. The creation of an environment that won’t intimidate the novice user. WibiNet Bali will position itself as an educational resource for individuals wishing to learn about the benefits the Internet has to offer.
d.The center of English Language Training
e.The center of English Indonesian Translation Service.
1.4 Risks
The risks involved with starting WibiNet Bali are:
Will there be a strong demand for the services offered by WibiNet Bali in Denpasar?
Will the popularity of the Internet continue to grow, or is the Internet a fad?
Will individuals be willing to pay for the service WibiNet Bali offers?
Will the cost of accessing the Internet from home drop so significantly that there will not be a market for Internet Cafes such as WibiNet Bali?
2.0 Company Summary
WibiNet Bali, which will be located in Jalan Akasia Denpasar, will offer the community easy and affordable access to the Internet. WibiNet Bali will provide full access to email, WWW, FTP, and other Internet applications such as Telnet. WibiNet Bali will also provide customers with English language training center, translation services and also computer repair for small damage (recovery)
WibiNet Bali will appeal to individuals of all ages and backgrounds. The instructional Internet classes, and the helpful staff that WibiNet Bali provides, will appeal to the audience that does not associate themselves with the computer age. This educational aspect will attract younger and elderly members of the community who are rapidly gaining interest in the unique resources that online communications have to offer.
2.1 Company Ownership
WibiNet Bali will be privately co-owned by I Made Suardana and the future investor.
2.2 Company Location
A site has been chosen at Jalan Akasia Denpasar. This site was chosen for various reasons, including:
Proximity to the downtown business community.
Near to Warmadewa University
Near to student village/apartment
Near to English First
Near to Nusa office, local newspaper
Near to Bali Art Center
Low cost of office rental
High visibility3.0 Services
WibiNet Bali will provide full access to email, WWW, FTP, Usenet and other Internet applications such as Telnet. Printing, scanning, and introductory courses to the Internet will also be available to the customer. WibiNet Bali will also provide customers with English training service and translation center.
3.1 Services Description
WibiNet Bali will provide its customers with full access to the Internet and common computer software and hardware.
Some of the Internet and computing services available to WibiNet Bali customers are listed below:
Access to external POP3 email accounts.
Customers can sign up for a WibiNet Bali email account. This account will be managed by WibiNet Bali servers and accessible from computer systems outside the WibiNet Bali network.
FTP, Telnet and other popular Internet utilities will be available.
Access to Netscape or Internet Explorer browser.
Access to laser and color printing.
Access to popular software applications like Adobe PhotoShop and Microsoft Word.
English Training Course
Translation Services
WibiNet Bali will also provide its customers with access to introductory Internet and email classes. These classes will be held in the afternoon and late in the evening. By providing these classes, WibiNet Bali will build a client base familiar with its services. The computers, Internet access, and classes wouldn’t mean half as much if taken out of the environment WibiNet Bali will provide.
4.0 Market Analysis Summary
WibiNet Bali is faced with the exciting opportunity of being the first-mover in Jalan Akasia Denpasar and surrounding areas as a cyber-cafe and gaming center. Besides, the high demand of job vacancy in Bali which require applicant to have strong English skill, would be an asset for WibiNet Bali. Also the demand for translation of English to Indonesian has significantly been increasing in Denpasar recently.
4.1 Market Segmentation
WibiNet’s customers can be divided into two groups. The first group is familiar with the Internet. The second group is not familiar with the Internet, yet, and is just waiting for the right opportunity to enter the online community. WibiNet Bali target market falls anywhere between the ages of 18 and 50. WibiNet’s target market also can be divided into more specific market segments. The majority of these individuals are students and business people.
4.2 Business Analysis
The popularity of the Internet is growing exponentially. Those who are familiar with the Internet are well aware of how fun and addictive surfing the Net can be. Those who have not yet experienced the Internet, need a convenient, relaxed atmosphere where they can feel comfortable learning about and utilizing the current technologies. WibiNet Bali seeks to provide its customers with affordable Internet access in an innovative and supportive environment.
