Archive for the ‘satire’ Category

Monday, September 22nd, 2008

Saya Blogger Anjing

Di tengah hiruk pikuk dunia blogging, adakalanya saya termenung sesaat memikirkan eksistensi saya sebagai seorang blogger baik eksistensi secara pribadi maupun eksistensi sebagai bagian dari sebuah komunitas blogger di Bali (BBC). Di satu titik, terkadang saya bangga menjadi seorang blogger; penuh idealisme, membuat tulisan2 yang bermakna, menghibur dan juga opini2 pribadi tentang sosial kemasyarakatan. Walau harus diakui, luapan2 sampah di otak sering kali menghiasi halaman2 blog. Di satu titik, saya masih meragukan kadar blogger dalam diri saya. Memang blogger asal katanya dari blog dan akhiran -er, jadilah blogger yang sejatinya tidak lantas simply berarti orang yang punya/manage sebuah blog. Rasanya more than that. Ada tanggung jawab moral dan ‘komitment’. Sekali lagi ini masalah rasa. Selama ini saya merasa terkadang main teriak aja dalam membuat sebuah postingan. Tanpa ada data jelas dan akurat, yang penting bernada protes maka sayapun teriak dan menggonggong sekeras-kerasnya. Kali ini saya merasa seperti blogger anjing, menggongong seenaknya tanpa tahu apa dan dimana.

Dalam komunitas bloggerpun demikian. Saya bangga jadi bagian dari komunitas blogger, dengan dada membusung saya memasang logo/banner BBC di blog saya. Terus terang saya kurang memahami makna dibalik pemasangan banner BBC tersebut, tidak pernah memikirkan kewajiban moral dan sumbangsih apa yang nantinya dapat saya berikan bagi perkembangan BBC. Yang penting pasang banner, ikut milis (jadi pendengar aja), ikut kopdar (syukur2) maka tet tetet totet introducing Devari; member BBC. Ternyata oh ternyata, betapa masih keroposnya jiwa dan skill saya dalam berkomunitas. Saya belum paham benar bahwa benang merah sebuah komunitas adalah semangat kebersamaan dan persaudaraan yang dulunya dimulai dengan persamaan interest which is dunia blog. Maaf ya BBC. Jangankan bisa sumbangsih apa-apa; diam dan duduk manispun ternyata saya tidak bisa. Saya seperti seekor anjing, penuh kepura-puraan, bermuka dua, menggonggong tanpa tahu duduk soal dan yang paling parah adalah saya tidak akan segan2  menggigit dan memakan sesama, asal arogansi saya terpuaskan.

Posted in blogging, opini, satire | 26 Comments