Due to intense competition, net cafe owners must look for ways to differentiate their place of business from others in order to achieve and maintain a competitive advantage. The founder of WibiNet Bali realizes the need for differentiation and strongly believes that combining a language training center and complete Internet service is the key to success.5. 0. Strategy and Implementation Summary
WibiNet BAli has three main strategies. The first strategy focuses on attracting new Internet users. The second, and most important, strategy focuses on pulling in power Internet users. Power Internet users are extremely familiar with the Internet and its offerings. The third strategy focuses on building a social environment for WibiNet Bali customers. The details are as follows:
For new internet user :
Providing a friendly environment. WibiNet Bali will be staffed by knowledgeable employees focused on serving the customer’s needs.
A customer service desk will always be staffed. If a customer has any type of question or concern, a WibiNet Bali employee will always be available to assist.
WibiNet Bali will offer introductory classes on the Internet and email. These classes will be designed to help new users familiarize themselves with these key tools and the WibiNet Bali computer system.
For Power Internet User:
· Providing the latest in computing technology.
· Providing scanning and printing services.
· Providing access to powerful software applications
To establish social hub:
A social environment, that provides entertainment, will serve to attract customers that wouldn’t normally think about using the Internet. Once on location at WibiNet Bali, these customers that came for the more standard entertainment offerings will realize the potential entertainment value the Internet can provide.
6.0 Management Summary
WibiNet Bali will be supervised by I Made Suardana. There will be 2 employees who will work in different shift time. The first staff/customer service will work starting 9 AM until 5 PM and the second staff/administrator/technical support will work starting 3 PM until 11 PM. The owner will supervise the operational of the café also in charge in language training class and translation center.
Posted in business | 7 Comments
Friday, September 7th, 2007
Krisnayoga Motor
Pada awal tahun 2007, saya bersama kakak mendirikan sebuah bengkel mobil yang berlokasi di Jalan Raya Abianbase, Kapal Badung. Pendirian bengkel ini terinspirasi oleh pemikiran untuk mulai belajar berwiraswasta dan juga karena termotivasi oleh cita2 untuk bisa mandiri nanti dan tidak harus selamanya menjadi karyawan.
Krisnayoga Motor adalah nama bengkel kami tersebut. Dengan prinsip kepuasan pelanggan adalah prioritas utama, kualitas kerja menjadi faktor sangat penting dalam prinsip kerja mekanik di bengkel kami. Beberapa keunggulan dari Krisnayoga Motor adalah sebagai berikut:
1. Mekanik berpengalaman. Krisnayoga Motor langsung ditangani oleh kakak saya sendiri sebagai kepala mekanik. Berpengalaman 15 tahun sebagai mekanik dan Service Advisor di Auto 2000 Denpasar. Bersertifikat resmi Toyota dan beberapa kali menjadi juara dalam lomba antar mekanik AUTO 2000 tingkat nasional dan juga Asia di Singapura.
2. Service Panggilan. Kami melayani service panggilan dalam wilayah Badung, Denpasar, Tabanan kota dan sekitarnya. Jadi anda tinggal telpon saja, mekanik kami akan datang. Anda bisa santai ngopi dan baca koran sementara kami bekerja di garasi anda.
3. Jenis Service Banyak. Kami menerima segala macam service dari yang ringan2 sampai yang berat2 misalnya service reguler, tune up, ganti oli, masalah AC, masalah transmisi hingga turun mesin. Semua merek kendaraan diterima.
4. Garansi Service seminggu. Anda tidak puas atau ada yang kurang setelah service mobil di tempat kami? Jgn kawatir, kami memberikan garansi service selama satu minggu. Silahkan datang kembali, kami akan service gratis segala keluhan anda yang ada kaitannya dengan hasil kerja kami sebelumnya.
Contact:
Made Gustika, Mechanic Head
Krisnayoga Motor
Jl. Raya Abianbase, Kapal
Depan Kantor PLN Kapal, Badung.
Phone 0361 7962462, 0361 427128
Posted in business | 11 Comments


New Comments